Fakta-Fakta tentang Donald Trump yang Penuh Kontroversi

Date:

Ilustrasi Donald Trump (Fotor)

Calon presiden AS dari Partai Republik, Donald Trump (78), ditembak di Pennsylvania pada Sabtu malam (13/7/2024), menyebabkan telinga dan pipinya berdarah. Percobaan pembunuhan terjadi saat Trump berpidato di rapat umum.

Mendadak sontak nama Trump menjadi trending dan segala tentangnya menyita perhatian publik.

Donald John Trump adalah figur yang memainkan peran sentral dalam sejarah politik dan bisnis Amerika Serikat. Dilahirkan pada 14 Juni 1946 di Queens, New York, Trump memulai karirnya sebagai pengusaha properti setelah lulus dari Wharton School of the University of Pennsylvania pada tahun 1968.

Dia mengembangkan The Trump Organization dari perusahaan milik ayahnya menjadi sebuah kekayaan bisnis yang mencakup properti, hotel, dan kasino. Selain sukses dalam dunia bisnis, Trump juga dikenal sebagai tokoh media berkat perannya dalam serial realitas The Apprentice yang populer.

Pada tahun 2016, Trump menjadi presiden Amerika Serikat ke-45 setelah memenangkan Electoral College meskipun kalah dalam suara populer. Kepresidenannya yang kontroversial ditandai dengan kebijakan proteksionis dan nasionalis, serta penarikan diri dari perjanjian dagang internasional seperti NAFTA dan TPP.

Trump juga dikenal karena upayanya yang kontroversial dalam membangun tembok perbatasan dengan Meksiko dan kebijakan ketat terhadap imigrasi.

Namun, masa jabatan Trump juga diliputi oleh kontroversi, termasuk penyelidikan terkait campur tangan Rusia dalam pemilu presiden AS 2016 yang mempengaruhi reputasinya secara signifikan. Setelah kehilangan pemilu presiden 2020 dari Joe Biden, Trump menolak mengakui kekalahan dan memimpin gerakan yang menyoroti dugaan kecurangan pemilu tanpa bukti yang kuat.

 Puncaknya terjadi pada 6 Januari 2021, ketika pendukungnya menyerbu Capitol AS dalam upaya untuk mengganggu penghitungan suara Electoral College, yang menyebabkan kekacauan dan kecaman luas.

Sebagai satu-satunya presiden AS yang dimakzulkan dua kali, Trump menghadapi proses impeachment pertama atas penyalahgunaan kekuasaan pada 2019 dan kedua atas tuduhan hasutan pemberontakan pada 2021.

Meskipun kontroversinya meluas ke dalam banyak aspek pemerintahan dan kebijakan, warisan politik Trump tetap menjadi titik fokus dalam diskusi mengenai arah politik Amerika Serikat

7 Fakta Donald Trump

  1. Latar Belakang dan Karier Bisnis

Donald John Trump lahir pada 14 Juni 1946 di Queens, Kota New York. Ia meraih gelar sarjana dari Wharton School of the University of Pennsylvania pada tahun 1968. Trump mengambil alih perusahaan properti milik ayahnya, Fred Trump, pada 1971 dan menamainya The Trump Organization.

Ia kemudian mengembangkan perusahaan untuk membangun dan merenovasi gedung pencakar langit, hotel, kasino, dan lapangan golf.

  • Karir Televisi dan Bisnis

Dari 2004 hingga 2015, Trump menjadi produser dan pembawa acara dalam serial televisi realitas The Apprentice. Selama bertahun-tahun, Trump juga aktif dalam berbagai usaha sampingan, sebagian besar dengan melisensikan namanya.

 Meskipun demikian, bisnis Trump telah terlibat dalam lebih dari 4.000 tindakan hukum negara bagian dan federal, termasuk enam kebangkrutan.

  • Kepemimpinan dan Kebijakan Politik

Trump terpilih sebagai Presiden AS ke-45 pada 2016, mengalahkan Hillary Clinton dari Partai Demokrat meski kalah dalam suara populer. Ia dikenal dengan kebijakan populis, proteksionis, dan nasionalis, termasuk renegosiasi perjanjian dagang dengan China, penegakan hukum imigrasi ketat, dan pembangunan tembok perbatasan AS-Meksiko.

Trump juga mengusulkan penghentian sementara imigrasi Muslim pasca-serangan Paris 2015, sebelum mengubahnya menjadi pemeriksaan latar sangat ketat.

  • Insiden Penembakan saat Kampanye

Pada 13 Juli 2024, Donald Trump menjadi target percobaan pembunuhan saat berpidato dalam kampanye di Pennsylvania. Ia ditembak sehingga telinga dan pipinya berdarah-darah. Insiden ini terjadi dalam konteks kampanye politiknya untuk pemilihan presiden AS 2024.

  • Kontroversi dan Kehidupan Pribadi

Trump kalah dalam pemilihan umum Presiden AS 2020 dari Joe Biden, namun menolak mengakui kekalahannya, mengklaim adanya kecurangan pemilu. Pada 6 Januari 2021, ia mendesak pendukungnya untuk menyerbu Gedung Kongres, menyebabkan kerusuhan yang mengganggu penghitungan suara.

 Trump adalah satu-satunya presiden yang dimakzulkan dua kali, pertama kali pada 2019 atas penyalahgunaan kekuasaan dan kedua kalinya pada Januari 2021 atas tuduhan hasutan pemberontakan.

  • Perjalanan Hukum dan Politik Kontroversial

Sejak meninggalkan jabatannya, Trump tetap terlibat dalam Partai Republik dan mencalonkan diri kembali dalam pemilihan presiden 2024.

Pada Mei 2024, ia menjadi tersangka dalam 34 dakwaan kejahatan terkait pemalsuan catatan bisnis dan pembayaran uang tutup mulut kepada Stormy Daniels, menjadikannya presiden pertama yang dihukum penjara karena kejahatan.

Selain itu, Trump menghadapi 54 dakwaan lain atas penanganan dokumen rahasia, upaya pembatalan hasil pemilu 2020, dan pemerasan di Georgia. Di pengadilan negara bagian New York, Trump dinyatakan bertanggung jawab atas penipuan keuangan dan pelecehan seksual terhadap E. Jean Carroll.

Penulis: Purba Handayaningrat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Taj Yasin Maimoen Siapkan Rahasia Khusus untuk Hadapi Debat Kedua Pilgub Jateng

Jawa Tengah tengah dipanaskan dengan persiapan ketat dari para...

Pilkada Banjarbaru, Petahana Terancam Diskualifikasi Gara-Gara Hal Ini

Tensi Pilkada Kota Banjarbaru 2024 memuncak dengan isu diskualifikasi...

Cerita Felicia Reporter tvOne Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Pemalang

Mobil yang membawa lima kru tvOne ditabrak oleh sebuah...

Momen Seru dari Debat Pilkada Jateng: Ubah Air Asin, Teknologi Satelit hingga Cagub Salah Sebut Wakilnya

Dalam debat perdana Pilkada Jawa Tengah yang digelar pada...