
Bek Timnas Indonesia, Elkan Baggot gagal debut di Premier League usai kembali dipinjamkan Ipswich Town FC ke Blackpool FC, klub League One. Tak urung Profil Blackpool pun kini menjadi sorotan.
Berlabuhnya Elkan Baggot diumumkan oleh Blackpool dalam situs resminya. Elkan Baggot dikontrak dengan kesepakatan peminjaman semusim.
Blackpool rupanya juga berharap banyak dengan keberadaan pemain penting Timnas Indonesia ini. Elkan Baggot disebut tampil mengesankan di League One musim lalu bersama Bristol Rovers, dengan status pinjaman.
“Setelah tampil mengesankan di paruh kedua musim lalu dengan status pinjaman di Bristol Rovers di Sky Bet League One,” demikian tertulis di situs blackpoolfc.co.uk, dikutip Senin (6/8/2024).
Optimisme Elkan Baggot
Sebagai pemain internasional Indonesia, Baggott lulus dari Akademi Ipswich sebelum mendapatkan menit bermain tim utama dengan status pinjaman di Kings Lynn, Gillingham, Cheltenham Town dan Gas.
Bek tengah ini telah bermain sebanyak 24 kali oleh Indonesia dan memiliki tinggi badan enam kaki lima inci, menambah kehadiran bek dengan fisik mumpuni di lini belakang Pool menjelang musim baru.
Baggot sendiri memperlihatkan antusiasmenya bergabung dengan skuad Pool musim 2024-2025.
“Sungguh perasaan yang luar biasa akhirnya berada di sini dan saya bersemangat untuk memainkan peran saya dalam musim yang diharapkan akan menjadi musim yang sukses bagi Klub.
“Saya telah melakukan percakapan yang baik dengan Pelatih Kepala dan Direktur Olahraga selama beberapa minggu terakhir. Cara tim bermain, grup yang sudah ada – semuanya sangat positif. Saya kenal sejumlah pemain lain yang juga ada di sini dan mereka semua menyampaikan hal-hal baik.
“Saya menantikan musim mendatang dan tidak sabar untuk memulainya!,” demikian kata Baggot, melansir di situs resmi klub.
Perbandingkan Blackpool dan Bristol Rovers FC
Meski kembali dipinjamkan, Elkan Baggot terhitung beruntung. Dibandingkan dengan klub musim lalu, Pool punya torehan lebih baik dibandingkan Bristol Rovers.
Blackpool FC di peringkat ke-8 sementara Rovers-15 League One 2023-2024.
Secara kualitas dan sejarah, Blackpool bisa dibilang lebih baik dari Rovers.Menilik dari hal itu, Blackpool tentu diharapkan bisa menjadi tempat yang tepat untuk Elkan terus berkembang.
Profil Blackpool FC
Sejarah Blackpool
Merangkum berbagai sumber, Blackpool didirikan pada 1887. Mereka mengalami masa emas pada awal 1950an.
The Tengerines sempat menjuara Piala FA pada 1953. Stanley Matthews jadi bintang Blackpool kala itu. Matthews turut meraih Ballon d’Or saat masih membela Blackpool pada 1953.
Sempat lama bertahan di kasta teratas, prestasi Blackpool kemudian merosot tajam. Pada awal era Premier League, Blackpool hanya berkutat di divisi bawah.
Nama pada musim 2009/2010, Blackpool bikin kejutan dengan mengamankan tiket promosi ke Premier League via jalur play-off. Kejutan Blackpool berlanjut di awal musim 2010/2011 kala kembali ke Premier League.
Dimotori Charlie Adams, Blackpool sempat memuncaki klasemen Premier League. Namun, mereka kemudian kehabisan bensin hingga harus terdegradasi di akhir musim dengan finis di posisi ke-19.
Setelah degradasi, Blackpool kembali berkutat di divisi bawah. Blackpool bahkan sempat terperosok ke League Two usai klub tak diurus dengan baik oleh pemilik saat itu Karl Oyston. Kondisi Blackpool mulai membaik usai dibeli Simon Sadler pada 2019.
Blackpool Football Club merupakan sebuah tim sepak bola Inggris yang bermarkas di Blackpool, Lancashire pada tahun 1887. Klub ini yang dijuluki sebagai Pool ini memainkan pertandingan kandangnya di Bloomfield Road yang berkapasitas 9.612 penonton. Seragam mereka berwarna oranye putih.
Prestasi Blackpool FC
Juara Divisi II (1): 1929-30
Juara Play-off (3):
1991-92 (Divisi IV)
2000-01 (Divisi III)
2006-07 (Liga Satu)
Piala
Piala FA (1): 1953
Piala Anglo-Italian (1): 1971
Trofi Liga Inggris (2): 2002, 2004, 2016
Piala Lancashire Cup (6): 1936, 1937, 1954, 1994, 1995, 1996
Penulis: Mikail Dzan


