Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru-baru ini mengunggah momen spesial di akun Instagramnya @jokowi, menunjukkan keakraban saat makan malam bersama Presiden Terpilih, Prabowo Subianto.
Momen tersebut diabadikan pada Selasa malam (8/10) dan menjadi sorotan menjelang pelantikan Prabowo pada 20 Oktober mendatang.
Pasalnya, hubungan keduanya kini diisukan tak lagi semesra sebelumnya. Terlebih, banyak rumor yang beredar terkait keretakan Prabowo-Jokowi.
Jokowi mengungkapkan bahwa makan malam tersebut adalah waktu untuk berdiskusi santai dengan sang penerus. Dalam unggahannya, ia menyebut, “Diskusi santai sambil santap malam bersama Presiden Terpilih Pak @prabowo. Tidak terasa dua jam lebih.”
Kedua pemimpin tampak akrab, duduk di meja persegi panjang di Restoran Plataran, Gelora Bung Karno, Jakarta. Jokowi mengenakan kemeja panjang putih, sementara Prabowo terlihat dalam pakaian safari berwarna krem.
Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, menyampaikan bahwa dalam pertemuan ini, Jokowi dan Prabowo membicarakan beragam topik penting. Menurut Ari, komunikasi yang erat antara keduanya sangat diperlukan untuk memastikan transisi pemerintahan berjalan dengan mulus.
Ia menyatakan, “Kebersamaan antar-dua pemimpin bangsa ini sangat diperlukan untuk memastikan proses transisi pemerintahan berjalan dengan baik dan lancar.”
Isu dan Rumor Menyertai Makan Malam
Makan malam ini juga diadakan di tengah isu yang beredar mengenai hubungan antara Prabowo dan Gibran Rakabuming Raka, anak sulung Jokowi yang juga terpilih sebagai Wakil Presiden.
Isu tersebut muncul setelah viral akun Fufufafa di Kaskus mengolok-olok Prabowo. Meski demikian, Mensesneg Pratikno menjelaskan bahwa pertemuan itu bersifat private dan fokus pada keberlanjutan hubungan antar-pemimpin.
“Saya sangat senang sekali proses transisi ke pemerintahan ini, kita harapkan yang tinggal 12 hari berjalan dengan baik dan mulus,” ungkap Jokowi dalam kesempatan terpisah, saat meresmikan pembukaan BNI Investor Daily Summit di JCC, Jakarta Pusat.
Ia juga menyoroti tantangan yang dihadapinya saat bertransisi dari Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun 2014, di mana konsolidasi para menteri memerlukan waktu cukup lama.
Menatap Pelantikan
Prabowo Subianto dijadwalkan dilantik bersama Gibran pada 20 Oktober mendatang dalam Sidang Paripurna MPR. Ketua MPR Ahmad Muzani memastikan bahwa pelantikan akan dilakukan sesuai dengan aturan yang ada.
Dengan pelantikan yang semakin dekat, kehadiran Jokowi dan Prabowo dalam makan malam ini menegaskan komitmen untuk menjaga kestabilan dan keberlanjutan pemerintahan.
Makan malam yang digelar dalam suasana santai ini bukan hanya menjadi ajang untuk berdiskusi, tetapi juga menunjukkan bahwa kedua pemimpin, meskipun berasal dari latar belakang politik yang berbeda, dapat menjalin komunikasi dan kerja sama yang baik untuk kepentingan bangsa.
Penulis: Purba Handayaningrat


