
Bangkok (Ig)
Thailand dikenal sebagai salah satu negara yang memiliki ragam kuliner unik dan berani. Di antara berbagai hidangan yang ditawarkan, makanan ekstrem menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang mencari pengalaman kuliner yang berbeda.
Makanan-makanan ini tidak hanya menawarkan sensasi rasa yang baru, tetapi juga memberikan gambaran tentang budaya dan tradisi lokal yang kaya.
Ketika berada di Thailand, wisatawan sering kali diajak untuk mencoba makanan ekstrem yang terbuat dari bahan-bahan yang mungkin tidak lazim di tempat lain.
Beberapa di antaranya termasuk serangga, reptil, dan organ hewan yang biasanya dihindari oleh banyak orang. Penyajian makanan-makanan ini sering kali dilakukan dengan cara yang menarik dan menggugah selera, membuat para pencoba merasa penasaran dan tertantang.
Diolah dengan bumbu khusus
Mencicipi makanan ekstrem di Thailand bukan hanya tentang keberanian, tetapi juga tentang menghargai keberagaman kuliner yang ada. Makanan-makanan ini sering kali diolah dengan bumbu khas Thailand yang kaya akan rempah-rempah, memberikan rasa yang kompleks dan mendalam. Bagi masyarakat lokal, mengonsumsi makanan ekstrem adalah bagian dari kehidupan sehari-hari dan memiliki nilai gizi yang tinggi.
Bagi wisatawan yang ingin mencoba makanan ekstrem di Thailand, penting untuk membuka pikiran dan siap menerima pengalaman baru. Menikmati makanan-makanan ini bisa menjadi cerita seru yang dapat dibagikan sepulang dari liburan.
Selain itu, ini juga menjadi kesempatan untuk lebih memahami dan menghargai budaya kuliner Thailand yang begitu beragam dan penuh kejutan.
Berikut kuliner Ekstrem Thailand, kalau mampu.
1. Udang Menari (Kung Ten/Goong Ten/Dancing Shrimp)
Di Thailand, ada hidangan unik yang disebut Kung Ten, atau lebih dikenal sebagai “dancing shrimp”. Udang-udang kecil ini disajikan hidup-hidup dalam bumbu yang pedas dan asam, sehingga mereka tampak seperti menari di piringmu! Biasanya dijual sebagai street food, udang-udang ini dijaring dari akuarium dan disajikan dalam mangkok plastik, lalu disiram kuah pedas dan asam.
Cara memakannya juga seru: mangkuknya diguncang hingga udang, kuah asam, dan potongan daun tercampur rata. Kalau bisa, kocok mangkuk dengan kencang agar udangnya tidak bergerak lagi, sehingga lebih mudah untuk disantap. Pengalaman kuliner yang benar-benar berbeda dan pastinya menantang!
2. Sup Darah Babi Segar (Luu Muu)
Bagi yang mencari pengalaman ekstrem, Luu Muu mungkin pilihan yang tepat. Sup ini terbuat dari darah babi segar yang dicampur dengan rempah-rempah dan bumbu khas Thailand. Dengan pengolahan yang tepat, rasa gurih dan sedikit pedas dari sup ini memberikan sensasi yang unik dan tak terlupakan.
Hidangan ini jelas bukan untuk yang lemah hati, tapi bagi yang berani mencobanya, pengalaman kulinernya pasti luar biasa. Penting diingat, Luu Muu bukanlah hidangan halal, jadi bagi yang mencari makanan halal di Thailand, sebaiknya memilih alternatif lain yang lebih sesuai.
3. Telur Semut Mentah (Larb Mote)
Pernah membayangkan makan telur semut? Di Thailand, Larb Mote adalah hidangan yang terbuat dari telur semut mentah, biasanya disajikan dalam salad yang segar dan pedas. Telur semut memiliki tekstur yang renyah dan rasa yang sedikit asam, berpadu sempurna dengan bumbu-bumbu segar.
Makanan ini tidak hanya menantang, tapi juga menawarkan pengalaman kuliner yang benar-benar berbeda. Sensasi renyah dan rasa asam yang unik membuat Larb Mote menjadi salah satu hidangan yang patut dicoba bagi para pecinta petualangan kuliner.
