PBB Kaget, Israel Makin Brutal Tewaskan 800an Nyawa dalam Serangan Sebulan di Gaza

Date:

Serangan-serangan Israel ke Gaza semakin brutal. Kurang dari sehari saja, serangan Israel mampu menewaskan lebih dari 50 warga Palestina di jalur Gaza dengan total 800 korban jiwa dalam tiga pekan terakhir.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan dirinya sangat terkejut dengan tingginya tingkat kematian, cedera dan kehancuran yang terjadi di Gaza utara. Ia menuturkan, tingkat kematian dan cedera di wilayah tersebut telah berada di level mengerikan.

“Penderitaan warga sipil Palestina yang terjebak di Gaza Utara sungguh tak tertahankan,” kata juru bicara Guterres seperti dikutip dari Al Jazeera News, Senin (28/10/2024).

Serangan Israel telah menewaskan lebih dari 50 warga Palestina di Jalur Gaza dalam waktu kurang dari sehari, sebagian besar dari mereka berada di wilayah utara. Bagian utara Gaza telah menjadi lokasi serangan darat Israel selama tiga minggu terakhir.

Sedikitnya 11 warga Palestina tewas dan puluhan lainnya terluka setelah sebuah sekolah di Gaza utara diserang pada Minggu (27/10/2024). Laporan dari jurnalis Al Jazeera Deir el-Balah menyebutkan sekolah tersebut merupakan penampungan yang padat pengungsi.

“Serangan itu menewaskan delapan warga Palestina, termasuk tiga jurnalis dan seorang anak berusia delapan tahun yang tengah mengantri biskuit,” terangnya.

Pasukan militer Israel mengatakan pihaknya juga telah membunuh lebih dari 40 pejuang Hamas di kawasan Jabalia dalam 24 jam terakhir. Serangan itu juga telah menghancurkan infrastruktur dan peralatan militer dalam jumlah besar.

Hamas hingga saat ini belum memberi tanggapan tentang serangan di Jabalia tersebut. Meski begitu, Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan, serangan Israel di kota-kota seperti Jabalia, Beit Hanoon dan Beit Lahiya telah menewaskan 800 orang dalam tiga minggu terakhir. Bahkan pernah tercatat, 50an orang tewas kurang dalam sehari.

Menanggapi serangan Israel yang kian membabi buta, Direktur CIA dan intelijen Israel Mossad, terbang ke Qatar untuk bertemu perdana menteri Qatar guna membahas perjanjian gencatan senjata. Para pejabat Mesir juga berpartisipasi dalam pembicaraan tersebut.

Secara terpisah, Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi telah mengusulkan gencatan senjata dua hari di Gaza dengan imbalan tawanan Israel dengan beberapa tahanan Palestina.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Taj Yasin Maimoen Siapkan Rahasia Khusus untuk Hadapi Debat Kedua Pilgub Jateng

Jawa Tengah tengah dipanaskan dengan persiapan ketat dari para...

Pilkada Banjarbaru, Petahana Terancam Diskualifikasi Gara-Gara Hal Ini

Tensi Pilkada Kota Banjarbaru 2024 memuncak dengan isu diskualifikasi...

Cerita Felicia Reporter tvOne Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Pemalang

Mobil yang membawa lima kru tvOne ditabrak oleh sebuah...

Momen Seru dari Debat Pilkada Jateng: Ubah Air Asin, Teknologi Satelit hingga Cagub Salah Sebut Wakilnya

Dalam debat perdana Pilkada Jawa Tengah yang digelar pada...