Setiap penumpang harus membayar senilai 95 ribu poundsterling atau setara Rp 1,92 miliar untuk menikmati sensasi jalan-jalan ke ruang angkasa.
Melansir laman metro.co.uk, Rabu (23/10/2024), Branson digadang-gadang menjadi salah satu dari tiga pilot yang akan terbang dan melayang di atas atmosfer bumi dalam penerbangan perdana Space Perspective pada 2025. Balon tersebut akan mengangkut delapan penumpang dalam sekali tur.
Balon itu akan terbang setinggi 20 mil dan menggunakan hidrogen terbarukan, sesuatu yang belum pernah ada dalam penerbangan balon komersial.
“Saya sangat bersemangat. Seumur hidup, saya telah melakukan sejumlah petualangan balon yang luar biasa dan tentu saja saya tak bisa berdiam diri menyaksikan balon ini terbang tanpa saya ikut mengemudikannya,” tutur Branson.
Ia menjelaskan, penerbangan ini akan menjadi pengalaman yang luar biasa. Para penumpang dapat menyaksikan pemandangan spektakuler saat balon udara melayang dengan kecepatan 10 mil per jam di ketinggian yang belum pernah dicapai balon komersial manapun.
Bagi Anda yang cukup beruntung memperoleh tiketnya, Anda akan dapat melihat lengkungan bumi dari armada ruang angkasa yang dilengkapi dengan bar, kamar mandi, dan jendela besar tersebut.
Penerbangan latihan telah berlangsung pada September. Saat ini belum ada tanggal spesifik yang dikonfirmasi untuk penerbangan pertama, meski telah dipastikan 2025 akan menjadi tahun perdananya.
Salah satu pilot lain, Taber MacCallum berharap perusahaan tersebut bersama Virgin Galactic dapat membuat perjalanan ruang angkasa menjadi lebih mudah untuk diakses.
“Saya rasa kita akan melihat lebih banyak orang menikmati pengalaman dengan balon luar angkasa ini. Menurut saya, kita semua kini berada di awal transformasi luar biasa soal aksesibilitas,” terangnya.
Saat ditanya mengenai harga tiket yang mahal, dia menjelaskan, pihaknya tengah mencari cara untuk membuat kapsul yang lebih besar sehingga memungkinkan pihaknya menurunkan harga. Namun saat ini, permintaan sangat tinggi, dan Space Perspective telah menyimpan deposit untuk lebih dari 1.800 tiket.
“Virgin Galactic telah melakukan 12 penerbangan yang sangat, sangat sukses. Mereka kini fokus membangun dua pesawat luar angkasa pertama yang akan melakukan 125 penerbangan per tahun atau berarti akan ada 750 astronot baru setiap tahunnya,” terang Branson.
Branson optimis, akhir 2026 pesawat-pesawat ruang angkasa baru akan siap meluncur. Dan pada waktunya, para pengusaha tersebut akan menurunkan harga perjalanan luar angkasa.


