Pemimpin Gereja Katolik Sedunia sekaligus Kepala Negara Vatikan, Paus Fransiskus bakal melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada 3-6 September 2024. Ia akan menjadi paus ketiga yang pernah melawat ke Tanah Air setelah Paus Paulus VI pada Desember 1970 dan Paus Yohanes Paulus II pada Oktober 1989.
Paus Fransiskus adalah pemimpin Gereja Katolik sedunia ke-266. Fransiskus adalah satu-satunya paus yang berasal dari Amerika Latin dan paus dari non-Eropa pertama sejak Santo Gregorius III dari Suriah wafat pada 741. Selain itu, juga paus pertama dari ordo Jesuit.
Fransiskus terpilih sebagai paus pada hari kedua Konklaf Kepausan 2013, 13 Maret 2013. Dia menggantikan Paus Benediktus yang mengundurkan diri. Sebelumnya, ia adalah Uskup Agung Buenos Aires (1998-2012) dan Kardinal Imam Gereja San Reborto Bellarmino (2001-2013).
Kendati sudah menjadi pemimpin Katolik tertinggi, tapi tidak menghilangkan kepribadiannya yang dikenal sebagai sosok rendah hati dan bergaya hidup sederhana. Dia memiliki komitmen terhadap keadilan sosial.
Latar Belakang Keluarga dan Pendidikan
Paus Fransiskus memiliki nama asli Jorge Mario Bergoglio. Adapun nama Fransiskus digunakan setelah diangkat menjadi paus untuk menghormati tokoh paling dihormati di Gereja Katolik, yaitu Santo Fransiskus dari Asisi.
Paus berkebangsaan Argentina ini lahir dari keluarga imigran Italia di Buenos Aires, 17 Desember 1936. Ia merupakan anak pertama dari lima bersaudara dari pasangan Mario Jose Bergoglio (1908-1959) dan Regina Maria Sivori (1911-1981).
Ia lulus dari teknisi kimia. Namun, dalam perjalanannya, ia memilih menjadi imamat dengan bergabung ke seminari di Villa Devoto dan masuk ke Serikat Yesus pada 1958. Kemudian memegang gelar di bidang filsafat dari Colegio Máximo San José pada 1963.
Jorge Mario sempat mengajar sastra dan psikologi di Colegio de la Inmaculada di Santa Fe, Buenos Aires pada 1964-1965. Kemudian ia mempelajari filsafat dan teologi di Faculty of San Miguel. Sesudah itu, dia mengajar di seminari ini hingga menyandang gelar profesor.
Perjalanan Karier
Pada 13 Desember 1969, Jorge Mario Bergoglio sebagai Imam oleh Uskup Agung Ramon Jose Castellan. Pada 1970-1971, ia kembali melanjutkan pendidikan di Universitas Alcala de Henares, Spanyol. Dia mengikrarkan kaul kekal bersama para Jesuit pada 22 April 1973 Jorge.
Pastor Jorge diangkat sebagai Provinsial Yesuit di Argentina pada 31 Juli 1973. Dia diangkat menjadi Uskup Agung Coadjutor Buenos Aires pada 3 Juni 1997. Kemudian menggantikan Kardinal Quarricano sebagai Uskup Agung, Primata Argentina dan orinaris umat ritus Timur di Argentina setelah meninggal pada 28 Februari 1998.
Paus Yohanes Paulus II mengangkat Jorge sebagai Kardinal dengan gelar San Roberto Bellarmino pada 21 Februari 2001. Ia menjadi Kardinal Imam Gereja San Reborto Bellarmino hingga tahun 2013. Sebagai Kardinal, ia melayani di berbagai komisi dan kongregasi gerejawi.
Kemudian Kardinal Jorge terpilih sebagai paus dalam sidang Konklaf pada 2013. Ia menggantikan Paus Benediktus XVI yang mengundurkan diri karena kondisi fisiknya tidak cukup kuat lagi untuk menjalankan tugas memimpin Vatikan di usia 85 tahun.
Penulis: Chairil Mustami


