
Siapa yang pernah dimintai uang beberapa kali sebelum masuk ke tempat wisata? Jika iya, bisa jadi kamu kena pungutan liar (pungli). Ya, praktik pungli memang masih ditemukan di beberapa tempat wisata, khususnya saat waktu liburan tiba.
Bagi pengunjung, adanya pungli di tempat wisata bisa bikin liburannya kurang nyaman. Harusnya liburan asyik untuk melepaskan penat, ini malah membuat emosi karena beberapa kali dimintai uang secara paksa. Praktik pungli juga bisa membuat wisatawan ogah datang ke tempat wisata tersebut.
Biar liburan kamu menyenangkan, yuk simak beberapa tips berikut untuk menghindari pungli di tempat wisata. Dengan tips ini, setidaknya bisa membuat kamu tahu apa yang harus dilakukan jika ada pungli di tempat liburan.
1. Cari Informasi Mengenai Destinasi Wisata
Sebelum berkunjung ke tempat wisata, pastikan kamu telah menggali informasi mengenai destinasi wisata yang bakal dituju. Informasi tentang destinasi wisata bisa kamu dapatkan di internet atau bertanya ke teman yang pernah mengunjungi tempat wisata tersebut.
Informasi yang perlu kamu ketahui meliputi tarif tiket masuk, biaya parkir, sewa kendaraan, wahana, atau jasa pemandu wisata jika dibutuhkan. Namun yang paling penting adalah biaya tiket masuk dan parkir, mengingat dua hal ini kerap jadi sasaran pungli.
2. Hindari Informasi dari Individu atau Agen Perjalanan yang Tidak Dipercaya
Informasi mengenai tempat wisata yang akan dituju harus dicari di website atau media sosial resminya. Jika tidak ada, alternatifnya mencari informasi di media-media khusus traveling yang terpercaya.
Sebaiknya, hindari informasi dari individu atau agen perjalanan yang tidak dipercaya. Kamu harus berhati-hati, karena bisa jadi sasaran pungli dengan biaya liburan semakin mahal.
3. Periksa Keaslian Tiket
Praktik pungli di tempat wisata kerap bermain rapi. Mereka membuat tiket khusus seakan-akan resmi. Oleh karenanya, kamu harus periksa kembali keaslian tiket. Kamu juga perlu berhati-hati saat melakukan transaksi keuangan untuk tujuan wisata.
4. Berani Menolak Pungli
Jika dimintai biaya tambahan di luar tarif resmi, itu bisa terindikasi pungli. Apapun modus punglinya, kamu harus berani menolak praktik tersebut. Ketimbang adu mulut dengan pelaku pungli, lebih baik kamu cari tempat wisata lain yang tidak jauh dari lokasi tersebut.
5. Jangan Takut Melaporkan Praktik Pungli
Apabila menemukan praktik pungli, kamu jangan takut untuk melaporkannya ke pihak berwenang. Bila perlu kamu mendokumentasikannya sebagai bukti. Laporan pungli kamu bisa menjadi evaluasi bagi manajemen wisata atau dinas terkait.
Penulis: MHT


