Banyak pelancong yang mengabadikan momen perjalanannya dalam bentuk video. Mereka menceritakan pengalaman traveling-nya lalu dibagikan ke platform media sosial seperti Instagram, TikTok, atau YouTube.
Tidak sedikit travel vlogger yang sukses. Kini, mereka tidak perlu lagi mengeluarkan uang pribadi setiap mengunjungi tempat wisata, malah dibayar berkat kerja sama endorsement dengan brand tertentu.
Jika kamu tertarik menjadi travel vlogger yang bisa menghasilkan cuan, simak dulu tips-tips dari YouTuber Joshua Favian. Catat poin-poinnya, dan bersiap membuat video travel pertama kamu.
- Belajar Mengambil Gambar
Untuk menjadi seorang travel vlogger, kamu perlu belajar mengambil gambar. Misalnya, cara mengambil video yang benar seperti apa, gaya-gaya video traveling itu bagaimana, dan sebagainya.
Dari mana belajarnya? Kamu bisa melihat video-video orang yang sering traveling. Pilih beberapa referensi, kemudian pelajari, dan praktikkan.
- Belajar Bicara Depan Kamera
Seorang travel vlogger harus pandai bicara depan kamera. Ini memang harus dilatih dengan sering-sering praktik menceritakan suatu tempat wisata di depan kamera. Semakin dilatih, semakin terbiasa.
Sebagai latihan, kamu bisa bikin vlog di tempat wisata alam yang cenderung sepi. Perlahan bikin video di tempat-tempat yang banyak orang. Nge-vlog di tempat ramai dituntut percaya diri.
- Konsisten
Poin satu dan dua berhubungan dengan skill. Keterampilan itu akan berkembang jika konsisten melakukannya. Oleh karenanya, jika kamu ingin menjadi travel vlogger, sering-sering lah memproduksi video.
“Jadi kalian boleh mengutamakan skill dan kualitas video, tapi jangan sampai gara-gara perfeksionis akhirnya kalian gak upload video. Jadi belajar konsisten, skill itu akan mengikuti,” kata Joshua Favian di kanal YouTube miliknya.
- Jangan Baper ketika Dikomentari Warganet
Mengunggah video traveling di YouTube tidak akan lepas dari komentar warganet. Komentar positif dan negatif harus diterima.
Jangan baper (bawa perasaan) ketika video kamu dinilai kurang bagus menurut warganet. Itu bisa menjadi evaluasi dalam pembuatan video berikutnya.
“Tidak ada karya yang sempurna. Pasti setiap karya ada kurangnya. Saya pun setiap upload video, kok ada yang kurang ya, lalu saya perbaiki, dan ternyata saya bisa melakukan hal lebih baik,” kata YouTuber yang sudah punya lebih dari 42 ribu subscriber ini.
Nah, itulah tips dan cara memulai menjadi travel vlogger. Jadi, kapan kamu mulai bikin video traveling pertamanya?
Penulis: MHT


