Maarten Paes sudah resmi menjadi warga negara Indonesia (WNI). Kiper kelahiran Nijmegen, Belanda, 14 Mei 1998 itu telah mengambil sumpah alih warga negara di Jakarta pada Selasa, 30 April 2024. Ia bisa dinaturalisasi karena memiliki darah Indonesia dari neneknya yang lahir di Pare, Kediri, Jawa Timur.
Meski sudah WNI, Maarten Paes belum bisa memperkuat skuad Garuda. Pasalnya, kiper FC Dallas itu terganjal regulasi FIFA yang tidak membolehkan pemain pindah asosiasi jika pernah memperkuat negara lain di usia lebih dari 21 tahun. Maarten Paes tercatat pernah membela Belanda U-21 saat usianya menginjak 22 tahun.
Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) tengah memperjuangkan Maarten Paes di Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Peluang Maarten Paes untuk membela Timnas Indonesia masih ada.
Berikut fakta-fakta menarik tentang Maarten Paes yang mengawali karier di Belanda hingga bersinar di Liga Amerika Serikat.
- Pernah Menjadi Bagian Skuad Timnas Belanda Kelompok Umur
Sebelum dilirik oleh pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong untuk dinaturalisasi, Maarten Paes pernah menjadi bagian Timnas Belanda kelompok umur. Tercatat, ia pernah masuk skuad Belanda U-19 untuk Piala Eropa U-19 UEFA 2016 dan Piala Eropa U-19 UEFA 2017.
Maarten Paes juga pernah memperkuat dua kali Timnas Belanda U-20 dan enam kali untuk Belanda U-21. Penampilan terakhirnya di skuad De Oranje muda adalah bersama Belanda U-21 ketika melawan Belarusia di Kualifikasi Piala Eropa U-21 UEFA 2021 pada 15 November 2020. - Memulai Karier Sepak Bola di Klub Belanda
Karier sepak bola Maarten Paes dimulai dari klub Belanda. Ia memulainya saat bermain di tim junior VV Union Youth. Kemudian pindah ke NEC Youth (2012-2018). Maarten Paes lalu memutuskan pindah ke FC Utrecht.
Di FC Utrecht, Maarten Paes menjadi penjaga gawang di klub U-21 tim tersebut, lalu dipromosikan ke tim senior pada musim 2019 untuk bermain di Eredivisie (kasta tertinggi liga Belanda. FC Utrecht sempat meminjamkan kiper yang memiliki tinggi 192 cm ini ke FC Dallas.
Sejak 2022, Maarten Paes dibeli oleh FC Dallas untuk berlaga di Major League Soccer (MLS), kasta tertinggi liga Amerika Serikat. Ia dikontrak hingga 31 Desember 2025. - Bersinar di MLS
Maarten Paes menjadi andalan FC Dallas sejak debut perdananya. Ia selalu masuk 11 pemain pertama di MLS 2022. Statistik Maarten Paes di musim perdananya bersama FC Dallas terbilang apik.
Pada musim 2022, persentase penyematan Maarten Paes mencapai 73 persen. Ia berhasil membukukan 92 kali penyelamatan dari 32 kali tampil dengan durasi bermain 2.800 menit. Mantan kiper FC Utrecht itu kebobolan 37 kali dari 34 penampilan di ajang MLS.
Statistik penjaga gawang FC Dallas itu menanjak di musim berikutnya. Ia bermain di 36 pertandingan dari total 42 laga bersama FC Dallas di semua ajang musim 2023. Sebanyak 33 laga di antaranya adalah pertandingan MLS.
Maarten Paes sukses mencatat persentase penyelamatan 76,4 persen di musim reguler 2023. Penjaga gawang yang kini berstatus WNI itu berhasil menjadi pemegang penyelamatan tertinggi dari kiper yang bermain lebih dari 30 pertandingan MLS 2023.
Statistik Maarten Paes di musim 2024 cukup apik. Dari 20 pertandingan yang sudah dilalui, ia membukukan 87 penyematan dengan 32 kali kebobolan.
Melihat statistik tersebut, Maarten Paes bisa dikatakan bersinar di MLS. Bahkan, aksi penyelamatannya menjaga gawang FC Dallas kerap menjadi sorotan penggemar sepak bola di media sosial. - Dari Lawan Jadi Kawan Lionel Messi di MLS
Bersama FC Dallas, Maarten Paes pernah melawan Lionel Messi yang berseragam InterMiami pada babak 16 besar League Cup 2023. Di pertandingan tersebut, Maarten Paes kebobolan dua kali oleh La Pulga.
Kini, Maarten Paes setim dengan lionel Messi, Luis Suarez, dan pemain bintang lainnya. Ia masuk ke daftar 30 pemain untuk MLS All-Stars 2024 setelah mendapat voting tertinggi untuk posisi penjaga gawang.
Penulis: MHT


