Terduga pembunuh gadis penjual gorengan di Padang Pariaman, Sumatera Barat Indra Septiarman (IS) akhirnya tertangkap setelah diburu nyaris dua pekan, Kamis (19/9/2024).
IS ditangkap di rumah kosong. Rupanya, selama berhari-hari IS bersembunyi di plafon rumah tersebut.
Penangkapan IS berjalan dramatis dan panas. Selain polisi warga juga turut mengepung rumah kosong tersebut.
Beberapa lembar plafon terpaksa dibongkar agar petugas bisa naik sehingga menghentikan ruang gerak pelaku. IS akhirnya menyerah dan mau turun.
Warga yang sudah lama memendam emosi tak kuasa menahan diri. IS ditarik kaki dan celananya. Alhasil, begitu turun IS dihadiahi pukulan dan tendangan bertubi-tubi.
Beruntung polisi bergerak cepat mengamankan terduga pelaku pembunuhan ini. Dia lantas digelandang dengan pengawalan ketat ke kantor polisi.
Saat ini, IS sudah ditahan di markas Polres Padang Pariaman.
Diketahui, sebelumnya IS raib usai kematian Nia Kurnia Sari (NKS), gadis penjual gorengan keliling. Diduga kuat, IS adalah pelakunya.
Selama 11 hari, IS jadi buron aparat dan menjadi sosok yang paling dicari warga Padang Pariaman karena aksi kejinya memperkosa dan membunuh korban
Kronologi Hilangnya NKS

Kasus ini bermula dari hilangnya NKS pada Jumat sore (6/9/2024) saat berkeliling menjajakan gorengan. Namun, sampai malam hari korban tak kunjung pulang ke rumah.
Kemudian pihak keluarga melaporkan kehilangan korban kepada pihak berwajib. Pencarian korban dilakukan sejak Sabtu pagi oleh tim gabungan. Kemudian korban ditemukan pada Minggu (8/9/2024) sore.
Jasad korban ditemukan terkubur berjarak 500 meter dari rumahnya di Kecamatan 2×11, Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Saat ditemukan, jenazah terikat dan tidak menggunakan busana.
Ada satu nama yang dicurigai sebagai pelaku pembunuhan. Dia adalah IS.
IS kabur begitu tahu dirinya dicurigai. Selama 11 hari berikutnya, IS menjadi pelarian sebelum ditangkap dan sempat jadi bulan-bulanan massa.
Fakta-Fakta Penangkapan Terduga Pembunuh Gadis Penjual Gorengan:

1. Kabur Usai Membunuh
Tersangka IS langsung kabur begitu memperkosa, membunuh dan mengubur korban NKS secara keji di Padang Pariaman pada Jumat 6 September 2024.
Pelaku yang diketahui tinggal satu kawasan dengan korban bersembunyi dan selalu berpindah-pindah menghindari kejaran polisi dan warga yang marah dengan perbuatanya.
2. Pelaku Membunuh dan Memperkosa
Korban Pelaku IS secara keji membunuh dan memperkosa korban NKS yang saat kejadian sedang menjual gorengan. Selanjutnya mengubur mayat korban dalam kondisi telanjang dan tangan terikat.
3. Jasad Ditemukan Terkubur
Awalnya keluarga yang melaporkan kehilangan korban sejak Jumat 6 September 2024. Selama dua hari, petugas dan masyarakat kemudian melakukan pencarian.
Hingga akhirnya mayat korban ditemukan terkubur dalam keadaan telanjang dan tangan terikat pada Minggu 8 September 2024. Sedangkan gorengan yang dijual berceceran di sekitar lokasi penemuan mayat korban.
4. Persembunyian Terendus
Beberapa hari setelah pembunuhan, warga sempat bertemu dengan pelaku yang saat itu bersikap mencurigakan dan tidak mengenakan baju. Begitu bertemu warga, pelaku langsung kabur.
5. Sembunyi di Loteng
Tersangka IS, pelaku pembunuhan dan pemerkosaan terhadap korban NKS ditangkap saat bersembunyi di loteng sebuah rumah kosong milik warga di daerah Kayu Tanam, Padang Pariaman, Sumatera Barat.
Tersangka yang hanya mengenakan celana pendek warna biru ditemukan bersembunyi di atas loteng rumah tersebut setelah 11 hari melarikan diri usai membunuh korban NKS, gadis penjual gorengan.
6. Penangkapan Dramatis
Kronologi penangkapan tersangka yang jadi buronan petugas berlangsung dramatis. Petugas dan warga menggerebek rumah yang dijadikan persembunyian tersangka.
Selanjutnya dilakukan pencarian dan tersangka ditemukan di loteng. Hingga akhirnya tersangka ditangkap pada Kamis (19/9/2024) sekitar pukul 15.00 WIB di loteng yang berada di atas plafon rumah yang menjadi tempat persembunyiannya selama ini.
7. Digelandang ke Mapolres Padang Pariaman
Setelah berhasil ditangkap, tersangka langsung dibawa ke Mapolres Padang Pariaman untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penangkapan ini menarik perhatian warga sekitar, yang berbondong-bondong datang ke Mapolres Padang Pariaman untuk melihat tersangka dari dekat.
Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir membenarkan penangkapan tersangka pembunuhan sadis yang terjadi di daerah Padang Kabau, Kayu Tanam.
“Saat ini, tersangka sedang ditahan di Mapolres Padang Pariaman,” ujarnya.


