Jagat maya dibikin heboh oleh beredarnya video seorang pria diduga Liam Payne terjatuh dari gedung bertingkat. Netizen menduga personel One Direction itu sengaja menjatuhkan diri, alias bunuh diri.
Dalam video berdurasi sekitar 10 detik itu, pria itu semula berpegangan pada daun jendela. Lantas, ia melepas (atau terlepas) pegangannya sehingga terjatuh dan membentur cor beton di dasar gedung.
Belakangan dipastikan, pria yang jatuh dari lantai tiga kamar sebuah hotel di Argentina tersebut adalah Liam Payne.
Sempat dilarikan ke rumah sakit, Liam Payne akhirnya mengembuskan napas terakhir akibat cedera yang dideritanya akibat terjatuh. Kasus kematian Liam dibenarkan pihak Kepolisian setempat.
Penyebab kematiannya belum diumumkan dengan pasti. Namun, pihak kepolisian kini tengah melalui proses autopsi untuk penyelidikan lebih lanjut.
Pihak Kepolisian Buenos Aires sendiri mengaku mendapatkan laporan tentang ‘seorang pria agresif dalam pengaruh obat-obatan atau alkohol’.
Payne dilaporkan mengalami cedera yang serius dan berakibat fatal.
Sedang Melalui Masa Sulit
Liam Payne dikabarkan tengah melalui masa krisis sebelum meninggal dunia pada Kamis (17/10).
Seorang sumber yang mengenal Payne mengatakan bahwa eks personel One Direction itu tengah melalui tahun-tahun terakhir hidupnya dalam sebuah krisis.
“Liam telah mengalami siklus perilaku yang merusak dalam waktu yang lama,” ujar sumber yang tak disebutkan namanya pada Page Six.
“Dia terbuka tentang perjuangannya, tetapi terkadang mencoba untuk meremehkannya. Setan-setan yang ada dalam dirinya jauh lebih buruk daripada yang dia akui,” tambahnya.
Karier Liam Payne
Musisi kelahiran 1993 itu memulai kariernya setelah mengikuti ajang pencarian bakat The X Factor pada tahun 2008. Para juri kemudian menyatukannya dengan Harry Styles, Zayn Malik, Niall Horan, dan Louis Tomlinson untuk membentuk One Direction.
Boyband ini telah merilis empat album studi yang sukses hingga mengumpulkan fanbase yang kuat secara global.
Setelah merilis album terakhir Made in the AM pada tahun 2016 tanpa Zayn Malik, One Direction mengumumkan hiatus tanpa batas waktu, namun tidak bubar.
Payne sendiri sempat mengumumkan tengah menggarap album solo pada tahun yang sama, mengikuti jejak anggota band lainnya.
Terkait Cedera akibat Terjatuh dari Ketinggian
Secara global, jatuh merupakan masalah kesehatan masyarakat yang utama. Diperkirakan ada 684 ribu kasus jatuh yang berakibat fatal terjadi setiap tahun, menjadikannya penyebab kematian akibat cedera tak disengaja terbanyak kedua, setelah cedera lalu lintas jalan raya.
Dikutip dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), lebih dari 80 persen kematian akibat jatuh terjadi di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah, dengan wilayah pasifik Barat dan Asia Tenggara menyumbang 60 persen dari kematian ini. Beberapa cedera yang dapat terjadi akibat terjatuh, di antaranya:
Memar dan terkilir. Ini termasuk cedera yang paling ringan. Meskipun tidak mengancam jiwa, cedera ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan yang signifikan dan waktu istirahat kerja.
Fraktur. Tulang yang sering patah meliputi pergelangan tangan, pergelangan kaki, dan tulang rusuk. Cedera ini bisa parah dan memerlukan waktu pemulihan yang lama.
Cedera kepala dan tulang belakang dapat menyebabkan kecacatan jangka panjang, termasuk kelumpuhan atau kerusakan otak, dan bisa juga berakhir dengan kematian akibat seriusnya cedera.


