Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih membagikan pengalaman mendebarkan mereka menaiki pesawat militer C-130J Super Hercules A-1340 milik TNI AU dalam perjalanan dari Jakarta menuju Yogyakarta.
Penerbangan ini bukan hanya menyorot spesifikasi canggih pesawat, tetapi juga suasana religius yang menyelimuti kabin. Kendaraan terbang ini mampu membuat mereka merapat ke pencipta dengan doa-doanya.
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid misalnya, mengungkapkan lewat pesan singkatnya bahwa para menteri tampak khusyuk berdoa selama penerbangan.
“Alhamdulillah, saya dengar banyak yang doanya agak kencang. Semua tanpa ajudan atau pendamping,” ungkap Meutya setelah tiba di Bandara Internasional Adisucipto, Yogyakarta.
Di sebelahnya, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid bahkan tak henti-hentinya berdzikir sepanjang penerbangan.
Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani juga membagikan pengalaman melalui unggahan Instagramnya di akun @smindrawati. “Pesawat baru tercanggih yang dimiliki TNI Angkatan Udara dibeli dengan APBN #uangkita. Pesawat ini juga digunakan mengirim bantuan kemanusiaan ke Gaza Palestina. Bravo..!” tulisnya di bawah foto bersama para menteri di dalam kabin Hercules.
C-130J Super Hercules, Spesifikasi dan Fitur Unggulan
Dikutip ari akun instagram @militer.udara, C-130J Super Hercules merupakan pesawat angkut militer canggih yang dirancang untuk berbagai misi TNI AU, dari operasi militer hingga bantuan sipil dan kemanusiaan.
Ditenagai empat mesin turboprop Rolls-Royce AE 2100D, pesawat ini mampu mencapai kecepatan 660 km/jam di ketinggian 6.706 meter. Mesin-mesin ini menghasilkan daya 4.700 tenaga kuda per mesin, memastikan performa yang optimal saat membawa muatan besar.
Pesawat ini memiliki kapasitas angkut yang luar biasa, dengan daya jelajah hingga 4.425 km serta kemampuan mengangkut beban maksimal 20 ton, termasuk 128 pasukan tempur atau 92 pasukan terjun payung.
Pesawat ini juga dilengkapi dengan sistem avionik digital, navigasi GPS, dan tampilan layar head-up yang memungkinkan pilot untuk mengendalikan pesawat secara efisien dalam berbagai kondisi.
Pengalaman Pertama
Dari dalam kabin, Menteri BUMN Erick Thohir membagikan kesan uniknya. Saat berbincang dengan Menteri Investasi Rosan Roeslani, ia berseloroh, “Pak Rosan, kita hidup serius sekali, penuh ketegangan karena belum pernah naik Hercules.”
Pengalaman ini terasa semakin berkesan, apalagi tanpa ada pengawalan ajudan seperti biasanya.
Para menteri berangkat dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma sekitar pukul 13.38 WIB dan tiba di Bandara Internasional Adisucipto, Yogyakarta, sekitar pukul 15.00 WIB. Di sana, mereka melanjutkan perjalanan ke Akademi Militer di Magelang, Jawa Tengah, untuk mengikuti agenda pembekalan kabinet.
Presiden Prabowo Subianto mengharapkan pengalaman ini dapat menumbuhkan semangat heroisme dan keberanian yang kuat di kalangan menteri Kabinet Merah Putih.
Menariknya, Hasan Nasbi, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, mengungkapkan bahwa pada kepulangan nanti, giliran para wakil menteri yang akan menaiki Hercules, sementara para menteri akan terbang dengan pesawat Boeing A-7306 milik TNI AU.
Penulis: Purba Handayaningrat


