Raja Charles akan bepergian dengan membawa barang-barang mengejutkan dalam tur ke luar negeri – termasuk darah
Raja Charles akan melakukan perjalanan panjang ke Australia untuk melakukan kunjungan resmi pertamanya ke negara tersebut sejak menjadi raja dan didiagnosa mengidap kanker. Dengan penyakit yang diidapnya tersebut, sang raja ternyata membawa barang-barang yang mengejutkan dalam turnya ke luar negeri, termasuk pasokan darah.
Raja Charles dan Ratu Camilia, akan memulai perjalanan panjang ke Australia pada Kamis (17/10/2024) dan akan berkunjung ke Sydney dan Canberra dalam tur selama sembilan hari. Ia juga akan menghadiri Commonwealth Heads of Government Meeting (Chogm). Perjalanan tersebut juga merupakan kunjungan besar pertamanya ke luar negeri sejak didiagnosa mengidap kanker awal tahun ini.
Di usianya yang sudah menginjak 75 tahun ditambah kanker yang dideritanya, Raja Charles terpaksa menghentikan perawatannya selama 11 hari saat ia berada di luar negeri. Mengingat kesehatannya sangat penting, sang raja akan memboyong dua dokter dalam perjalanan tersebut.
Kedua dokter itu bertugas mengawasi kesehatan raja secara rutin selama berkunjung ke Australia. Tak hanya itu, ternyata Raja Charles juga membawa barang-barang mengejutkan bersamanya.
Berikut tiga barang mengejutkan yang dibawa Raja Charles setiap ia mengunjungi negara lain seperti dikutip dari mirror.co.uk, Jumat (18/10/2024):
1. Suplai darah
Raja Charles dilaporkan akan membawa persediaan darahnya sendiri untuk memastikan ada tipe darah yang sama jika diperlukan transfusi darah dalam perjalanannya. Hal itu pernah dijelaskan mantan sekretaris Ratu Elizabeth, Dickie Arbiter, kerajaan harus dapat memastikan mampu menanggung segala kemungkinan dan pesawat akan membawa pasokan darah di dalamnya.
“Tidak ada jaminan Anda akan mendapatkan golongan darah yang tepat di tempat tujuan Anda,” katanya.
2. Outfit serba hitam
Perlengkapan lain yang diperlukan para bangsawan ketika berangkat ke luar negeri adalah pakaian serba hitam. Alasannya mungkin sedikit tidak wajar yakni jika ada seseorang yang meninggal dunia saat mereka tengah berada di luar negeri.
Anggota Keluarga Kerajaan diharapkan mengenakan pakaian berwarna hitam saat berkabung sebagai tanda penghormatan. Contoh dari pemberlakuan aturan ini adalah pada 1992 ketika ayah Putri Diana, Lord Spencer, meninggal dunia. Saat itu, Diana sedang berlibur bermain ski bersama Pangeran Charles. Meski segera kembali ke Inggris, saat difoto keduanya telah tampak mengenakan pakaian serba hitam.
Kisah menarik lain yakni saat mendiang Ratu Elizabeth II berada di Kenya dalam safari bersama Pangeran Philip saat ayahnya, Raja George VI, meninggal pada 1952. Ratu yang saat itu baru berusia 25 tahun, tidak mengenakan pakaian berkabung dan akibatnya, dia tidak diizinkan untuk difoto hingga mengenakan pakaian hitam.
3. Kotak Makan Pribadi
Agar tetap bisa merasakan citarasa rumah saat ia bepergian, Charles disebut membawa kotak makan pribadi yang berisi enam jenis madu berbeda.
Berbicara sebelum kematian Ratu Elizabeth II, koki kerajaan Graham Newbould mengungkapkan, Pangeran Charles memiliki pilihan yang lebih sehat. Sang raja akan membawa roti buatan sendiri, semangkuk buah segar, dan jus buah segar.
“Ke mana pun raja pergi, kotak sarapan selalu dibawa bersamanya. Dia punya enam jenis madu yang berbeda, beberapa muesli spesial, buah kering, dan menu kesukaan lainnya,” tutur Newbould.
Amelie Fabiola


