
Ilustrasi Kecubung (Fotor)
Sebanyak 44 orang dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum, Banjarmasin, Kalimantan Selatan akibat mengalami halusinasi hebat akibat mengonsumsi kecubung, pada Kamis (11/7/2024). Dua di antaranya dilaporkan meninggal dunia.
Peristiwa mabuk kecubung massal kali ini bukanlah yang pertama terjadi di Indonesia. Fenomena mabuk kecubung karena tanaman ini sudah lama dikonsumsi ‘anak nakal’.
Namun, ternyata di luar efek negatifnya, kecubung memiliki manfaat kesehatan yang justru jarang diketahui. Sayangnya, lebih dikenal karena efek memabukkannya.
Mengenal Kecubung
Melansir situs pertanian.go.id, Sabtu (13/7/2024), tanaman Kecubung (Dactura factuosa) memiliki bunga besar menjuntai dan bermahkota menyerupai lonceng berwarna putih, kuning, krem, orange, atau merah.
Tanaman yang tumbuh liar ini juga mempunyai bentuk buah yang unik, berbentuk bulat, hijau berduri berukuran sedang sebesar bola tenis.
Sebetulnya tanaman ini sudah lama dikenal sebagai tanaman yang secara turun temurun dimanfaatkan sebagai pengobatan alami. Namun perlu diwaspadai dibalik khasiat dan manfaat kecubung juga mempunyai kandungan senyawa aktif yang memberikan efek racun bagi yang mengonsumsinya.
“Oleh karena itu diperlukan kehati-hatian dalam memanfaatkan tanaman ini,” demikian tertulis peringatan di situs resmi Kementan ini.
6 Manfaat Kecubung untuk Kesehatan
Masih bersumber dari laman yang sama, melalui khasiatnya, tanaman kecubung mampu memberikan solusi alami untuk berbagai masalah kesehatan antara lain:
- Mengatasi kulit bengkak
Kecubung membantu meredakan masalah bengkak pada kulit. Penggunaan daun kecubung segar yang dicampur dengan minyak kelapa, kemudian dipanggang dan diremas, kemudian ditempelkan pada kulit yang bengkak
- Perawatan kuping kopok.
Untuk masalah kuping kopok, buah kecubung bisa menjadi solusi. Isi buah kecubung dipipis halus, dicampur dengan minyak zaitun atau kelapa, dan dipanaskan sebentar dengan kelontongannya kemudian digunakan untuk menetesi kuping yang sedang bermasalah.
- Mengatasi sembelit
Daun kecubung yang diremas dan ditempatkan di perut juga dapat membantu meredakan sembelit, memberikan bantuan alami bagi mereka yang sering mengalami masalah pencernaan. Cara ini juga sekaligus bisa meredakan nyeri haid dan sakit perut.
- Perawatan ketombe
Untuk masalah ketombe, masukkan 7 helai daun kecubung kering dan 5 sendok makan minyak kelapa ke dalam botol dan tutup rapat. Panaskan di bawah sinar matahari selama 7 hari, Dioleskan pada kulit kepala 2 kali sehari pagi dan sore.
- Meredakan Reumatik dan Keseleo
Daun kecubung 14 helai dirajang dan dijemur kemudian ditambah minyak kelapa 10 sendok, simpan campuran tersebut selama 3 hari. Peras dan pisahkan minyaknya kemudian dihangatkan, Gosokkan pada bagian yang nyeri, bila perlu tambahkan sedikit minyak kayu putih.
- Terkilir/keseleo.
Campurkan 14 helai daun kecubung dengan 2 buah serai dan dicacah halus, tambahkan minyak kelapa 2 gelas, lalu gosok pada bagian yang sakit. Proses pemanasan dan pemijatan dengan minyak tersebut membantu mengurangi ketidaknyamanan pada area yang terkilir.
Dengan berbagai manfaat kesehatan yang luar biasa, kecubung sebagai salah satu kekayaan hayati mampu memberikan manfaat dalam pengobatan. Namun penting untuk selalu berkonsultasi dengan ahli kesehatan dalam setiap pengobatan dengan tanaman ini untuk memastikan keamanan dan keefektifan pengobatan
Penulis: Mikail Dzan AB


