Lindu Zona Megathrust di Gunungkidul, Isyarat Gempa Besar akan Terjadi?

Date:

Dua gempa yang terjadi di Gunungkidul, Yogyakarta pada 26 Agustus dan 12 September 2024 masuk dalam zona megathrust. Gempa 12 September magnitudo (M) 4,5 merupakan rangkaian gempa megathrust 26 Agustus yang berkekuatan M 5,8

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono menjelaskan, puasat gempa M 4,5 13 September terletak pada koordinat 8.72 derajat Lintang Selatan (LS), 110.25 derajat Bujur Timur (BT) tepatnya di laut pada jarak 90 kilometer Barat Daya Gunungkidul dengan kedalaman 30 kilometer.

Dengan pengamatan itu didapatkan hasil bahwa gempa dangkal tersebut masuk dalam zona megathrust.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya deformasi batuan di bidang kontak antar lempeng atau megathrust,” Ungkap Daryono.

Daryono juga menjelaskan hasil monitoring BMKG menunjukkan gempa bumi ini merupakan bagian rangkaian gempa bumi Gunungkidul M5,8 yang terjadi Senin 26 Agustus 2024 pukul 19.57.42 WIB.

“Tercatat adanya 258 kali gempa bumi susulan atau aftershock,” ucap dia.

Pertanyaan yang lantas muncul adalah, apakah dua gempa tersebut menunjukkan bahwa zona mega megathrust akan melepaskan energi dan memicu gempa besar?

Pertanyaan ini sangat wajar mengingat akhir-akhir ini megathrust menjadi topik yang populer. Terlebih, Indonesia, utamanya pulau Jawa dikepung belasan zona megathrust yang berpotensi memicu gempa besar.

Akibatnya, ada sebagain masyarakat yang resah, meski eskalasi ketegangannya belum tinggi. Kekhawatiran terjadinya gempa bumi besar yang memicu tsunami besar terjadi di masyarakat pesisir.

Imbauan BMKG soal Zona Megathrust

Sebelumnya, menanggapi maraknya pemberitaan potensi gempabumi ‘Megathrust, Tinggal Menunggu Waktu’ yang beredar di berbagai media mainstream maupun media sosial, Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Sleman, yang juga sebagai Pusat Gempa bumi Regional (PGR) VII, Setyoajie Prayoedhie memberikan beberapa klarifikasi.

1. Aktivitas Kegempaan Hal Wajar
Pertama, Pulau Jawa berada pada pertemuan lempeng tektonik Eurasia dan IndoAustralia, sehingga aktivitas kegempaan di wilayah selatan Pulau Jawa relatif tinggi, dan hal ini adalah wajar.

Pertemuan lempeng tersebut berada pada suatu zona patahan yang cukup panjang disebut Zona Subduksi dan pada zona ini merupakan lokasi sumber gempa megathrust (gempa yang terjadi pada bidang patahan yang sangat besar
pada kedalaman <50 km).

2. Potensi Gempa untuk Mitigasi
Informasi potensi gempa megathrust yang berkembang saat ini sama sekali bukanlah prediksi atau peringatan dini, sehingga jangan dimaknai secara keliru, seolah akan terjadi dalam waktu dekat.

“Namun sebaliknya, informasi potensi gempa dan tsunami merupakan upaya persiapan untuk mencegah risiko kerugian sosial ekonomi dan korban jiwa, apabila terjadi gempa kuat dan membangkitkan tsunami dengan skenario terburuk,” jelas Setyoajie, dalam keterangan tertulis yang dirilis pada 3 September 2024, dikutip dari laman BMKG, Senin (16/9/2024).

3. Beda Potensi dengan Prediksi Gempa
Potensi gempa bumi berbeda dengan prediksi gempa bumi. Potensi merujuk kepada kemampuan sumber gempa bumi untuk melepaskan energi gempa bumi dengan kekuatan tertentu.

Sedangkan prediksi mengacu kepada suatu informasi mengenai kapan, di mana, dan berapa besar kekuatan gempa bumi.

