Baru-baru ini, media sosial dipenuhi unggahan tentang konser Bruno Mars yang digelar di Jakarta International Stadium (JIS). Konser yang digelar di 3 tanggal berbeda itu belum seberapa jika dibandingkan dengan rekor konser musik paling lama di dunia.
Melansir situs resmi Guinness World Records, Senin (16/9/2024) rekor konser musik paling lama di dunia digelar selama 437 jam 54 menit 40 detik di Kanada. Konser tersebut dilakukan sejumlah penyanyi dan band yakni Kevin Ker, Shaen Armstrong dan Epidemic Music Group.
Konser musik digelar di Earl of Whitchurch, Ontario, Kanada dari 17 Maret hingga 5 April 2017. Konser yang digelar selama 18 hari lamanya itu merupakan konser yang didedikasikan oleh para musikus Kanada untuk negaranya.
Epidemic Music Group memilih untuk memecahkan rekor ini guna mempersatukan bangsa Kanada selama perayaan ulang tahun negara yang ke-150 saat itu.
“Itu sungguh gila. Tapi kami berhasil melakukannya. Semua musisi yang terlibat punya alasan masing-masing, ada yang melakukan hal ini demi promosi, ada pula yang melakukannya demi komunitas, tapi kami semua benar-benar ingin melakukannya,” tutur Ker.
Setiap detik pertunjukan untuk lebih dari 400 aksi musisi harus didokumentasikan dengan cermat. Sebanyak delapan kamera merekam konser tersebut non-stop dan menghasilkan video seberat enam terabyte.
Lantas daftar set referensi silang, pernyataan saksi, catatan pemain, foto, liputan media diserahkan pada petugas dari Guiness World Record.
Dalam konser tersebut, tidak ada jeda waktu lebih dari 30 detik selama keseluruhan pertunjukan. Pergantian musisi di atas panggung juga tidak boleh lebih dari lima menit.
Ker mengatakan, dirinya sendiri cukup bersikeras membentuk tim terbaik serta menginspirasi semua orang untuk memiliki visi yang sama untuk negara. Dan semuanya terbayar setelah seluruh rangkaian konser berhasil terselesaikan dan rekor dunia ikut terpecahkan.


