Giorgio Armani, pendiri rumah fashion mewah asal Italia mengatakan dirinya berencana pensiun dari perusahaannya dalam dua atau tiga tahun ke depan. Desainer fashion paling terkenal di Italia tersebut kini telah menginjak usia 90 tahun dan tanpa anak, Armani tidak memiliki pewaris untuk perusahaan internasional miliknya.
Hingga kini, Armani masih sering menepis pertanyaan tentang bagaimana perusahaan berjalan tanpa dirinya. Dia masih aktif mengendalikan kerajaan bisnis yang ia temukan hampir 50 tahun lalu.
Namun melansir laman Sky News, Selasa (15/10/2024), tanpa anak yang dapat mewarisi perusahaan tersebut, banyak spekulasi tentang kelanjutan bisnis tersebut dalam jangka panjang.
“Saya masih bisa bertahan memimpin perusahaan hingga dua atau tiga tahun lagi. Tidak lebih dari itu, karena bisa berdampak negatif,” terang Armani.
Saat ditanya apakah ia dapat bertahan lebih lama dari waktu tersebut atau tidak, Armani mengaku sudah kesulitan tidur di malam hari.
“Saya lupa rasanya tidur lelap dan tenang yang dulu pernah saya rasakan. Kini saya mulai bermimpi di malam hari dan mimpi tersebut tentang membangun masa depan saya,” tuturnya.
Armani mengatakan, di masa depan ia berharap tidak berperan sebagai pengambil keputusan penting di perusahaan. Ia mengaku menerima sedikit desakan dari para investor potensial dari luar, tapi saat ini tidak berminat untuk membuka peluang tersebut.
Demi mempertahankan kemandirian perusahaan di masa depan, ia mengatakan telah membangun semacam struktur, proyek dan protokol khusus untuk mengatur penerus bisnisnya. Meski hingga kini hal tersebut tidak secara detail ia gambarkan dan masih menjadi rahasia pribadi.
Amelie Fabiola