Hingga saat ini belum ada ilmu pengetahuan maupun teknologi yang dengan tepat dan akurat mampu memprediksi terjadinya gempa (kapan, di mana, dan berapa kekuatannya), sehingga kita semua juga tidak tahu kapan gempa akan terjadi, sekalipun tahu potensinya.

4. Megathrust Adalah Fakta
Megathrust adalah fakta. Untuk itu BMKG menghimbau kepada pemerintah, pihak swasta, LSM, dan seluruh elemen masyarakat agar dapat mulai melakukan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi megathrust dengan cara:

  • Tetap tenang dan beraktivitas normal seperti biasa, seperti melaut, berdagang,
    dan berwisata di pantai.
  • Dapatkan update informasi gempabumi dan peringatan dini tsunami dengan
    cepat dan akurat hanya dari BMKG melalui aplikasi android/IOS InfoBMKG,
    website www.bmkg.go.id, atau media sosial @stageofsleman.
  • Memperkuat kesiapan melalui mitigasi gempa dan tsunami berbasis masyarakat
    dengan mengikuti sosialisasi, peningkatan literasi, latihan simulasi, dan
    memastikan bangunan tempat tinggal tahan gempa.

4 Zona Megathrust yang Ada di Pulau Jawa

Terkait bahaya gempa megathrust di Pulau Jawa, BMKG menyatakan ada empat zona megathrust yang berada di Pulau Jawa. Total, di Indonesia terdapat 16 zona megtahrust.

Berikut 4 zona megathrust yang berada di sekitar Pulau Jawa dan potensi gempa bumi yang dihasilkannya:

1. Megathrust Bali Potensi magnitudo maksimum: M 9,0 Sejarah gempa yang terjadi: belum ada catatan
2. Megathrust Jawa Tengah-Jawa Timur Potensi magnitudo maksimum: 8,9 M Sejarah gempa yang terjadi: M 7,2 pada 1916 dan M7,8 pada 1994
3. Megathrust Selat Sunda-Banten Potensi magnitudo maksimum: M 8,8 Sejarah gempa yang terjadi: M 8,5 pada 1699 dan 1780
4. Megathrust Jawa Barat Potensi magnitudo maksimum: M 8,8 Sejarah gempa yang terjadi: M 8,1 pada 1903 dan M 7,8 pada 2006.

Selain 4 zona megathrust di Pulau Jawa, ada 12 zona megathrust lain yang tersebar di Indonesia. Berikut daftarnya:

1. Megathrust Aceh-Andaman (M 9,2)
2. Megathrust Nias-Simelue (M 8,9)
3. Megathrust Batu (M 8,2)
4. Megathrust Mentawai-Siberut (M 8,7)
5. Megathrust Mentawai-Pagai (M 8,9)
6. Megathrust Enggano (M 8,8)
7. Megathrust NTB (M 8,9)
8. Megathrust NTT (M 8,7)
9. Megathrust Laut Banda Selatan (M 7,4)
10. Megathrust Laut Banda Utara (M 7,9) M
11. egathrust Utara Sulawesi (M 8,5)
12. Megathrust Lempeng Laut Filipina (M 8,2).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Taj Yasin Maimoen Siapkan Rahasia Khusus untuk Hadapi Debat Kedua Pilgub Jateng

Jawa Tengah tengah dipanaskan dengan persiapan ketat dari para...

Pilkada Banjarbaru, Petahana Terancam Diskualifikasi Gara-Gara Hal Ini

Tensi Pilkada Kota Banjarbaru 2024 memuncak dengan isu diskualifikasi...

Cerita Felicia Reporter tvOne Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Pemalang

Mobil yang membawa lima kru tvOne ditabrak oleh sebuah...

Momen Seru dari Debat Pilkada Jateng: Ubah Air Asin, Teknologi Satelit hingga Cagub Salah Sebut Wakilnya

Dalam debat perdana Pilkada Jawa Tengah yang digelar pada...