
Thiago Motta (Ig)
Juventus Tumbang dalam Debut Pelatih Baru, Yuk Intip Profil dan Karier Thiago Motta
Debut Thiago Motta menukangi Juventus berakhir mengecewakan. Si Nyonya Tua dipaksa menelan pil pahit ditumbangkan klub semenjana Jerman, Nurnberg, dengan skor 0-3, di Stadion Max-Morlock, Jumat (26/7/2024).
Meski bertajuk pertandingan pramusim, bagi fans kekalahan telak ini tentu mengecewakan. Namun, Thiago Motta justru cuek.
Thiago Motta tak mempermasalahkan kekalahan timnya. Dia mengaku cukup puas melihat penampilan timnya karena terlihat mengalami perkembangan
“Pertandingan ini mengakhiri minggu latihan yang bagus dan penampilan yang bagus, yang membuat kami puas,” kata Motta di situs resmi klub.
“Hari ini di lapangan kami melihat beberapa kesulitan, terutama di awal pertandingan, dalam mempertahankan penguasaan bola. Di babak kedua kami bermain lebih baik, dan itu hal positif yang dapat kami ambil,” ucap Motta, di situs klub, seperti dilansir situs Bola.net.
Barangkali ketenangan Motta ini karena Juventus hanya menurunkan tim pelapis dalam laga ini. Beberapa pemain penting belum bergabung dalam pemusatan latihan Juventus di Jerman sejak 20 Juli lalu.
Di antaranya, Federico Chiesa, Daniele Rugani, Filip Kostic, Arkadiusz Milik, Wojciech Szczesny, Arthur, Mattia De Sciglio, Danilo, Bremer, Douglas Luiz, dan Weston McKennie.
Nah, tentu banyak yang penasaran dengan sosok Thiago Motta sang arsitek baru Juventus. Simak profil dan perjalanan kariernya, baik sebagai pemain maupun pelatih.
Biodata
Thiago Motta lahir pada 28 Agustus 1982. Ia adalah manajer sepak bola profesional dan mantan pemain sepak bola internasional Italia-Brasil.
Setelah pensiun dari sepak bola profesional pada Mei 2018, Motta menjadi pelatih baru tim U-19 Paris Saint-Germain.
Pada tanggal 21 Oktober, mantan klubnya Genoa, yang saat itu menduduki posisi kedua hingga terakhir di kasta tertinggi Italia, mengumumkan pengangkatannya sebagai manajer baru, menggantikan Aurelio Andreazzoli yang baru saja dipecat.
Pada 5 Juli 2021, Motta ditunjuk sebagai pelatih kepala untuk Spezia.
Karier Klub (Pemain)
- Barcelona B (1999 – 2002)
- Barcelona (2001 – 2007)
- Atletico Madrid (2007 – 2008)
- Genoa (2008 – 2009)
- Inter Milan (2009 – 2012)
- Paris Saint-Germain (2012 – 2018)
Karir Klub (Pelatih)
- Paris Saint-Germain U19 (2018 – 2019)
- Genoa (2019)
- Spezia (2021 – 2024)
- Juventus (2024 – )
Penghargaan (Pemain)
Barcelona
- La Liga: 2004–05, 2005–06
- Supercopa de Espana: 2006
- UEFA Champions League: 2005–06
- Inter Milan
Serie A: 2009–10
- Coppa Italia: 2009–10, 2010–11
- UEFA Champions League: 2009–10
- FIFA Club World Cup: 2010
- Supercoppa Italiana: 2010
- Paris Saint-Germain
- Ligue 1: 2012–13, 2013–14, 2014–15, 2015–16, 2017–18
- Coupe de France: 2014–15, 2015–16, 2016–17, 2017–18
- Coupe de la Ligue: 2013–14, 2014–15, 2015–16, 2016–17
- Trophee des Champions: 2013, 2014, 2015, 2016, 2017
- Brazil
South American Under-17 Football Championship: 1999
italy
- UEFA European Championship runner-up: 2012
Individual
- Don Balon Award – Breakthrough player in La Liga: 2002–03
- Serie A Team of the Year: 2010–11
- Ligue 1 Team of the Year: 2013–14
Penghargaan (Manager)
Serie A Coach of the Month: January 2022
Penulis: Mikail Dzan


