6 Cara Memilih Pelatihan Program Kartu Prakerja agar Tidak Menyesal

Date:

Warga mendatangi lokasi pendaftaran Program Kartu Prakerja di aula rumah jabatan Wali Kota di Kota Gorontalo, Gorontalo, Rabu (5/6/2024). Foto: Ant

Pemerintah meluncurkan program Kartu Prakerja pada 2020 untuk mengembangkan kompetensi kerja masyarakat Indonesia. Program ini ditujukan untuk pencari kerja, pekerja terkena pemutusan hubungan kerja (PHK), dan pekerja yang membutuhkan peningkatan kompetensi.

Gabung menjadi peserta Prakerja cukup mudah. Anda tinggal daftar di laman dashboard.prakerja.go.id. Pada proses pendaftaran, Anda perlu mencantumkan email, NIK, dan nomor HP aktif. Setelah itu, Anda akan mengikuti tes kemampuan dasar secara online.

Kemudian gabung gelombang yang lagi dibuka. Anda bisa memantau media sosial resmi Kartu Prakerja untuk mengetahui gelombang berikutnya dibuka.

Setelah lolos seleksi, Anda akan mendapatkan saldo Rp3,5 juta yang dapat digunakan untuk pelatihan. Anda harus pilih pelatihan dari sekian banyak keterampilan yang disediakan. Berikut tips untuk memilih pelatihan pada program Kartu Prakerja.

1. Tentukan Bidang yang Akan Dipelajari

Anda bisa menentukan bidang pelatihan sesuai dengan minat dan bakat. Dengan begitu, Anda akan merasa butuh dengan ilmu yang akan dipelajari bukan sekadar untuk mendapatkan insentif semata dari program ini. Pemilihan bidang pelatihan yang tepat akan membantu Anda bersaing di industri.

2. Lakukan Riset Pasar Kerja

Selain memilih bidang sesuai minat dan bakat, Anda perlu mencari informasi tentang keterampilan apa yang sedang dibutuhkan di dunia pekerjaan. Bila perlu, Anda riset sampai lima tahun ke depan. Ini agar apa yang Anda pelajari berguna untuk menunjang pekerjaan Anda.

3. Riset Platform Belajar Digital

Ada banyak platform digital yang menawarkan pelatihan dengan bidang yang sama. Misalnya, Anda pilih pelatihan fotografi. Di Prakerja, ada banyak opsi platform belajar yang menyediakan pelatihan fotografi.

Sebagai tips memilih platform belajar, penting untuk memperhatikan reputasi dan kredibilitas lembaga penyedia pelatihan bidang yang Anda pilih. Bila perlu, Anda pelajari kurikulum yang ditawarkan. Apakah materi pelatihannya sudah relevan dengan tujuan Anda atau belum.

4. Cek Ulasan dan Rating dari Pengguna Lain

Selain riset lembaga penyedia pelatihan, Anda bisa cek testimoni dan pengalaman pengguna lain melalui fitur ulasan dan rating tentang platform belajar tersebut. Ini akan menjadi pertimbangan Anda sebelum belajar di platform tersebut.

5. Ikuti Pelatihan Sampai Selesai

Langkah berikutnya adalah mengikuti pelatihan sampai selesai. Belajarlah dengan sungguh-sungguh agar ilmu yang didapatkan dapat diimplementasikan untuk menunjang karier Anda. Jika tidak menyelesaikan pelatihan, Anda tidak mendapatkan insentif dan tidak bisa memilih pelatihan lainnya.

6. Beri Ulasan dan Rating

Memberi ulasan dan rating setelah pelatihan sangat penting. Jika menurut Anda bagus, testimoni yang Anda berikan secara tidak langsung memberikan rekomendasi kepada orang lain yang akan belajar di lembaga penyedia pelatihan tersebut. Di samping itu, testimoni Anda akan menjadi evaluasi bagi penyedia pelatihan.

Penulis: MHT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Taj Yasin Maimoen Siapkan Rahasia Khusus untuk Hadapi Debat Kedua Pilgub Jateng

Jawa Tengah tengah dipanaskan dengan persiapan ketat dari para...

Pilkada Banjarbaru, Petahana Terancam Diskualifikasi Gara-Gara Hal Ini

Tensi Pilkada Kota Banjarbaru 2024 memuncak dengan isu diskualifikasi...

Cerita Felicia Reporter tvOne Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Pemalang

Mobil yang membawa lima kru tvOne ditabrak oleh sebuah...

Momen Seru dari Debat Pilkada Jateng: Ubah Air Asin, Teknologi Satelit hingga Cagub Salah Sebut Wakilnya

Dalam debat perdana Pilkada Jawa Tengah yang digelar pada...