Siaga Serangan Balasan Iran, Israel Dihujani 30 Roket oleh Hizbullah

Date:

Kelompok perlawanan di Lebanon, Hizbullah, menghujani utara Israel dengan rentetan roket pada Minggu (11/8/2024) malam waktu setempat. 30 roket ditembakkan saat Israel tengah waspada terhadap potensi pembalasan dari Iran dan proksinya, menyusul tewasnya pimpinan tertinggi Hamas bulan lalu.

Tembakan roket ke Israel oleh para militan Hizbullah, yang disokong Iran terjadi hampir setiap hari sejak perang Gaza pecah. Serangan itu terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran adanya serangan Iran yang dapat memperluas konflik regional.

Rentetan roket terkini yang ditembakkan Hizbullah dilakukan demi mendukung penduduk Palestina di Gaza dan sebagai pembalasan atas serangan Israel di Lebanon selatan. Serangan Hizbullah terjadi setelah Kantor Berita Nasional Lebanon melaporkan serangan Israel di kota Ma’aroub, Lebanon selatan, melukai 12 orang termasuk enam anak-anak.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyatakan sekitar 30 roket diluncurkan dari Lebanon, seraya menambahkan adanya beberapa roket jatuh di area terbuka. Namun tidak ada korban terluka akibat serangan tersebut.

Sebelumnya, pada Minggu, IDF mengatakan, instruksinya kepada publik tidak berubah di tengah kemungkinan balasan militer dari pasukan Iran, atas pembunuhan pimpinan politik Hamas Ismail Haniyeh di Teheran pada 31 Juli.

“IDF dan lembaga keamanan memantau musuh-musuh kami serta perkembangan di Timur Tengah, dengan fokus pada Iran dan Hizbullah, dan secara berkala menilai situasinya,” kata juru bicara IDF Laksamana Muda Daniel Hagari.

Hagari menambahkan, pasukan IDF dikerahkan dan dipersiapkan dengan kesiagaan tinggi. Jika ada kebutuhan untuk mengubah instruksi, kami akan memperbaruinya melalui pesan di saluran resmi.

Mediator dalam perundingan gencatan senjata antara Israel dan Hamas membuat upaya baru untuk mengundang pihak-pihak yang bertikai ke meja perundingan pekan ini. Hal itu seiring berkembangnya kekhawatiran akan meluasnya konflik tersebut menjadi perang regional.

Analis Politik dan Kebijakan Luar Negeri CNN Barak Ravid melaporkan, menurut dua sumber, intelijen Israel menilai pasukan Iran tengah merencanakan serangan dalam hitungan hari, bahkan sebelum perundingan kesepakatan penyanderaan pada 15 Agustus.

Ketika ancaman serangan dari Iran dan Hizbullah semakin dekat, para pemimpin Amerika Serikat, Qatar dan Mesir mengatakan pihaknya mungkin akan mendesak Israel dan Hamas untuk melakukan gencatan senjata dan kesepakatan sandera di Gaza.

Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengonfirmasi Israel akan mengirim delegasi ke perundingan tersebut.

Hamas mengatakan pihaknya telah meminta mediator untuk menerapkan rencana gencatan senjata berdasarkan pembicaraan sebelumnya seperti yang diajukan Presiden AS Joe Biden dan Dewan Keamanan PBB pada Juli.

Israel Tegang

Al Mayadeen melaporkan, warga Israel tengah menjalani periode “yang menegangkan” dalam mengantisipasi pembalasan Iran atas pembunuhan kepala biro politik Hamas di Teheran, seorang pakar Israel dalam urusan “keamanan nasional” mengatakan pada hari Senin.

Seorang Kolonel Israel, Kolonel Kobi Marom menjelaskan, ini adalah bagian dari strategi Iran untuk melemahkan “Israel”.

Situs Israel Walla! menyebut rumah sakit di Palestina utara yang diduduki berada dalam siaga tinggi, mengkhawatirkan skenario di mana ribuan roket mungkin diluncurkan oleh Hizbullah dan Iran, yang dapat mengakibatkan ribuan korban.
Siska Amelie Fabiola Deil

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Taj Yasin Maimoen Siapkan Rahasia Khusus untuk Hadapi Debat Kedua Pilgub Jateng

Jawa Tengah tengah dipanaskan dengan persiapan ketat dari para...

Pilkada Banjarbaru, Petahana Terancam Diskualifikasi Gara-Gara Hal Ini

Tensi Pilkada Kota Banjarbaru 2024 memuncak dengan isu diskualifikasi...

Cerita Felicia Reporter tvOne Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Pemalang

Mobil yang membawa lima kru tvOne ditabrak oleh sebuah...

Momen Seru dari Debat Pilkada Jateng: Ubah Air Asin, Teknologi Satelit hingga Cagub Salah Sebut Wakilnya

Dalam debat perdana Pilkada Jawa Tengah yang digelar pada...