Seorang pria yang jadi korban penganiayaan diduga dicungkil bola matanya saat mengikuti festival motor Vespa di Lapangan Bina Marga, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Sabtu (14/9/2024) malam sekitar pukul 22.30 WIB. Kejadian ini viral dan menghebohkan warganet di media sosial.
Kepada wartawan, Rifail (28) yang mengikuti acara tersebut menceritakan detik-detik kejadian penganiayaan. Menurutnya, kejadian tersebut bermula ketika korban mengobrol dengan sesama peserta festival. Dia juga diajak untuk ikut menyapa teman-teman Vespa lainnya.
“Saya awalnya sedang minum-minum di pojokan dekat panggung. Pas minuman habis, korban ngajak jalan-jalan ke pojok dan menyapa kawan lamanya,” cerita Rifail, Jumat (20/9/2024).
Rifail mengaku tidak tahu apa obrolan yang dibahas saat itu. Sebab, dia juga mengobrol dengan teman lainnya. Tiba-tiba terjadi cekcok antara korban dan pelaku yang mengakibatkan korban dipukuli.
“Korban dipukuli, diinjak-injak. Saya noleh mau nolongin, dia sudah diseret dan saya pun diinjak-injak sampai dibawa ke pojokan situ, baru dikerubuti,” katanya.
Rifail mengaku tidak melihat saat pria tersebut dicungkil bola matanya sebagaimana yang dinarasikan di media sosial. Dia hanya melihat korban tersebut dianiaya.
“Saya nggak ngelihat itu pas dicungkilnya. Pas dikerubutinya saya lihat,” ujarnya.
Saksi mata yang menceritakan kejadian ini tidak mengetahui permasalahan yang terjadi antara korban dan pelaku. Menurut informasi yang ia dapatkan, korban asal Cileungsi dan pelaku disebut orang Cikarang.
Menurut akun Instagram @historivespaindonesia yang mengunggah penjelasan panitia, penganiayaan tersebut terjadi karena pelaku dan korban dalam pengaruh alkohol. Kejadian bermula ketika pelaku membawa wanita yang merupakan mantan istri korban.
“Awalnya si cewek ini dibotolin kepalanya sampai luka sama si korban. Pelaku yang membawa mantan istri korban gak terima, akhirnya baku hantam, keduanya sama-sama sedang dalam alkohol,” demikian tulisan unggahan yang beredar.
Penjelasan Polisi
Kapolsek Gunung Putri AKP Aulia Robby membenarkan ada kejadian penganiayaan dan pencungkilan bola mata korban di acara festival Vespa di Gunung Putri. Aulia mengatakan pihaknya tengah menyelidiki dan memburu pelaku.
“Pelakunya masih kita buru sampai saat ini,” kata Aulia kepada wartawan, Kamis (19/9/2024).
Aulia mengatakan kepolisian belum bisa membeberkan kronologi dan penyebab kejadian penganiayaan. Pasalnya, pihaknya tengah mendalami peristiwa tersebut. Saat ini, sudah ada tiga orang saksi yang dimintai keterangan oleh penyidik.
“Kita belum bisa menyimpulkan kronologi atau motifnya seperti apa. Masih pendalaman, masih didalami,” tandasnya.
Penulis: Mustami


