10 Fakta Dugaan Mahasiswa Unsoed Jual Mahasiswi, Simak Supaya Tak Gagal Paham

Date:

Mahasiswa Unsoed Diduga Jual Mahasiswi, Iming-iming Bintang Iklan dan Artis

Seorang mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), berinisial MRA, diduga terlibat dalam kasus perdagangan orang yang berujung pada kekerasan seksual. Sejauh ini, empat mahasiswi telah bersaksi sebagai korban, dengan satu di antaranya mengalami perkosaan.

Dihimpun beberapa sumber, kasus ini bermula ketika seorang pria yang mengaku sebagai pencari talenta mendatangi lingkungan kampus Unsoed. Ia menawarkan mahasiswi untuk menjadi bintang iklan, serta artis sebuah tawaran yang ternyata penuh tipu daya.

Ketua Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) Unsoed, Tri Wuryaningsih, menjelaskan bahwa MRA, mahasiswa Fakultas Hukum, turut berperan dalam meyakinkan para korban untuk percaya pada tawaran tersebut.

“Sudah ada empat korban yang kami mintai keterangan, semuanya wanita,” kata Triwur saat dikonfirmasi media baru-baru ini.

“MRA mencoba meyakinkan calon korbannya bahwa pria yang mengaku sebagai pencari talenta itu adalah pamannya, dan tawaran tersebut benar adanya,” lanjutnya.

Dari Tawaran Bintang Iklan ke Kekerasan Seksual

Dalam kronologi yang dijelaskan oleh Triwur, tawaran menjadi bintang iklan berubah menjadi intimidasi seksual.

“Korban diiming-imingi menjadi bintang iklan, tapi ujung-ujungnya mereka diancam harus mau berhubungan seksual. Pelaku bahkan mengatakan, ‘Kalau kamu mau jadi bintang iklan, kamu harus mau dengan saya. Kamu itu sudah tidak perawan kan?’,” jelasnya.

“Intinya memang ada pihak luar yang mengatasnamakan orang dari (menyebut rumah produksi). Dia (mengaku) kenal (menyebut nama produser besar), lalu yang menerbitkan (menyebut artis ternama) dan sebagainya. Intinya mencari talent bintang iklan (menyebut salah satu merek),” kata Tri Wuryaningsih Senin (9/9/2024)

Salah satu korban yang telah memberikan kesaksiannya mengaku sampai diperkosa oleh pelaku. “Ada yang sudah menjadi korban, dan kita sudah berkoordinasi dengan kepolisian,” tambah Triwur.

Penyelidikan Polisi

Kasat Reskrim Polresta Banyumas, Kompol Andryansyah Rithas Hasibuan, memastikan bahwa kasus ini sedang dalam penyelidikan. Namun, ia menekankan bahwa belum ada indikasi yang jelas terkait tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

“Ada pengaduan penipuan, di mana korban diiming-imingi jadi bintang iklan. Ketemuannya di hotel, tapi waktu diperiksa, korban masih dalam kondisi trauma dan belum sampai pada tahap persetubuhan,” jelas Kompol Andryansyah, Kamis (12/9/2024).

Kasus ini telah mendapat perhatian serius dari pihak kampus dan kepolisian. Satgas PPKS Unsoed terus menggali informasi lebih lanjut untuk mengungkap semua pelaku yang terlibat. Di sisi lain, kepolisian sedang memfokuskan penyelidikan terhadap modus yang digunakan pelaku dalam menjebak mahasiswi dengan tawaran-tawaran palsu.

“Proses ini masih berjalan. Kami sedang mengumpulkan bukti-bukti dan menunggu hasil investigasi lebih lanjut,” ujar Kompol Andryansyah.

Triwur menegaskan komitmen Satgas PPKS Unsoed untuk memberikan pendampingan dan perlindungan kepada korban. “Kami siap mendukung para korban untuk mendapatkan keadilan dan perlindungan yang layak. Ini adalah bagian dari tugas kami untuk menciptakan lingkungan kampus yang aman dan bebas dari kekerasan seksual,” tegasnya.

Saat ini, MRA masih dalam tahap investigasi, dan pihak universitas belum mengambil tindakan disipliner. “Kami masih meminta keterangan dari para korban dan saksi untuk mendalami sejauh mana keterlibatan MRA dalam kasus ini,” tutup Triwur.

Berikut sederet fakta terkait kasus dugaan perdagangan orang dan kekerasan seksual yang melibatkan mahasiswa Unsoed:

1. Tersangka MRA adalah Mahasiswa Fakultas Hukum Unsoed
MRA, seorang mahasiswa Fakultas Hukum di Universitas Jenderal Soedirman, diduga terlibat dalam kasus perdagangan orang dan kekerasan seksual terhadap mahasiswi Unsoed.

2. Empat Mahasiswi Menjadi Korban
Empat mahasiswi telah bersaksi sebagai korban, dengan satu di antaranya mengaku menjadi korban perkosaan.

3. Modus dengan Tawaran Jadi Bintang Iklan
Pelaku utama, seorang pria yang mengaku dari rumah produksi, mendatangi kampus Unsoed dan menawarkan mahasiswi menjadi bintang iklan sebagai cara untuk menjerat mereka.

4. MRA Terlibat dengan Merekomendasikan Pelaku
MRA membantu meyakinkan para korban bahwa pria yang mengaku dari rumah produksi tersebut adalah pamannya dan tawaran itu sah. Ini membuat para korban percaya dan mengikuti arahan pelaku.

5. Korban Diancam untuk Berhubungan Seksual
Para korban ditekan dan diancam untuk berhubungan seksual dengan pelaku, yang mengatakan bahwa itu adalah syarat untuk menjadi bintang iklan. Pelaku menggunakan intimidasi seksual dalam prosesnya.

6. Pertemuan Dilakukan di Hotel
Pelaku mengatur pertemuan dengan korban di hotel, di mana upaya untuk melakukan kekerasan seksual terjadi. Salah satu korban mengaku mengalami perkosaan.

7. Satu Korban Mengalami Pemerkosaan
Dari empat korban yang memberikan kesaksian, satu mahasiswi mengaku telah menjadi korban pemerkosaan oleh pelaku.

8. Kasus dalam Tahap Penyelidikan
Polresta Banyumas telah memulai penyelidikan kasus ini. Namun, hingga saat ini belum ada indikasi yang jelas terkait tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

9. Koordinasi dengan Kepolisian
Satgas PPKS Unsoed telah berkonsultasi dengan kepolisian untuk menindaklanjuti laporan ini, dan investigasi lebih lanjut sedang berlangsung.

10. Korban Sedang Dalam Proses Trauma Healing
Beberapa korban mengalami trauma serius akibat kejadian ini, dan mereka saat ini sedang menjalani proses trauma healing untuk pemulihan psikologis.

Penulis: Purba Handayaningrat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Taj Yasin Maimoen Siapkan Rahasia Khusus untuk Hadapi Debat Kedua Pilgub Jateng

Jawa Tengah tengah dipanaskan dengan persiapan ketat dari para...

Pilkada Banjarbaru, Petahana Terancam Diskualifikasi Gara-Gara Hal Ini

Tensi Pilkada Kota Banjarbaru 2024 memuncak dengan isu diskualifikasi...

Cerita Felicia Reporter tvOne Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Pemalang

Mobil yang membawa lima kru tvOne ditabrak oleh sebuah...

Momen Seru dari Debat Pilkada Jateng: Ubah Air Asin, Teknologi Satelit hingga Cagub Salah Sebut Wakilnya

Dalam debat perdana Pilkada Jawa Tengah yang digelar pada...