Putra Presiden Amerika Serikat (AS), Hunter Biden mengaku bersalah atas semua dakwaan dalam kasus pajak federal terhadapnya. Hunter terlibat dalam skema menghindari pembayaran pajak senilai sedikitnya US$ 1,4 juta atau setara Rp 21,6 miliar yang seharusnya ia bayar untuk tahun pajak 2016 hingga 2019.
Melansir laman NBC News, Sabtu (7/9/2024), langkah mengejutkan Hunter untuk mengaku bersalah dinilai sebagai upaya untuk menghindari persidangan lanjutan yang dianggap akan sangat memalukan. Sementara Pembacaan hukuman atas kesalahannya tersebut dijadwalkan pada 16 Desember mendatang.
“Hunter mengutamakan keluarganya hari ini. Dan itu adalah tindakan yang berani dan penuh kasih,” kata pengacaranya, Abbe Lowell, kepada wartawan setelahnya.
Menurut dia, pengakuannya tersebut mencegah terjadinya sidang terbuka.
Hunter tidak berbicara kepada media, tapi mengeluarkan pernyataan yang mengecam jaksa dari kantor penasihat khusus David Weiss yang menurutnya tidak fokus pada keadilan. Jaksa tersebut dianggap tidak manusiawi selama proses hukum berjalan.
“Saya tidak akan membuat keluarga saya menderita lebih jauh, mengalami lebih banyak pelanggaran privasi, dan rasa malu yang tidak perlu,” katanya.
Pengakuan bersalah terhadap sembilan dakwaan pidana di pengadilan federal Los Angeles muncul setelah jaksa penuntut keberatan dengan upaya Biden di hari sebelumnya. Biden diketahui mengajukan pembelaan Alford, yakni pengakuan bersalah yang diajukan oleh terdakwa pidana yang tidak mengakui kesalahannya tetapi tetap mengaku bersalah.
Namun Biden mengambil langkah mengejutkan dengan melakukan pembelaan terbuka. Artinya, ia mengaku bersalah atas semua dakwaan dan menyerahkan nasib hukumannya di tangan hakim, tanpa rekomendasi yang disepakati dari jaksa.
“Iya,” jawab Biden saat hakim menanyakan apakan dirinya setuju bahwa ia telah melakukan setiap unsur kejahatan dalam hitungan satu sampai sembilan dalam dakwaannya.
Departemen Kehakiman mengatakan, Hunter Biden menghadapi ancaman hukuman maksimal 17 tahun penjara. Meski hukuman yang diberikan biasanya kurang dari maksimal.
Rilis tersebut mengatakan bahwa hakim akan menentukan hukuman apapun setelah mempertimbangkan Pedoman Hukuman AS dan faktor hukum lainnya.


