Presiden Terpilih dan juga Ketua Umum Parati Gerindra, Prabowo Subianto, mengingatkan para ketua umum partai berhati-hati karena dia menyusupkan kader-kader partainya di beberapa partai.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo Subianto dalam sambutan Penutupan Rapimnas Partai Gerindra di Indonesia Arena, GBK, Senayan, Jakarta, Sabtu (31/8/2024), ketika menyebutkan satu per satu tamu undangan mulai dari menteri hingga ketua umum partai.
“Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Bapak Sandiaga Salahudin Uno,” kata Prabowo.
Kader dan tamu undangan pun menyambut riuh dan tepuk tangan ketika nama Sandiaga disebut Prabowo di atas mimbar.
“Bapak Sandiaga Uno kader Gerindra yang saya susupkan ke PPP kemarin,” ujar Prabowo disambut tawa tamu dan peserta Rapimnas.
“Hati-hati ketua umum partai, banyak kader Partai Gerindra yang saya susupkan ke partai partai saudara,” Prabowo berseloroh.
Sandiaga merupakan seorang pegusaha yang kemudian meniti karier di jalur politik sejak 2015. Dua tahun berjalan, dia memutuskan maju di Pilkada DKI Jakarta pada 2017 lalu bersama Anies Baswedan. Keduanya memperoleh 57,96 persen suara sah atau 3.240.987. Mengalahkan pasangan Ahok-Djarot yang memperoleh 42,05 persen atau 2.530.366 suara sah.
Belum genap setahun, atau 10 bulan mendampingi Anies memimpin Jakarta, Sandiaga pamit mundur untuk ikut Pilpres 2019 dan menjadi calon wakil presiden bersama Prabowo Subianto. Seiring itu pula Prabowo meminta dirinya mundur dari Gerindra.
Kegagalan di Pilpres 2019 membuat nama Sandiaga tidak banyak didengar lagi. Jauh berbeda ketika namanya santer disebut ketika Pilkada 2017 dan masa Pilpres 2019. Nama Sandiaga mulai terdengar kembali saat dirinya memutuskan bergabung kembali bersama Gerindra pada Oktober 2019 dengan menempati posisi wakil dewan pembina.
Setahun menjelang Pemilu, tepatnya April 2023, Sandiaga kembali hengkang dari Gerindra. Dia lalu bergabung ke PPP. Partai yang bersiap mengikuti Pemilu 2024 itu memberikan amanat kepada Sandiaga untuk mengisi kursi Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu).
Nama Sandi mencuat kembali di kontestasi Pemilu. PPP mengusung Sandiaga sebagai bakal calon wapres yang akan mendampingi Ganjar Pranowo di Pilpres 2024, sesaat setelah PDIP mendeklarasikan Ganjar Pranowo sebagai capres yang diusungnya.
Namun, Ketua Umum Megawati Soekarnoputri akhirnya memilih Mahfud Md yang kala itu menjabat sebagai Menko Polhukam sebagai pendamping Ganjar. Meski demikian, PPP tetap berada di barisan mendukung Ganjar-Mahfud bersama Perindo dan Hanura.
Di Pemilihan Legislatif, PPP harus menelanpil pahit karena perolehan suara yang seret, yaitu memperolah 5.878.777 suara atau 3,87 persen. Akibatnya, partai berlambang Kakbah ini harus terjungkal dari kursi parlemen.


