5 Pelatih Terakhir Manchester City, Tersukses Dipegang Pep Guardiola

Date:

Manchester City adalah klub profesional yang bermarkas di Kota Manchester, Inggris. The Sky Blues -julukan Man City- termasuk klub elit yang bermain di English Premier League (Liga Inggris). Rival sekotanya adalah Manchester United (MU).

Selama empat musim terakhir yakni 2020/21, 2021/22, 2022/23, dan 2023/24, Man City sukses mengamankan trofi juara Liga Inggris. Man City tercatat sudah meraih 10 gelar juara Premier League (termasuk dengan liga format lama) sejak 1936/1937.

Pada musim 2022/23, Man City mencetak sejarah. Skuad racikan Pep Guardiola ini menjuarai Liga Champions untuk pertama kalinya. Dalam musim yang sama, Man City juga meraih treble winners dengan tambahan juara Piala FA.

Prestasi The Citizens -julukan lain Man City- di Liga Inggris maupun Eropa tidak lepas dari campur tangan sang pelatih. Jauh sebelum Guardiola datang, Man City beberapa kali mengalami pergantian pelatih. Berikut lima pelatih terakhir yang pernah menukangi The Sky Blues.

1. Sven Goran-Eriksson

Man City mendatangkan Sven Goran-Eriksson untuk menggantikan Stuart Pearce sebagai pelatih klub. Pelatih asal Swedia itu sebelumnya cukup lama menangani Timnas Inggris (2001-2006).

Namun sayang, kepelatihan Sven Goran-Eriksson tidak bisa membawa Man City juara liga. The Sky Blues menempati peringkat 9 klasemen akhir dengan 19 kali kemenangan, 11 hasil imbang, dan 15 kali kalah selama 45 pertandingan.

2. Mark Hughes

Pada Juni 2008, Mark Hughes didatangkan dari Blackburn Rovers F.C. untuk menukangi Man City. Kebersamaan Mark Hughes bersama The Sky Blues tidak berlangsung lama. Ini tidak lepas dari statistiknya yang kurang memuaskan.

Pada musim 2008/09, Man City hanya bertengger di peringkat 10 Premier League. Ia sempat mendapat kepercayaan untuk melanjutkan kepelatihannya. Namun, pada Desember 2009 ia didepak dari Man City.

Selama melatih Man City, situs Transfermarkt mencatat Mark Hughes memenangkan 37 pertandingan, 15 kali imbang, dan 25 kali kalah dari total 77 pertandingan.

3. Roberto Mancini

Roberto Mancini didatangkan Man City dengan harapan bisa membawa The Citizens berprestasi. Mancini memulai musim perdananya pada 2009/10, meskipun ia tidak sepenuhnya dari awal liga.

Di musim perdananya, pelatih asal Italia itu membawa Man City ke peringkat 5 klasemen akhir Premier League, naik drastis dibanding musim sebelumnya. Mantan pelatih Inter Milan itu mempersembahkan trofi Liga Inggris untuk Man City pada musim 2011/12.

Namun, setelah gagal mempertahankan gelar, Mancini hengkang pada 2013. Ia kemudian dikontrak oleh klub asal Turki, Galatasaray.

Rapor Mancini di Man City: 191 pertandingan dengan 113 kemenangan, 38 hasil imbang, dan 40 kekalahan.

4. Manuel Pellegrini

Setelah ditinggal Roberto Mancini, Man City mendatangkan Manuel Pellegrini, pelatih asal Chile yang pernah menjadi juru taktik Real Madrid. Di musim perdananya (2013/14), Manuel Pellegrini langsung membawa The Citizens juara Premier League.

Namun, dua musim berikutnya ia gagal mempertahankan gelar. Alhasil, Man City harus cari pelatih lain yang bisa bawa prestasi untuk The Sky Blues.

Dalam 166 pertandingan saat melatih Man City, Manuel Pellegrini tercatat menorehkan 101 kemenangan, 27 kali imbang, dan 38 kekalahan.

5. Pep Guardiola

Man City kembali mencari pelatih berkualitas yang punya CV bagus di klub sebelumnya. Didatangkanlah Pep Guardiola pada Juli 2016.

Sebelumnya, pelatih asal Spanyol ini menukangi klub raksasa Jerman, Bayern Munchen dan klub La Liga, FC Barcelona. Bersama Munchen ia memenangkan tujuh gelar (2013-2016) dan 14 trofi untuk Barcelona (2008-2012).

Pada musim pertamanya di Man City, Guardiola belum bisa mempersembahkan gelar Premier League. Man City menempati posisi 3 dalam klasemen akhir Liga Inggris musim 2016/2017.

Gelar Premier League pertama dipersembahkan Guardiola untuk Man City di musim 2017/18. Gelar tersebut sukses dipertahankan di musim berikutnya. Namun, pada musim 2010/20 harus puas dengan peringkat 2 klasemen, terpaut 18 poin dari Liverpool.

Setelahnya, selama empat musim berturut-turut (2020/21, 2021/22, 2022/23, dan 2023/24), Guardiola kembali membawa Man City juara Liga Inggris dan mempertahankan gelarnya selama beberapa musim. Rekor Guardiola di Man City adalah memenangkan Liga Champions dan meraih treble winners pada musim 2022/23.

Selama menukangi Man City sejak tahun 2016, Guardiola tercatat sudah menyumbangkan 17 trofi untuk The Sky Blues. Yaitu Premier League (6), Piala FA (2), EFL Cup (4), Community Shield (2), Liga Champions (1), UEFA Super Cup (1), dan Piala Dunia Antarklub (1). Dengan torehan prestasi ini, Guardiola bisa dibilang pelatih tersukses Man City sejauh ini.

Penulis: MHT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Taj Yasin Maimoen Siapkan Rahasia Khusus untuk Hadapi Debat Kedua Pilgub Jateng

Jawa Tengah tengah dipanaskan dengan persiapan ketat dari para...

Pilkada Banjarbaru, Petahana Terancam Diskualifikasi Gara-Gara Hal Ini

Tensi Pilkada Kota Banjarbaru 2024 memuncak dengan isu diskualifikasi...

Cerita Felicia Reporter tvOne Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Pemalang

Mobil yang membawa lima kru tvOne ditabrak oleh sebuah...

Momen Seru dari Debat Pilkada Jateng: Ubah Air Asin, Teknologi Satelit hingga Cagub Salah Sebut Wakilnya

Dalam debat perdana Pilkada Jawa Tengah yang digelar pada...