
Sunrise adalah pemandangan indah yang diburu para pendaki setiap pagi. Namun ternyata, menikmati panorama matahari terbit tidak harus jauh-jauh ke gunung sampai memakan waktu perjalanan berhari-hari.
Bagi warga Banyumas dan sekitarnya, jika ingin melihat sunrise bisa jalan kaki ke Bukit Jatisewit yang terletak di Desa Kasegeran, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Tempat wisata alam ini masih belum banyak diketahui. Buat yang tidak tahu lokasinya, kamu bisa menggunakan Google Maps dengan memasukkan kata kunci “Bukit Jatisewit Banyumas”
Daya Tarik Wisata
Bagaikan hidden gem, Bukit Jatisewit yang belum terlalu terekspos ini menawarkan berbagai daya tarik wisata. Selain pesona matahari terbit, kamu bisa melihat pemandangan indah Gunung Slamet dari puncak Jatisewit.
Jalur trekking Bukit Jatisewit tidak terlalu terjal, cocok untuk petualangan pemula. Untuk mencapai titik puncak, kamu hanya perlu waktu 10-15 menit. Meski singkat, kamu harus tetap bawa perbekalan terutama minum agar tidak dehidrasi.
Di puncak Bukit Jatisewit terdapat area camp yang cukup luas. Kamu bisa bermalam dengan membawa tenda dari rumah. Jangan lupa bawa perlengkapan masak dan logistik untuk mengisi perut kamu di malam hari.
Kamu gak perlu khawatir jika kehabisan perbekalan. Waktu naik turun bukit yang singkat bisa memudahkan kamu membeli makanan dan minuman di warung dekat area parkir. Harga-harganya masih terbilang murah.
Harga Tiket Masuk
Menurut informasi yang dibagikan akun Instagram @syahrur_rr, HTM atau harga tiket masuk Bukit Jatisewit belum ditentukan secara pasti karena areanya masih baru. Kamu cukup bayar seikhlasnya ke penduduk sekitar yang mengelola tempat wisata ini untuk bisa trekking ke puncak Jatisewit.
Rekomendasi Waktu Berkunjung
Waktu terbaik berkunjung ke Bukit Jatisewit adalah pukul 05.00-08.00 WIB atau 16.00-18.00 WIB. Buat yang ingin memburu sunrise, tentunya harus datang pagi-pagi atau bisa menginap di puncaknya.
Nah, itulah rekomendasi bukit di Banyumas untuk menikmati sunrise sekaligus pemandangan Gunung Slamet. Jadi, kamu kapan ke Bukit Jatisewit?
Penulis: MHT


