Dataran Tinggi Dieng menawarkan pesona yang sukar dicari tandingannya di destinasi wisata lainnya. Dieng adalah perpaduan antara keajaiban alam dan jejak betapa menakjubkannya karya para seniman masa lalu.
Dengan ketinggian di atas 2.200 mdpl, Dieng adalah salah satu permukiman tertinggi di dunia. Di tempat ini, masih tersisa situs kuno, yang menunjukkan bahwa di masa silam, Dieng menjadi semacam pusat kajian dan keagamaan penting.
Pemandangan alamnyapun sangat khas dan unik. Salah satu yang paling terkenal adalah Bukit Sikunir.
Bukit Sikunir populer karena golden sunrisenya. Tiap pagi, terutama pada musim kemarau dan hari libur, ratuan hingga ribuan orang berburu sensasi menyaksikan matahari terbit di bawah suhu beku.
Pada musim kemarau, Suhu Dieng termasuk Bukit Sikunir kerap mendekati 0 derajat Celsius. Beberapa kali dalam semusim, suhu minus sehingga menciptakan fenomena embun es, yang menjadi bonus bagi turis beruntung.
Di Bukit Sikunir, misalnya, wisatawan bisa menyaksikan betapa menakjubkannya terbitnya matahari pada pagi hari di ufuk timur.
Menembus Pemandangan 6 Gunung

Ada dua pilihan bagi wisatawan yang hendak menikmati sunrise di Bukit Sikunir. Menginap di penginapan atau camping.
Apabila menginap di losmen atau homestay, risikonya wisatawan mesti berangkat dinihari melawan udara dingin. Wisawatan juga mesti mendaki menembus gelapnya malam, walau perjalanan di musim kemarau relatif mudah.
Pilihan kedua adalah berkemah. Risikonya, sepanjang malam wisatawan berhadapan langsung dengan hawa beku Dieng yang terkenal.
Jika ingin melihat Golden Sunrise Sikunir dengan jelas tanpa tertutup kabut dan awan, musim kemarau antara Juli- Oktober adalah waktu yang tepat.
“Pada bulan-bulan ini cuaca jarang mendung dan kabut tidak tebal. Ini adalah waktu terbaik untuk mendapatkan spot warna keemasan Golden Sunrise Sikunir dengan jelas,” demikian ulasan di laman Dinas Pariwisata Wonosobo, dikutip Selasa (3/9/2024).
Tidak hanya Golden Sunrise Sikunir saja yang diincar pengunjung Bukit Sikunir Dieng, keindahan lain yang bisa disaksikan di Bukit Sikunir yaitu deretan beberapa gunung tinggi di Pulau Jawa juga menjadi salah satu spot yang diburu pengunjung, terutama dari kalangan pecinta fotografi.
Dari Puncak Sikunir terlihat Gunung Sindoro yang berselimut kabut tipis berdampingan dengan Gunung Kembang dan Gunung Sumbing.
Tidak jauh dari ketiga gunung itu akan terlihat Gunung Merbabu, Gunung Merapi, dan Gunung Ungaran yang menjulang tinggi.
Penampakan gunung-gunung ini akan lebih indah saat matahari berada di atasnya saat pagi hari.
Rute dan Tarif Masuk

Jalur akses dan rute perjalanan menuju Desa Sembungan tempat Bukit Sikunir berada cukup mudah. Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi atau kendaraan sewaan seperti angkot atau ojek.
Jarak dari kota Wonosobo (star di Alun-alun Wonosobo) ke Dieng memakan waktu sekitar 50 menit dengan kendaraan.
Sekiranya perlu juga untuk di ingat bahwa untuk melakukan pendakian ke bukit Sikunir yang pas adalah paling lambat pukul 03.30 malam dini hari, agar anda bisa menyaksikan keindahan munculnya sunrise.
Dan sekali lagi yang perlu diperhatikan untuk membawa pakaian yang cukup tebal karena suhu udara di lokasi bukit Sikunir cukup ekstrime yaitu 10-15 derajat Celsius agar tidak membeku saat menikmati pemandangan yang mempesona tersebut.
Untuk memasuki Kawasan Wisata Bukit Sikunir Anda hanya dikenai biaya tiket masuk hanya Rp5.000 per-orang.
Hal hal yang tidak boleh dilakukan saat melakukan pendakian ke Bukit Sikunir adalah, pengunjung tidak boleh membuang sampah apapun secara sembarangan, pengunjung tidak boleh merusak fasilitas yang ada di Bukit Sikunir, pengunjung harus mematuhi aturan aturan yang sudah tertulis di Bukit Sikunir.


