Nam Yoon Soo Tuai Simpati usai Donorkan Ginjal ke Ayahnya, Ini Fakta-Fakta Transplantasi Ginjal

Date:

Nam Yoon Soo (ig)

Bintang film dan drama asal Korea, Nam Yoon Soo menuai simpati publik usai mendonorkan ginjalnya kepada sang ayah. Operasi transplantasi ginjal itu diumumkan pada Selasa 16 Juli 2024.

Aktor drama populer ini bahkan rela menghentikan semua kegiatannya sejak awal tahun demi mempersiapkan diri dalam momen krusial ini. Dia bertekad memberikan ginjalnya kepada sang ayah yang menderita gagal ginjal.

Agensi Nam Yoon Soo, Agency Garten mengonfirmasi hal ini.

“Nam Yoon Su telah mendonorkan ginjalnya kepada ayahnya pada tanggal 19 Juni. Baik Nam Yoon Su maupun ayahnya kini telah pulih dan telah keluar dari rumah sakit,” katanya, seperti dikutip dari laman Soompi via situs Liputan6, Rabu, 17 Juli 2024.

ginjal merupakan salah satu organ yang memiliki fungsi penting di dalam tubuh. Karena itu, apabila mengalami kerusakan ginjal dan tidak dapat disembuhkan, tindakan medis berupa transplantasi organ ginjal akan diperlukan.

Transplantasi ginjal adalah tindakan medis berupa penggantian organ ginjal yang telah rusak dengan ginjal sehat dari pendonor. Biasanya, pasien dengan keluhan gagal ginjal kronis yang sudah memasuki stadium akhir membutuhkan tindakan tersebut.

Indikasi Pasien Butuh Transplantasi Ginjal

Lantas, apa indikasi pasien gagal ginjal yang memerlukan transplantasi ginjal ini? Informasi tersebut akan diulas selengkapnya melalui artikel berikut, melansir laman Siloam Hospitals, Rabu (17/7/2024).

Apa itu Transplantasi Ginjal?

Sebenarnya, apa yang dimaksud dengan transplantasi ginjal? Jadi, transplantasi organ ginjal atau sering disebut dengan cangkok ginjal merupakan prosedur pembedahan yang dilakukan untuk mengganti ginjal rusak dengan ginjal sehat.

Selain itu, tujuan transplantasi organ ginjal ini juga untuk mencegah terjadinya komplikasi penyakit serius lainnya, seperti gangguan elektrolit, penumpukan cairan berlebih (seperti asites atau edema paru), hingga penyakit jantung dan pembuluh darah.

Ginjal sehat di dalam prosedur pencangkokan ginjal ini didapatkan dari pendonor yang sudah memenuhi syarat tertentu secara medis. Di samping itu, tingkat keberhasilan pencangkokan ginjal juga tergantung dengan kondisi kesehatan pasien secara keseluruhan. Maka dari itu, dokter perlu mempertimbangkan hal-hal tertentu sebelum melakukan pencangkokan ginjal.

Setelah melakukan prosedur, pasien transplantasi ginjal sudah tidak perlu lagi melakukan cuci darah seumur hidup. Namun mengingat adanya risiko penolakan dan efek samping akibat obat-obatan, pasien tetap perlu melakukan perawatan pasca transplantasi ginjal agar tetap sehat.

Macam-Macam Transplantasi Ginjal

Prosedur pencangkokan ginjal secara umum dibedakan menjadi 2 macam berdasarkan kategori pendonornya. Penjelasan dari 2 macam prosedur transplantasi organ ginjal adalah sebagai berikut:

Deceased-donor kidney transplant: prosedur transplantasi organ ginjal dari pendonor yang baru saja meninggal dunia. Prosedur ini dilakukan setelah mendapatkan izin dari keluarga atau atas dasar keinginan pendonor ketika masih hidup.

Living-donor kidney transplant: prosedur transplantasi dari salah satu organ ginjal pendonor yang masih hidup. Prosedur transplantasi inilah yang hingga saat ini dapat dilakukan di Indonesia.

Pasien yang Memerlukan Transplantasi Ginjal

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, prosedur pencangkokan ginjal dilakukan untuk menangani pasien gagal ginjal. Namun, apakah orang yang mengalami gagal ginjal harus menjalani transplantasi ginjal?

Sebenarnya, pasien gagal ginjal tidak langsung disarankan untuk melakukan prosedur transplantasi tersebut. Dokter akan melakukan pengobatan medis lain terlebih dahulu untuk mengatasi gagal ginjal pada pasien.

Ketika gagal ginjal sudah memasuki stadium akhir dan tidak dapat ditangani dengan tindakan medis lain, barulah transplantasi organ ginjal akan disarankan oleh dokter. Lebih tepatnya, cangkok ginjal dilakukan apabila kerusakan pada ginjal sudah mencapai 90 persen.

Hal-hal yang dapat memicu gagal ginjal mencapai stadium akhir adalah sebagai berikut:

  • Mengidap diabetes tipe 1 atau 2 yang sudah cukup parah.
  • Tekanan darah tinggi atau hipertensi kronis.
  • Mengidap penyakit asam urat.
  • Anemia sel sabit.
  • Penyakit ginjal polikistik.
  • Glomerulonefritis.
  • Lupus.

Gejala Pasien Gagal Ginjal Kronis Stadium Akhir :

  • Kulit terlihat pucat dan kering.
  • Mual dan muntah.
  • Sesak napas.
  • Lengan, leher, kaki, hingga paru-paru membengkak.
  • Sering mengalami penurunan kesadaran.
  • Sekujur tubuh terasa gatal.
  • Hilangnya nafsu makan.
  • Sering mengalami kram otot.

Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Melakukan Transplantasi Ginjal

Ada beberapa hal yang perlu diketahui sebelum melakukan transplantasi organ ginjal. Sebagai prosedur medis yang tergolong berat, cangkok ginjal perlu dipertimbangkan sebaik mungkin oleh dokter maupun pasien itu sendiri.

Ya, transplantasi organ ginjal tentunya memiliki risiko tersendiri, salah satunya yaitu ketidakcocokan ginjal donor terhadap pasien. Ketika pasien tidak cocok dengan ginjal donor yang dicangkok, maka akan mengalami beberapa komplikasi, seperti:

  • Penggumpalan darah.
  • Infeksi
  • Gangguan sistem urinaria.

Di samping itu, biaya transplantasi ginjal ini juga cenderung beragam menyesuaikan dengan kesiapan rumah sakitnya. Setelah melakukan transplantasi organ ginjal, pasien juga tetap memerlukan hemodialisis atau cuci darah selama kurun waktu tertentu.

Demikian pembahasan seputar transplantasi ginjal yang penting untuk Anda ketahui

Penulis: Mikail Dzan AB

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Taj Yasin Maimoen Siapkan Rahasia Khusus untuk Hadapi Debat Kedua Pilgub Jateng

Jawa Tengah tengah dipanaskan dengan persiapan ketat dari para...

Pilkada Banjarbaru, Petahana Terancam Diskualifikasi Gara-Gara Hal Ini

Tensi Pilkada Kota Banjarbaru 2024 memuncak dengan isu diskualifikasi...

Cerita Felicia Reporter tvOne Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Pemalang

Mobil yang membawa lima kru tvOne ditabrak oleh sebuah...

Momen Seru dari Debat Pilkada Jateng: Ubah Air Asin, Teknologi Satelit hingga Cagub Salah Sebut Wakilnya

Dalam debat perdana Pilkada Jawa Tengah yang digelar pada...