Dokter sekaligus kreator konten kecantikan, dr. Valentino membagikan kandungan-kandungan skincare yang mencerahkan kulit wajah.
Bahan-bahan ini biasanya dapat ditemukan di bagian ingredients setiap produk skincare. Apa saja? Berikut uraiannya dikutip dari YouTube Valentino.
- Retinoids
Retinoids merupakan senyawa kimia turunan vitamin A, contoh kandungan retinoids untuk mencerahkan kulit yang ada dalam skincare antara lain retinol, retinal, tretinoin, istoretinoin, dan alitretinoin.
Efek samping penggunaan retinoid adalah iritasi kulit ditandai dengan kulit kering, terkelupas, kemerahan, dan sensasi gatal.
- Vitamin C atau Asam Askorbat
Ada tiga fungsi utama vitamin C pada kulit yaitu sebagai antioksidan kuat yang melindungi kulit terhadap pengaruh negatif dari faktor luar seperti polusi, matahari, iklim, AC, asap rokok, dan lain-lain.
Kedua, merangsang pembentukan dan peningkatan produksi kolagen kulit yang akan menjaga kekenyalan, kelenturan, serta kehalusan kulit. Adapun yang ketiga adalah mencerahkan kulit.
Perlu diperhatikan bahwa efek vitamin C dengan dosis lebih 1 gram per hari dapat menyebabkan diare karena dapat mengiritasi mukosa lambung dan usus. Dosis besar juga dapat meningkatkan bahaya terbentuknya batu ginjal.
- Glycolic Acid
Glycolic acid Merupakan golongan Alpha Hydroxy Acid (AHA) yang punya molekul paling kecil di antara AHA lainnya, sehingga mudah penetrasi atau meresap ke kulit ketika digunakan sehari-hari.
Bahan glycolic acid berfungsi sebagai antioksidan, antiinflamasi, dan keratolitik atau efek eksfoliasi, sehingga manfaatnya bisa digunakan untuk masalah melasma, flek-flek kehitaman, juga kerutan-kerutan halus di wajah.
Kemudian bisa digunakan juga untuk masalah jerawat dan bekas jerawat, terutama bekas jerawat kehitaman.
Efek samping dari penggunaan bahan glycolic acid umumnya kemerahan, sensasi pedih, sensasi kulit tertarik, dan sensasi terbakar ringan atau burning. Efek samping ini bisa dirasakan sebanding dengan persentase yang digunakan. Semakin tinggi persentasenya, semakin banyak efek yang dirasakan.
- Azelaic Acid
Azelaic Acid diproduksi alami oleh jamur yang merupakan flora normal kulit. Memiliki sifat antimicrobial, antiinflamasi, comedolytic, dan keratolytic. Dapat digunakan pada masalah pigmen kulit yang gelap seperti melasma, PIH (Post Inflammatory Hyperpigmentation), dan kelainan pigmen gelap lainya.
Azelaic Acid direkomendasikan sebagai alternatif dari hydroquinone, karena dapat mengurangi sintesis melanin. Selain itu, Azelaic Acid juga digunakan untuk terapi masalah kulit seperti jerawat dan juga bekas jerawat kehitaman.
- Arbutin
Arbutin merupakan salah satu pencerah kulit yang paling banyak diresepkan di seluruh dunia. Arbutin adalah turunan dari hydroquinone.
Pada beberapa penelitian menunjukkan bahwa arbutin kurang efektif dibandingkan dengan asam kojic untuk masalah hiperpigmentasi, tapi turunan arbutin seperti deoxyarbutin ternyata terbukti lebih kuat daripada arbutin itu sendiri seperti alfa dan beta arbutin.
- Kojic Acid
Beberapa manfaat kojic acid seperti mencerahkan kulit, terapi melasma dan hiperpigmentasi lainnya, sebagai UVA dan UVB inhibitor, anti aging, antimicrobial, dan antifungal.
Efek sampingnya dermatitis kontak, iritasi, kemerahan, gatal, dan perih. Biasanya terjadi jika kandungan kojic acid lebih dari 1 persen. Efek samping penggunaan lama bisa menyebabkan rentan terbakar sinar matahari.
Gunakan skincare berbahan kojic acid saat kulit dalam keadaan baik, tidak ada bekas luka akibat jerawat ataupun gigitan serangga.
Menurut penelitian, hasil maksimal akan didapatkan jika menggunakan bahan kojic acid secara efektif selama 3-6 bulan.
- Tranexamic Acid
Mekanisme kerjanya yaitu dengan menghambat pelepasan faktor melanogenic yang biasanya bertindak untuk merangsang melanosit. Seperti diketahui, melanosit adalah sel penghasil melanin yang memberi warna atau pigmen gelap ke kulit.
Nah, kalau pembentukan melaninnya dihambat, berarti kan tidak memberikan warna (pigmen gelap) ke kulit, sehingga kulit menjadi lebih cerah. Makanya, trexanamic acid bisa memberikan efek bleaching atau pemutih ke kulit.
Penulis: Mustami


