Mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn.) Andika Perkasa resmi diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Tengah 2024.
DPP PDIP menduetkan Andika dengan mantan Walikota Semarang Hendrar Prihadi. Keduanya telah mendapatkan surat rekomendasi dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sebagai salah satu syarat pendaftaran.
“Dari Provinsi Jawa Tengah, Jenderal TNI (Purn) Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi,” ucap Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto saat pembacaan nama-nama bakal calon kepala daerah di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (26/8/2024).
Berikut lima pernyataan Andika setelah resmi diusung PDIP untuk Pilkada Jateng.
1. Strategi Memenangkan Pilkada
Andika mengaku belum ada strategi untuk memenangkan Pilkada, mengingat ia baru saja mendapat usungan resmi dari partai. Ia mengaku baru akan mempelajari soal strategi ke depan.
“Kita akan berusaha akan melihat apa yang harus kami lakukan, yang diperlukan sampai dengan waktunya,” kata Andika usai diumumkan sebagai bakal calon Gubernur Jateng dari PDIP .
“Waduh itu (strategi) baru kan kita pelajari dulu, baru menerima surat rekomendasi,” lanjtu dia.
2. Program Kerja Unggulan: Berkelanjutan
Saat ditanya apakah sudah ada program kerja unggulan untuk ditawarkan di Pilkada Jateng? Andika menyebut pihaknya akan melanjutkan program-program yang sudah berjalan sejak pemerintahan beberapa Gubernur Jateng dari PDIP sebelumnya, seperti Mardiyanto, Bibit Waluyo, dan Ganjar Pranowo.
“Yang jelas kita ingin melihat Jawa Tengah ini sebagai masyarakat yang pekerja, produktif, makaryo (bekerja), juga tapi becik (baik, benar), tapi juga harus manunggal,” tutur Andika.
“Karena memang kita tidak bisa melakukan pembangunan apa pun atau meningkatkan apa yang harus ditingkatkan dari masyarakat kita tanpa bekerja sama dari semua sektor, semua level, bawah sampai atas sampai dengan masyarakat di Jawa Tengah,” lanjut dia.
3. Optimistis Menang
Pasangan Andika-Hendrar optimistis akan memenangkan Pilkada Jateng sebagaimana tiga periode sebelumnya dari tahun 2008. Kendati begitu, yang menentukan menang atau tidaknya dia di pilkada adalah masyarakat.
“Kita hanya berusaha, nanti masyarakat Jawa Tengah yang menentukan,” ujarnya.
4. Tanggapan Melawan Mantan Kapolda Jateng
Selain Andika-Hendrar, pasangan yang sudah lebih dulu mengumumkan bakal maju Pilkada Jateng adalah Ahmad Luthfi (mantan Kapolda Jateng) dan Taj Yasin Maimoen (mantan Wagub Jateng).
Andika tidak masalah siapapun lawannya. Bahkan, jika pun ada tambahan pasangan calon lain, menurut dia bagus karena akan memperkaya program dan pilihan masyarakat.
“Mas Luthfi dengan wakilnya atau kalau ada calon lain partai yang didukung partai lain, kita melihat mereka sebagai tokoh-tokoh yang dipercaya, diberi tugas oleh partai-partai mereka. Ini pasti memperkaya program, kemudian bagaimana masyarakat juga memiliki pilihan yang lebih baik, menurut saya sangat positif,” katanya.
5. Jadwal Andika-Hendrar Daftar ke KPU
Andika mengatakan, pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng 2024-209 yang diusung PDIP akan daftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) di hari pertama pendaftaran, yakni 27 Agustus 2024.
“Rencana pendaftaran besok di KPU,” terangnya.
Penulis: Chairil Mustami


