Awal tahun ini, seorang fotografer satwa liar asal Jerman, Tom Vierus memulai ekspedisi fotografi World Wildlife Fund (WWF) di pulau New Britain, Papua Nugini. Tak disangka, setelah memotret berbagai spesies burung, ia justru berhasil mengambil foto pertama di dunia dari spesies langka yang telah puluhan tahun dianggap punah.
Melansir laman Thedodo, Selasa (30/9/2024), selama perjalanannya, Vierus terus memotret berbagai spesies burung tanpa mengenali semua jenisnya. Salah satu burung yang tidak dikenalnya itu memiliki tubuh berwarna abu-abu, berwajah oranye, dengan mata merah.
Pria yang juga seorang pakar biologi kelautan ini lalu mencoba mencari tahu jenis burung misterius tersebut dengan mengunggah fotonya ke iNaturalist, sebuah platform untuk mengidentifikasi hewan dan tumbuhan berbasis komunitas. Hasilnya, salah satu komentar mengenai burung itu sungguh membuatnya terkejut.
Salah satu komentator menyatakan burung yang ia unggah adalah seekor Goshawk New Britain. Seorang pengguna lain bahkan menyatakan keterkejutannya dengan menanyakan keaslian foto tersebut.
“Apakah ini sah? Ini seharusnya merupakan spesies yang sudah lama hilang (punah),” tulisnya di kolom komentar.
Pada saat foto Vierus diambil, dokumentasi terakhir Goshawk New Britain tercatat ditemukan pada 1969 dan disimpan di Museum of Natural History di New York. Burung itu belum pernah difoto, dan foto Vierus merupakan potret pertamanya di dunia.
Beberapa komentator iNaturalist lainnya mengonfirmasi bahwa burung itu sebenarnya adalah seekor Goshawk New Britain, dan Vierus adalah orang pertama yang mengambil foto spesies tersebut.
“Saya tidak menyadari pentingnya hal ini pada saat itu. Sungguh kejutan yang luar biasa karena foto ini sepertinya merupakan foto pertama dari ‘spesies yang hilang’,” kata Vierus dalam siaran pers WWF.
Penting untuk dicatat bahwa meskipun burung Goshawk New Britain dianggap “punah”, ada beberapa penampakan burung langka tersebut oleh masyarakat Papua, Austronesia, dan masyarakat adat lain yang tinggal di pulau tersebut. Dalam bahasa setempat, burung itu disebut keango atau kulingapa.
Meski kebanyakan orang menyamakan wajah oranye burung itu dengan burung berwarna-warni seperti beo atau macaw, Goshawk New Britain sebenarnya adalah burung pemangsa. Maka seperti burung pemangsa lainnya, goshawk adalah karnivora yang memiliki penglihatan yang sangat baik.
Sayangnya, burung yang sulit ditangkap ini tergolong spesies yang sangat rentan karena habitatnya telah hilang. Vierus berharap fotonya dapat menginspirasi peningkatan upaya konservasi.
“Sungguh luar biasa melihat bagaimana fotografi konservasi dapat membantu menjaga kawasan dengan mendokumentasikan keanekaragaman hayati yang ada dan juga menjadi pengingat betapa pentingnya penyampaian cerita secara visual,” terang Vierus.
Para pecinta burung dari seluruh dunia sangat gembira karena akhirnya bisa melihat burung yang selama puluhan tahun hilang, muncul kembali dari tangkapan seorang fotografer.
“Sungguh temuan bersejarah!” salah satu pengguna menulis di iNaturalist.
Penulis: Amelie Fabiola


