Profil Thom Haye, Profesor Lini Tengah Timnas Indonesia yang Malang Melintang di Liga Belanda

Date:

Thom Haye (Ig)

Thom Haye merupakan pesepakbola profesional asal Indonesia kelahiran Belanda. Pemilik nama lengkap Thom Jan Marinus Haye ini baru menjadi warga negara Indonesia (WNI) pada 19 Maret 2024 setelah mengambil sumpah kewarganegaraan di kantor Kemenkumham, Jakarta.

Thom Haye lahir di Amsterdam, 9 Februari 1995. Ia tumbuh dan besar di Belanda. Darah Indonesia mengalir dari kakeknya asal Solo, Jawa Tengah dan neneknya Sulawesi Utara.

Di sepak bola, ia main sebagai gelandang bertahan. Bermain dengan tenang, tapi kerap memberi umpan kunci yang berhasil menjadi gol. Thom Haye juga jago dalam mengeksekusi tendangan bola mati.

Sebagai pemain tengah yang cerdas, ia sering mengatur ritme pertandingan. Tidak heran kalau Thom Haye mendapat julukan ‘The Professor’. Julukan tersebut didapatkan saat ia memperkuat NAC Breda kurun waktu 2020-2022. Julukan ini semakin melekat ketika dia resmi jadi WNI dan membela Timnas Indonesia.

Sebelum masuk Skuad Garuda, Thom Haye sebenarnya pernah membela Timnas Belanda level junior. Selama di Timnas U21 Negeri Kincir Angin, ia tampil sebanyak 9 kali tanpa gol. Ketatnya persaingan di sektor tengah membuat ia gagal masuk skuad senior tim Oranje.

Thom Haye baru bermain dengan Timnas Indonesia saat Garuda sukses menaklukkan Vietnam dengan tiga gol tanpa balas di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia pada Selasa, 26 Maret 2024. Ia sukses menyumbang satu assist di pertandingan yang digelar di Stadion Nasional My Dinh itu.

Di timnas Indonesia, Thom Haye menjadi pemain termahal. Mengutip transfermarkt.co.id, harga pasaran Thom Haye mencapai Rp52,14 miliar. Sejauh ini, nilai pasar tersebut tertinggi sepanjang kariernya.

Karier Klub

Thom Haye lebih banyak menghabiskan kariernya di Belanda. Ia telah malang melintang di berbagai klub yang tampil di Eredivisie, kasta tertinggi Liga Belanda. Berikut rangkuman perjalanan karier klub Thome Haye, dikutip dari laman Transfermarkt Indonesia.

  • 2006: AFC Amsterdam Youth
  • 2006/07-2010/11: AZ Alkmaar Youth
  • 2011/12: AZ Alkmaar U19
  • 2012/13: AZ Alkmaar
  • 2013/14: AZ Alkmaar U21
  • 2014/15-2015/16: AZ Alkmaar
  • 2016/17-2017/18: Willem II
  • 2018/19: Lecce
  • 2019/20: ADO Den Haag
  • 2019/20-2020/21: NAC Breda
  • 2021/22-2023/24: SC Heerenveen

Penulis: MHT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Taj Yasin Maimoen Siapkan Rahasia Khusus untuk Hadapi Debat Kedua Pilgub Jateng

Jawa Tengah tengah dipanaskan dengan persiapan ketat dari para...

Pilkada Banjarbaru, Petahana Terancam Diskualifikasi Gara-Gara Hal Ini

Tensi Pilkada Kota Banjarbaru 2024 memuncak dengan isu diskualifikasi...

Cerita Felicia Reporter tvOne Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Pemalang

Mobil yang membawa lima kru tvOne ditabrak oleh sebuah...

Momen Seru dari Debat Pilkada Jateng: Ubah Air Asin, Teknologi Satelit hingga Cagub Salah Sebut Wakilnya

Dalam debat perdana Pilkada Jawa Tengah yang digelar pada...