Bepergian dengan naik kereta memang menyenangkan. Tak perlu macet-macetan, tepat jadwal, dan cenderung lebih cepat. Namun lain cerita, kalau keretanya melintas di atas rel terpanjang di dunia, hingga harus melewati ribuan jembatan.
Adalah rel Trans-Siberian, yang menjadi jalur kereta satu arah terpanjang di dunia. Bagaimana tidak, butuh waktu tujuh hari untuk tba dari tujuan awal hingga tiba di tujuan akhir membutuhkan waktu hingga tujuh hari.
Melansir laman Britannica, Sabtu (14/9/2024), selama melakukan perjalanan di atas rel ini, para penumpang akan melalui delapan zona waktu yang berbeda. Lebih seru lagi, untuk sampai di tujuan, rel kereta ini membentang di atas 3.901 jembatan.
Terbentang sepanjang 9.288 km, jalur rel Trans-Siberian diketahui berada di Rusia, antara Moscow dan Vladivostok. Jalur ini memliki peraan penting dalam sejarah perekonomian dan militer Kerajaan Rusia dan Uni Soviet.
Sepanjang sejarahnya, Siberia banyak mengalami cuaca dingin yang sangat buruk. Pemerintah setempat kesulitan mengembangkan wilayah tersebut karena tidak ada jalan yang layak.
Butuh waktu hingga 25 tahun untuk membangun Trans-Siberian Railway, yakni dari 1891 hingga 1916. Lebih dari 85 ribu orang diperkirakan terlibat pada pembangunan rel tersebut.
Awalnya rel tersebut dirancang untuk mengurangi waktu perjalanan antara Moscow dan Vladivostok yang saat itu memakan waktu hingga tiga atau empat bulan. Bandingkan dengan tujuh hari saja melalui rel Trans-Siberian.
Hingga saat ini, rel tersebut masih menjadi tulang punggung jaringan rel Rusia dan sekarang memudahkan jutaan orang untuk bepergian ke berbagai wilayah di Rusia.