4. Telur Seabad (Yam Kai Yeow Maa/Century Egg)
Bagaimana jadinya kalau telur diawetkan hingga seratus tahun? Di Thailand, ada yang namanya Yam Kai Yeow Maa atau telur seabad. Telur ini melalui proses pengawetan yang membuatnya berubah warna menjadi hitam dengan aroma yang khas.
Jangan terkecoh oleh tampilannya, karena rasa telur seabad ini kaya dan unik, dengan tekstur yang lembut dan kenyal. Pengalaman mencicipi telur seabad akan membawa Anda ke petualangan rasa yang tak terduga.
5. Daging Sapi Mentah dengan Darah (Larb Neuat Neua)
Untuk para pecinta kuliner ekstrem, Larb Neuat Neua adalah salah satu hidangan yang patut dicoba. Ini adalah daging sapi mentah yang dicincang dan disiram dengan kuah dari darah segar, rempah-rempah, dan bumbu khas Thailand. Agar lebih mantap, daging dengan darah ini diberi daun mint di atasnya.
Rasanya kuat dan pedas, dengan tekstur yang menggugah. Sekilas mirip steak tartare dari Perancis, namun dengan cita rasa khas Thailand yang unik. Pastikan kamu siap mental sebelum mencobanya!
6. Kecebong (Mok Huak)
Bagi yang suka tantangan, Mok Huak atau kecebong adalah hidangan yang pasti bikin penasaran. Kecebong ini dimasak dengan bumbu dan rempah yang membuat rasanya gurih dan lezat. Teksturnya yang kenyal dan rasanya yang unik membuat setiap gigitan menjadi petualangan baru.
Cara memasaknya adalah dengan membungkusnya di dalam daun pisang, kemudian dicampur dengan berbagai bumbu. Kemudian bungkusan daun pisang ini dibakar. Meskipun terdengar aneh, banyak orang yang menikmati hidangan ini sebagai makanan ringan yang eksotis.
7. Ulat Sutra (Hon Mhai)
Jika penjual gorengan di Indonesia menjual tempe goreng, tahu goreng, dan pisang goreng, penjual gorengan di Thailand juga menjual gorengan yang ekstrem seperti serangga ulat sutra ini. Hon Mhai atau ulat sutra goreng menjadi salah satu serangga yang kerap dijual penjual gorengan di Thailand.
Ulat-ulat ini digoreng hingga renyah dan disajikan dengan bumbu yang gurih. Rasanya mirip dengan kacang panggang, dengan tekstur yang renyah di luar dan lembut di dalam. Makanan ini bukan hanya cemilan yang seru, tapi juga penuh protein. Berani coba ulat yang satu ini?
8. Kumbang Air (Mang Da)
Siapa bilang cemilan harus biasa saja? Di Thailand, Mang Da atau kumbang air goreng adalah salah satu kudapan ekstrem yang wajib dicoba. Kumbang ini digoreng hingga kering dan renyah, menghasilkan rasa yang gurih dan sedikit manis. Teksturnya yang krispi membuat setiap gigitan menjadi pengalaman yang menarik.
Terkadang penjual gorengan di Thailand menjual Mang Da ini bersamaan dengan serangga goreng lain, seperti ulat sutra. Bagi yang suka tantangan dan mencari sesuatu yang berbeda, Mang Da bisa menjadi pilihan yang menarik.
9. Ulat Bambu (Rod Duang)
Rod Duang atau ulat bambu goreng adalah makanan yang mungkin terlihat aneh, tapi rasanya pasti bikin penasaran. Ulat bamb
u ini digoreng hingga renyah dan biasanya disajikan dengan taburan garam atau bumbu lainnya. Rasanya gurih dan teksturnya yang renyah membuatnya menjadi camilan yang asyik dan unik. Kalau kamu mencari pengalaman makan yang berbeda, ulat bambu goreng ini bisa jadi pilihan yang seru.
10. Paruh Bebek (Baak Bpet)
Kalau biasanya kita makan daging bebek, di Thailand kamu bisa mencoba Baak Bpet atau paruh bebek goreng. Paruh bebek ini digoreng hingga renyah dan disajikan dengan bumbu yang gurih. Teksturnya yang krispi dan rasa gurihnya membuat setiap gigitan terasa nikmat.
Bagi traveler yang suka tantangan dan pengalaman kuliner yang berbeda, makanan-makanan ekstrem ini menawarkan sensasi unik yang tidak akan kamu temukan di tempat lain. Siap mencoba?
(Purba Handayaningrat)


