Biadab dan Kian Membabi Buta, Israel Serang Komplek Rumah Sakit di Gaza

Date:

Isu gencatan senjata tampaknya tidak ada dalam agenda Israel. Awal pekan ini, Israel kembali meluncurkan serangan udara ke kompleks rumah sakit di pusat Gaza, tempat para pengungsi Palestina mencari perlindungan dari serangan Israel di wilayah yang terkepung.

Empat orang tewas dan puluhan orang luka-luka akibat serangan tersebut. Serangan dini hari pada Senin (14/10/2024) itu terjadi di dekat kompleks Rumah Sakit Martir Al-Aqsa dan menyebabkan api menyapu seluruh tenda penampungan yang penuh sesak. Sejumlah video yang tersebar di media sosial memperlihatkan para penyelamat berjuang menyelamatkan orang-orang sambil berusaha memadamkan kobaran api.

Juru bicara militer Israel Avichay Adraee mengatakan angkatan udaranya melakukan serangan pada pusat komando dan kendali yang digunakan kelompok bersenjata Palestina Hamas. Hal itu ia sampaikan tanpa memberikan bukti benar atau tidaknya keberadaan pusat komando tersebut.

Pasukan Israel beberapa kali menyerang fasilitas medis di Gaza sejak serangan dimulai lebih dari setahun yang lalu. Dalam beberapa bulan terakhir, militer Israel berulang kali menyerang tempat penampungan dan tenda-tenda yang ramai, lalu berdalih kelompok bersenjata Hamas yang menjadi targetnya.

“Apa yang terjadi adalah kami terbangun (dini hari) dan melihat asap, api, api, dan potongan-potongan api berjatuhan di tenda dari segala arah. Ledakan tersebut membuat kami ketakutan di dalam tenda dan di luar tempat kami tinggal di belakang Rumah Sakit Al-Aqsa,” kisah Om Ahmad Radi, salah satu korban selamat di lokasi kejadian.

Menurutnya, mobil pemadam kebakaran tidak bisa menjangkau lokasi kejadian. Ada banyak yang terbakar serta orang-orang yang terluka hampir di seluruh tempat.

“Jumlah kebakaran dan ledakan sangat besar. Kami menyaksikan salah satu malam paling mengerikan dan brutal yang pernah terjadi,” terang Radi.

Relawan ahli bedah Mohammad Tahir mengatakan, dirinya menangani korban dengan luka bakar di 60 hingga 80 persen tubuh mereka, banyak diantaranya tidak dapat bertahan hidup.

“Mereka bahkan tidak akan sampai ke ICU. Mereka akan mati,” katanya kepada Al Jazeera dari luar rumah sakit.

Saking horornya pemandangan pagi itu, Tahir bahkan merasa kehidupan di sana tidak nyata. Hal tersebut kemungkinan berlanjut dan penderitaan sebesar itu harus ditanggung masyarakat Gaza.

Tenda Pengungsi Hancur

Catatan rumah sakit menunjukkan bahwa empat orang tewas dan 40 luka-luka. Menurut Rumah Sakit Martir Al-Aqsa, sebanyak 25 orang dipindahkan ke Rumah Sakit Nasser di Gaza selatan setelah menderita luka bakar parah.

Kantor Media Gaza mengatakan ini adalah ketujuh kalinya tahun Israel menyerang halaman Rumah Sakit Al-Aqsa dan yang ketiga kalinya dalam beberapa minggu terakhir. Serangan itu menewaskan warga Palestina dan sebagian lainnya terpaksa meninggalkan rumah mereka.

Jurnalis Al Jazeera Hani Mahmoud melaporkan dari Deir el-Balah, mengatakan lebih dari 20 tenda hancur dalam serangan itu.

“Ada banyak orang di dalam tenda saat api membesar, namun tidak bisa diselamatkan. Kami melihat banyak (kematian) karena tenda-tenda ini berdekatan satu sama lain, saling membelakangi, dan didirikan di ruang kecil di dalam halaman rumah sakit,” papar el-Balah.

Pekan lalu, Komisi Penyelidikan Internasional Independen (CoI) PBB merilis sebuah laporan yang menemukan bahwa Israel melakukan kebijakan bersama untuk menghancurkan sistem pelayanan kesehatan Gaza.

Serangan terhadap Rumah Sakit Martir Al-Aqsa terjadi setelah sedikitnya 22 orang tewas dan 80 lainnya terluka pada Minggu malam ketika tank-tank Israel menembaki sebuah sekolah yang menampung para pengungsi di Nuseirat, Gaza tengah.

Sejauh ini, serangan Israel terhadap Gaza telah menghancurkan sebagian besar wilayah tersebut dan membuat sekitar 90 persen dari 2,3 juta penduduknya mengungsi, dan banyak darinya yang terpaksa mengungsi berulang kali.

Amelie Fabiola

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Taj Yasin Maimoen Siapkan Rahasia Khusus untuk Hadapi Debat Kedua Pilgub Jateng

Jawa Tengah tengah dipanaskan dengan persiapan ketat dari para...

Pilkada Banjarbaru, Petahana Terancam Diskualifikasi Gara-Gara Hal Ini

Tensi Pilkada Kota Banjarbaru 2024 memuncak dengan isu diskualifikasi...

Cerita Felicia Reporter tvOne Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Pemalang

Mobil yang membawa lima kru tvOne ditabrak oleh sebuah...

Momen Seru dari Debat Pilkada Jateng: Ubah Air Asin, Teknologi Satelit hingga Cagub Salah Sebut Wakilnya

Dalam debat perdana Pilkada Jawa Tengah yang digelar pada...