“Siapa Anda? Siapa Anda? Anda nothing!” ucap Relawan Jokowi Silfester Matutina ke Rocky Gerung dalam talkshow Rakyat Bersuara di iNews.
Rocky Gerung juga disebut sebagai bujang lapuk oleh Silfester. “Anda ini memang bujangan lapuk,” tuding Ketua Umum Solidaritas Merah Putih (Solmet) itu.
Lalu, siapa Rocky Gerung yang disebut “nothing” tersebut?
Profil Rocky Gerung
Rocky Gerung adalah seorang akademisi, filsuf, dan pengamat politik yang lahir pada 20 Januari 1959 di Manado, Sulawesi Utara, Indonesia.
Rocky menyelesaikan pendidikannya di jurusan Ilmu Filsafat, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia (UI), pada 1986 silam.
Setelah lulus, Rocky Gerung menjadi dosen tidak tetap di Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia. Pada akhirnya, dia mengajar di UI hingga 15 tahun lamanya.
Mengutip Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), selama itu, Rocky berkontribusi dalam pengembangan ilmu filsafat di kampus tersebut. Beberapa kontribusi pentingnya adalah perumusan 7-9 mata kuliah baru dan mengajar mata kuliah tersebut di UI.
Rocky Gerung juga aktif sebagai peneliti di Perhimpunan Pendidikan Demokrasi (P2D). Dia juga pendiri dan anggota SETARA Institute sejak 2007.
Selain itu, Rocky Gerung terkenal sebagai pembuat konten di kanal YouTube miliknya yang bernama Rocky Gerung Official, yang memiliki lebih dari 2,16 juta pengikut. Dia pun sering menjadi narasumber di media massa.
Di luar bidang akademis dan politik, Rocky Gerung merupakan pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PFPTI). Dia didapuk sebagai Wakil Ketua Bidang Panjat Tebing Alam dan Rekreasi.
Seperti yang diketahui, pada Olimpiade Paris, Veddriq Leonardo, atlet panjat tebing speed putra Indonesia berhasil menyumbangkan medali emas pertama bagi Indonesia. Hal ini dijadikan belasan menohok untuk Silfester yang menyebutnya tidak berguna untuk Indonesia.
“Rocky Gerung enggak berguna buat bangsa? Dua minggu lalu, saya pulang dari Paris, bawa medali emas buat Indonesia. Apa dibiayai oleh negara? Tidak ada dibiayai oleh negara, kita cari uang sendiri tuh. Yang dibiayai oleh negara itu justru diambil oleh menteri-menteri yang dateng ke situ dengan tagline olimpiade meskipun saya tahu dia tidak punya cabang olahraga” kata Rocky.


