Misteri Bocah Rambut Gimbal Dieng dan Legenda Nyai Roro Ronce

Date:

RaRuwat rambut bocah gimbal merupakan salah satu acara dalam Dieng Culture Festival (DCF) 2024 yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat. DCF bakal digelar selama 23-25 Agustus 2024 dan diprediksi bakal dihadiri oleh lebih dari 100 ribu orang.

Ruwat rambut gimbal memang bakal menjadi puncak acara tiap gelaran DCF. Ini adalah ritual pemotongan rambut bocah-bocah berambut gimbal Dieng.

Tiap tahun, jumlah peserta ruwat selalu berubah. Terkadang tujuh anak, kadang hingga 12 atau 13 anak.

Uniknya, bocah rambut gimbal tak hanya teralahir di Dataran Tinggi Dieng. Ada yang lahir di Jogja, Jawa Timur, bahkan Jakarta. Namun, apabila ditelisik, orangtuanya memiliki garis keturunan Dieng.

Sebelum dipotong, biasanya anak gimbal akan meminta sesuatu. Tak selalu barang mewah. Terkadang, permintaannya unik.

Pada satu ketika, ada anak gimbal yang minta anak ayam. Ada juga yang minta pentol bakso. Salah satu yang paling unik adalah minta kentutnya kepala desa.

Setelah permintaan dituruti, mereka kemudian akan menjalani ruwatan. Anak-anak yang akan diruwat dikumpulkan di rumah tetua adat. Kemudian, mereka dibawa ke kompleks Dharmasala untuk acara jamasan.

Jamasan artinya mensucikan diri dengan cara mandi. Pada jamasan ruwatan anak gimbal, air jamasan yang digunakan adalah air yang berasal dari Sendang Sedayu. Setelah itu mereka digiring menuju ke kompleks Candi Arjuna untuk dilakukan pemotongan rambut.

Uniknya lagi, kebanyakan bocah rambut gimbal adalah perempuan. Memang, ada beberapa anak laki-laki, namun proporsinya lebih sedikit. Bahkan, pada 2018, seluruh peserta ruwat adalah bocah gimbal perempuan.

Hal itu terkait dengan kepercayaan di Dieng, bahwa anak-anak berambut gimbal adalah titipan sosok legenda, Nyai Roro Ronce.

Sosok Nyai Roro Ronce

Dalam legenda, Nyai Roro Ronce merupakan abdi Nyai Roro Kidul yang bertugas mendiami dan menjaga Dataran Tinggi Dieng. Ia sendiri digambarkan berambut gimbal, atau berpilin.

“Kenapa banyak (anak) perempuan itu, kan, yang menitipi itu perempuan. Itu Nini Dawi Roro Ronce, Beliau itu bawahan Kanjeng Ibu, ya (Nyai Roro Kidul),” jelas pemangku adat Dieng, Kiai Sumanto, pada 2018.

Nyai Roro Ronce lantas menitipkan anak-anak berambut gimbal itu kepada tokoh legenda Dieng lainnya, Kiai Kaladete, atau Kolodete. Sama dengan Nyai Roro Ronce, Kiai Kaladete, terutama bagi masyarakat Wonosobo, juga digambarkan sebagai sosok berambut gimbal.

Kemunculan anak gimbal atau bocah gimbal ini di Dieng tak jelas. “Sejak Mbah saya sudah ada bocah gimbal,” ujar Sumanto.

Diyakini, rambut akan tumbuh normal setelah bocah gimbal menjalani ruwat atau pemotongan rambut gimbal. Dalam upacara itu, berbagai prasyarat ritual dipenuhi.

Anak gimbal juga bakal mengutarakan permintaannya yang harus dituruti. Lantas, rambut gimbal itu akan dilarung. Rambut itu akan dikembalikan ke Kanjeng Ibu, sebutan lain untuk Nyai Roro Ronce.

Fenomena anak berambut gimbal di Dieng atau keturunan Dieng ini pun tak terjelaskan di dunia medis atau secara ilmiah. Hingga saat ini, belum diketahui apakah sudah pernah ada penelitian mengenai fenomena ini.

Aryadi Darwanto mantan kepala UPT Dieng yang masih aktif di Dinas Pariwisata Banjarnegara mengemukakan sepanjang yang diketahuinya, hingga saat ini belum ada penelitian medis atau ilmiah mengenai fenomena anak berambut gimbal di Dataran Tinggi Dieng.

Sebagian kalangan ada yang berpendapat bahwa anak gimbal adalah keturunan. Sebab, jika berambut gimbal, maka hampir dipastikan nenek moyang si anak ada keturunan orang Dieng. Biasanya, orang tua, kakek, atau neneknya juga berambut gimbal.

Dalam mitologi yang diketahuinya, ada dua sosok yang dipercaya menitipkan anak gimbal kepada warga Dieng. Dua tokoh ini, yakni Nyai Roro Ronce dan Kiai Kolodete atau Kaladete.

Penulis: Mikail Dzan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Taj Yasin Maimoen Siapkan Rahasia Khusus untuk Hadapi Debat Kedua Pilgub Jateng

Jawa Tengah tengah dipanaskan dengan persiapan ketat dari para...

Pilkada Banjarbaru, Petahana Terancam Diskualifikasi Gara-Gara Hal Ini

Tensi Pilkada Kota Banjarbaru 2024 memuncak dengan isu diskualifikasi...

Cerita Felicia Reporter tvOne Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Pemalang

Mobil yang membawa lima kru tvOne ditabrak oleh sebuah...

Momen Seru dari Debat Pilkada Jateng: Ubah Air Asin, Teknologi Satelit hingga Cagub Salah Sebut Wakilnya

Dalam debat perdana Pilkada Jawa Tengah yang digelar pada...