KPK Enggak Usah Bingung Lagi, Kaesang tidak ‘Hilang’ dan Ada di Indonesia

Date:

Putra sulung Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Kaesang Pangarep, terus menjadi perbincangan masyarakat usai dia dan istrinya, Erina Gudono, memamerkan fasilitas mewah berupa jet pribadi saat berangkat ke Amerika Serikat. Teranyar, Kaesang ‘hilang’ ramai di media sosial di tengah upaya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa dia terkait dugaan gratifikasi.

Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Raja Julu Antoni, mengatakan bahwa ketua umum partainya tersebut sudah berada di Indonesia. Dia membantah bahwa pengusaha pisang itu ‘hilang’ seperti yang ramai diperbincangkan.

“Mas Kaesang Pangarep sudah berada di Jakarta sejak 28 Agustus 2024, pagi hari. Siangnya setelah shalat dzuhur, Mas Kaesang langsung bergabung di DPP PSI, Jalan Wahid Hasyim No 194, Tanah Abang, Jakarta Pusat,” kata Toni, sapaan akrabnya, melalui siaran pers, Selasa (3/9/2024).

Aktivitas Kaesang sekembalinya dari Amerika Serikat adlaah memimpin rapat koordinasi terkait dukungan para kandidat kepala derah yang mengikuti Pilkada Serentak di beberapa daerah. Juga melakukan tugas-tugas administratif sebagai ketua umum.

“Mas Kaesang memimpin rapat koordinasi finalisasi dukungan Pilkada dan menandatangani berkas-berkas rekomendasi,” ujarnya.

Toni mengaku dirinya kerap berjumpa dan berdiskusi dengan Kaesang di kantor DPP PSI setelah jam kantor.

“Saya secara pribadi selalu bertemu dengan Mas Kaesang, berdiskusi,” kata dia.

Sebelumnya, KPK tengah menindaklanjuti laporan masyarakat sipil terkait fasilitas mewah yang digunakan Kaesang Pangerep dan Erina Gudono yang diduga gratifikasi. Namun, KPK mengaku tidak mengetahui keberadaan anak presiden tersebut.

“Mengapa kami membutuhkan penjelasan dari saudara Kaesang terkait hal ini? Karena kami menduga patut diduga itu ada kaitannya dengan penyelenggara negara. Meskipun seseorang itu bukan penyelenggara negara, tetapi kami menduga ada kaitannya dengan penyelenggara negara” tutur Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di KPK, Jumat (30/8/2024).

Pemeriksaan bukan dilakukan tanpa sebab. Alex mengatakan, dari temuan pihaknya terdapat kasus gratifikasi yang dilakukan mengatasnamakan pihak lain.

“Kalau KPK tidak melakukan klarifikasi, ini bisa jadi modus untuk melakukan pencucian uang atau apa pun tentunya atau aset. Kalau kami mendapat informasi dari masyarakat seperti itu dan kami tidak mengklarifikasi, ya nggak benar juga,” kata Alex.

Kendati demikian, KPK mengaku belum mengetahui keberadaan Kaesang Pangarep.

“Suratnya sedang dikonsep, surat undangan, ya… terserah nanti apa…. nanti… apa… saya enggak tahu posisi yang bersangkutan ada dimana,” kata Alexander.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Taj Yasin Maimoen Siapkan Rahasia Khusus untuk Hadapi Debat Kedua Pilgub Jateng

Jawa Tengah tengah dipanaskan dengan persiapan ketat dari para...

Pilkada Banjarbaru, Petahana Terancam Diskualifikasi Gara-Gara Hal Ini

Tensi Pilkada Kota Banjarbaru 2024 memuncak dengan isu diskualifikasi...

Cerita Felicia Reporter tvOne Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Pemalang

Mobil yang membawa lima kru tvOne ditabrak oleh sebuah...

Momen Seru dari Debat Pilkada Jateng: Ubah Air Asin, Teknologi Satelit hingga Cagub Salah Sebut Wakilnya

Dalam debat perdana Pilkada Jawa Tengah yang digelar pada...