Ide traveling ke tempat ramai dan berbagai ‘hidden gem’ sih sudah biasa. Bagaimana kalau kamu ke tempat paling sunyi di dunia. Masuk ke tempat ini, kamu bahkan bisa mendengar suara tubuhmu sendiri.
Melansir laman Smithsonian Magazine, Selasa (13/8/2024), tempat ini adalah sebuah ruangan nirgema yang berada di Orfield Laboratories, Minnesota. Ruangan ini disebut-sebut sebagai tempat tersunyi di dunia. Saking sunyinya, kamu bisa mendengar suara mata berkedip.
Para pengunjung memanfaatkan ruangan ini untuk melihat seberapa lama mereka mampu bertahan mendengarkan seluruh bagian dalam tubuhnya bekerja. Di dalam ruangan khusus itu, suara latar memang diukur dalam desibel negatif, yang berarti berada di bawah ambang batas manusia.
Pada 2004, ruangan tersebut berada di angka -9,4 desibel atau dBA (bobot tersebut memungkinkan representasi pendengaran manusia yang sebenarnya lebih dekat). Setelah beberapa perbaikan, delapan tahun kemudian angkanya menjadi -13 dBA.
Namun, ruangan di Minnesota ini pernah bergeser turun dari tempat paling senyap di Bumi saat pada 2015, sebuah ruangan di Redmond, Washington, mencetak rekor baru pada -20,35 dBA. Orfield Laboratories merebut rekor itu kembali pada November 2021 dengan pengukuran -24,9 dBA.
Melansir New York Times Magazine, tanpa latar belakang suara apapun, para pengunjung mengaku mendengar suara tubuh memompa darah di kepala dan melalui nadinya.
“Anda bahkan dapat mendengar suara mata Anda berkedip,” tulis Casey Darnell di Star Tribune.
Pendiri laboratorium tersebut Steven Orfield mengatakan, saat berada di tempat tenang, telingamu akan beradaptasi.
“Semakin senyap sebuah ruangan, semakin banyak yang bisa Anda dengar, Anda bisa mendengar suara jantung berdetak, kadang bisa mendengar suara paru-paru, bahkan suara gemuruh di perut dengan sangat kencang. Dalam ruangan nirgema, Anda adalah suaranya,” terang Orfield.
Ruangan ini bukan cuma buat para petualang. Berbagai perusahaan juga dapat menguji produknya di sana dan mendengarkan seberapa kencang produknya bersuara.
Dalam ruangan tersebut, para pengunjung mengaku sulit berlama-lama berada di sana. Jika berada di sana setengah jam saja, kamu harus duduk karena tak akan mampu berdiri mendengar seluruh hal di tubuh dengan begitu jelasnya.
Kamu dapat mencoba pengalaman ini selama satu jam dengan para pengunjung lain. Biayanya sekitar US$ 75 atau setara Rp 1,2 juta untuk 20 menit berada di ruangan tersebut. Jika merasa tak cukup Anda dapat membayar sekitar US$ 400 atau Rp 6,4 juta untuk berada di sesi privat dan benar-benar masuk ke dalam tubuh Anda.


