Donald Trump menyatakan dirinya tidak akan mencalonkan kembali di pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) 2028 jika tahun ini ia gagal terpilih melenggang ke Gedung Putih. Pernyataan itu muncul dalam sebuah wawancara di acara televisi Full Measure saat ditanya apakah dirinya akan mencalonkan diri kembali empat tahun mendatang.
“Tidak, tidak akan. Aku tidak memikirkannya sama sekali. Saya harap, (kali ini) kami akan berhasil,” jawab Trump seperti dikutip dari The Guardian Selasa (24/9/2024).
Dalam berbagai survei dan polling, Kamala Harris tercatat jauh lebih unggul dari Trump. Padahal sebelumnya, Trump yang juga merupakan mantan presiden AS selalu unggul dari Joe Biden yang akhirnya mundur dari bursa capres pada Juni lalu.
Namun pemilihan presiden tetap terbilang ketat menjelang pemilu November mendatang, terutama di negara-negara bagian yang menjadi medan pertempuran utama.
Sang presenter juga bertanya kepada Trump tentang posisi apa yang menurutnya akan dipegang orang-orang seperti miliarder Elon Musk, mantan anggota Kongres dari Partai Demokrat Tulsi Gabbard, dan mantan kandidat presiden independen Robert F Kennedy Jr dalam pemerintahannya.
Trump mengatakan, Bobby dapat berdampak baik di bidang kesehatan dan lingkungan. Menurutnya, Bobby banyak mengamati negara-negara lain yang tidak menggunakan bahan kimia dan masyarakatnya lebih sehat dibandingkan AS, yang kini tidak tergolong negara sehat.
Kennedy telah berkampanye untuk Trump sejak ia mengakhiri pencalonannya sebagai presiden independen untuk mendukung calon dari Partai Republik.


