Pemerintah Iran mengklaim mampu menangkis serangan jet tempur yang diluncurkan ke berbagai fasilitas di Teheran, Sabtu dinihari (26/9/2024).
Kantor Berita IRNA menyebut serangan Israel ke ibu kota Teheran, Sabtu (26/10) berhasil diadang. Kerusakan yang ditimbulkan juga tak berarti.
IRNA melaporkan serangan Israel menyasar bagian dari kawasan militer di Teheran, Khuzestan dan Ilam.
Iran disebut siap membalas serangan Israel. Kesiapan tersebut disampaikan sumber informasi yang mengetahui rencana ini melalui pemberitaan kantor berita Iran.
Kantor Berita semi-resmi Tasnim yang berafiliasi dengan Garda Revolusi, seperti dikutip dari Al Jazeera, memberitakan bahwa sumber tersebut mengatakan “tidak diragukan lagi” Israel akan “menerima balasan yang sepadan terhadap tindakan apa pun.”
Israel Klaim Hancurkan Fasilitas Rudal dan Pertahanan Udara
Di sisi lain, Israel mengaku serangan yang disebut sebagai ‘balasan’ itu, menghancurkan fasilitas pembuatan rudal dan misil yang dipakai menyerang negara zionis itu.
Menurut mereka, serangan jet tempur mereka sudah selesai beberapa jam setelah awal serangan. “Serangan balasan telah selesai dan misi telah terpenuhi,” kata militer Israel dalam sebuah pernyataan.
Lebih lanjut militer zionis menyatakan pesawat tempur yang dipakai menyerang Iran telah kembali le pangkalan dengan selamat.
Dalam pernyataannya, selain menyerang fasilitas pembuatan senjata, militer Israel juga mengaku menghancurkan sistem pertahanan udara yang kerap menjadi penghalang serangan Israel ke Iran.
Di sisi lain, Israel Defense Force (IDF) peringatkan Iran untuk tidak membalas serangan udara Isarel.


