Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jateng diprediksi bakal menjadi medan pertarungan paling sengit dalam Pilkada Serentajk 2024. Bagaimana tidak, di Jateng, ada dua calon yang sama-sama jenderal.
Jenderal (Purn) Andika Perkasa yang diusung PDIP merupakan mantan Panglima TNI. Sedangkan KIM Plus menjagokan Komjen (Pol) Ahmad Luthfi, Irjen Kemendag yang juga mantan Kapolda Jateng nyaris lima tahun.
Karena sama-sama jenderal, tak berlebihan jika Pilkada Jateng disebut akan terjadi perang bintang. Apalagi, kedua bakal calon didampingi oleh bakal calon gubernur yang juga berkualitas, Taj Yasin Maimoen mendampingi Ahmad Luthfi dan Hendrar Prihadi mendampingi Andika Perkasa.
Duel seru elit militer juga makin terasa setelah KIM Plus menunjuk AM Putranto sebagai Ketua Tim Pemenangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin. Diketahui, AM Putranto adalah pensiunan perwira tinggi TNI AD, dengan pangkat terakhir Letnan Jenderal.
Pemilihan AM Putranto sebagai ketua tim pemenangan. Menarik disimak adalah profil dan jejak cemerlang AM Putranto selama aktif di militer yang membuatnya dipilih menahkodai tim pemenangan di Pilkada Jateng 2024.
Profil Letjen TNI (Purn) AM Putranto
Letjen TNI (Purn) Anto Mukti Putranto merupakan sosok yang berpengalaman dalam dunia militer dan sosial. Lahir di Jember, Jawa Timur, pada 26 Februari 1964, AM Putranto menempuh pendidikan di Akademi Militer (Akmil) dan lulus pada tahun 1987.
Sebagai perwira dari Korps Infanteri, ia pernah menjabat di sejumlah posisi strategis, termasuk Panglima Divisi Infanteri I/Kostrad dan Panglima Kodam II/Sriwijaya.
Pengalamannya dalam memimpin operasi militer di dalam dan luar negeri menegaskan dedikasinya dalam menjaga keamanan negara.
AM Putranto juga dikenal sebagai sosok yang dekat dengan masyarakat. Salah satu buktinya adalah keterlibatannya dalam kegiatan sosial selama masa dinasnya.
Ia aktif membangun jembatan, memberikan bantuan sosial, hingga memperbaiki fasilitas umum di berbagai daerah yang pernah ia pimpin.
Kepedulian terhadap masyarakat membuatnya dikenang sebagai perwira yang tidak hanya berdedikasi di medan tempur, tetapi juga di bidang kemanusiaan.
Keterlibatan di Dunia Otomotif
Dikutip dari berbagai sumber, selain kiprahnya di dunia militer, AM Putranto juga memiliki kecintaan besar terhadap dunia otomotif. Ia terpilih menjadi Ketua Badan Pembina Ikatan Motor Indonesia (IMI) periode 2021-2024.
Di bawah kepemimpinannya, AM Putranto aktif mendorong perkembangan dunia otomotif di Indonesia, khususnya dalam olahraga off-road. Berbagai komunitas otomotif pun mempercayakan posisinya sebagai Dewan Pembina, seperti JKOne dan Pajero Indonesia One.
Keterlibatannya di dunia otomotif tidak hanya sebatas organisasi. AM Putranto pernah menerima penghargaan IMI Sumsel Awards 2018 atas kontribusinya dalam memajukan dunia off-road di Sumatra Selatan, di mana ia menyediakan lahan track untuk para pecinta olahraga tersebut.
Hal ini memperlihatkan bahwa meskipun telah purna dari militer, AM Putranto tetap aktif berkontribusi di berbagai bidang yang ia cintai.
Karier dan Jabatan Strategis
Dalam karier militernya, AM Putranto banyak berperan dalam operasi militer di dalam maupun luar negeri. Ia pernah terlibat dalam Operasi Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Republik Indonesia-Papua Nugini pada tahun 2000 serta menjadi bagian dari Satuan Tugas Batalyon Mekanis Kontingen (Satgas Yonmek Konga) XXIII-B/UNIFIL di Lebanon Selatan pada tahun 2007.
Berbagai jabatan penting pernah ia emban, mulai dari Komandan Korem 061/Surya Kencana hingga Komandan Pusat Misi Pasukan Perdamaian TNI. Puncak kariernya di militer adalah ketika ia menjabat sebagai Komandan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan, dan Latihan (Kodiklat) TNI AD, sebuah jabatan yang berpengaruh dalam pembinaan prajurit TNI AD.
Riwayat Pendidikan
• Pendidikan Umum
• SD (1976)
• SLTP (1979)
• SLTA (1983)
• S.1 (1996)
Pendidikan Militer
Akabri (1987)
Sussarcab Infanteri (1987)
Lat Sar Para (1988)
Jump Master (1990)
Suslapa I/Inf (1993)
Diklapa II/Inf (1997)
Seskoad (2000)
Susdanyonif (2000)
Susdandim (2004)
Sesko TNI (2011)
Lemhannas
Riwayat Kepangkatan
Letnan Dua (1987)
Letnan Satu (1991)
Kapten (1994)
Mayor (1998)
Letnan Kolonel (2002)
Kolonel (2010)
Brigadir Jenderal (2013)
Mayor Jenderal (2016)
Letnan Jenderal (2018)
Riwayat Jabatan Militer (Mulai Pangkat Mayor)
Mayor
Kasi Dok/Turjuk Linud Pussenif (1998)
Pamen Pussenif (Dik Seskoad)
Ps. Danyonif Linud 433/Julu Siri (2000)
Dansatgas Yonif Mekanis TNI Kongo (2000)
Danyonif Linud 433/Julu Siri (2001)
Letnan Kolonel
Pabandya Ops Sops Kostrad (2002)
Dandim 1422/Maros (2004)
Dandim 1408/BS Makassar (2005)
Kasbrigif Linud 3/ Tri Budi Sakti (2006)
Waaster Kaskostrad (2008)
Kolonel
Danbrigif Linud 18/Trisula (2009)
Danmentar Akmil (2011)
Danrem 061/Surya Kencana (2012)
Paban VI/Binorg Srenad (2012)
Brigadir Jenderal
Dan PMPP TNI (2013—2016)
Mayor Jenderal
Pangdivif 1/Kostrad (2016—2017)
Pangdam II/Sriwijaya[3] (2017—2018)
Letnan Jenderal
Dankodiklatad (2018—2022)
Sipil
Asisten Khusus Menteri Pertahanan Prabowo Subianto untuk Matra Darat Bidang Alutsista (2022—Sekarang)


