9 Pengakuan Sandra Dewi di Sidang Kasus Timah Harvey Moeis, Menangis saat Ditanya Anak

Date:

Aktris Sandra Dewi hadir sebagai saksi di persidangan kasus korupsi PT Timah yang menyeret suaminya, Harvey Moeis, Kamis (10/10/2024). Dalam kesempatan itu, Sandra Dewi dicecar sejumlah pertanyaan oleh majelis hakim hingga jaksa penuntut umum (JPU).

Pertanyaan-pertanyaan yang ditujukan ke Sandra Dewi berkaitan dengan harta yang dimilikinya bersama Harvey Moeis. Dia ditanya soal sumber penghasilan suami, barang-barang mewah yang diduga dari hasil korupsi, dan lainnya.

Berikut pengakuan-pengakuan Sandra Dewi di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat yang dirangkum dari beberapa sumber.

  1. Tak Tahu Penghasilan Harvey Moeis

Ketika ditanya soal penghasilan Harvey Moeis, Sandra mengaku tidak tahu karena tidak pernah bertanya ke suaminya.

“Saudara jujur, penghasilan Saudara dengan penghasilan suami Saudara lebih banyak siapa?” tanya ketua majelis hakim.

“Saya tidak pernah bertanya, Yang Mulia,” jawab Sandra Dewi.

“Itu kan suami Saudara, suami punya kewajiban untuk menafkahi keluarga, istri dan anak-anak,” sambung majelis hakim.

  1. Harvey Moeis Bukan Pengusaha Timah

Hakim kemudian menanyakan profesi Harvey Moeis. Menurut pengakuan Sandra Dewi, suaminya bukan pengusaha timah, melainkan pengusaha tambang batu bara.

“Yang Saksi ketahui, penghasilan, terdakwa profesinya apa? Suami Saudara ini?” tanya hakim.

“Suami saya pengusaha tambang baru bara,” jawab Sandra Dewi.

“Apa kemudian timah juga?” tanya hakim lagi.

“Tidak, bukan,” jawab Sandra yakin.

“Kalau dia mengaku sebagai pengusaha timah, bagaimana? Karena yang sekarang kita periksa ini perkara timah, tata niaga timah, seperti itu,” ujar hakim.

“Suami saya pengusaha tambang batu bara. Ketika saya menikah, saya melakukan presscon (press conference) bersama teman-teman media, saya mengatakan suami saya pengusaha batu bara,” jawab Sandra.

  1. Harvey Moeis Hanya Bantu Dirut PT RBT Terkait Timah

Dalam persidangan itu, Sandra Dewi mengungkapkan peran suaminya terkait timah. Menurutnya, Harvey Moeis hanya sebatas membantu Suparta selaku Dirut PT RBT. Suaminya menganggap Suparta sebagai orang yang dituakan. 

Gimana? Mau cari untung? Atau penghubung atau bagaimana untuk batu bara ini? Untuk pembeli? Kemudian cari keuntungan, atau bagaimana? Atau memang punya usaha penambangan?” tanya hakim.

“Suami saya hanya bertanya kepada saya karena ini tanah kelahiran saya, Bangka Belitung, gimana sih,” jawab Sandra.

“Harvey Moeis kelahirannya di mana?” tanya hakim.

“Makassar,” jawab Sandra.

“Jadi usaha batu baranya gimana?” tanya hakim.

“Suami saya setahu saya pengusaha tambang batu bara Yang Mulia, jadi, untuk urusan yang timah ini beliau hanya bicara kepada saya beliau ingin membantu saja Pak Suparta, orang yang beliau tuakan,” jawab Sandra.

  1. Sandra Dewi Bakal Larang Suaminya jika Tahu Kerja Sama dengan BUMN

Sandra Dewi mengatakan, dia bakal melarang Harvey Moeis jika tahu akan kerja saama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Dia mengaku suaminya tidak bercerita soal kerja sama dengan BUMN. 

“Apakah Harvey Moeis juga bercerita ke Saudara menyampaikan Pak Suparta ini punya perusahaan peleburan timah?” tanya hakim.

“Oh iya, bekerja timah iya, tapi kalau bilang mau kerja sama, sama BUMN, tidak. Kalau saya tahu, saya tidak akan mengizinkan, Yang Mulia,” jawab Sandra.

“Kalau saya tahu kerja sama dengan BUMN, saya larang suami saya. Nggak cerita. Kalau tahu, saya larang. Kenapa saya larang? Banyak teman-teman suami saya ujung-ujungnya berurusan dengan penegak hukum berisiko tinggi, karena badan usaha ada untung rugi. Kalau BUMN harus untung,” sambungnya.

  1. Soal Transfer 10 Miliar ke Istri Suparta Dirut PT RBT

Sandra Dewi juga dicecar soal transfer Rp10 miliar ke istri Dirut PT RBT Suparta, Anggraeni. Menurut kesaksiannya, transaksi tersebut untuk memberikan pinjaman uang senilai Rp10 miliar.

“Suami saya meminta bantuan kepada saya, boleh kah saya meminjamkan dana Rp10 miliar kepada Pak Suparta,” kata Sandra Dewi.

“Saya bilang oke, saya akan bantu dengan menggunakan rekening Bank Mega saya yang 100 persen tidak pernah ada aliran dana dari suami saya dan orang-orang yang ada di sini. Itu hasil kerja keras saya 100 persen,” sambungnya.

  1. Tas Mewah hingga Apartemen Hasil Endorsement

Terkait sejumlah barang bukti yang disita Kejagung, Sandra Dewi mengatakan barang-barang tersebut bukan pemberian suaminya, melainkan hasil kerja kerasnya sendiri. Bukan hanya 88 tas mewah, deposito, dan apartemen juga ia tegaskan hasil keringat sendiri.

“Saudara jelaskan punya rumah di The Pakubuwono House, kemudian rumah di Jalan Haji Kelik, Kav di Permata Regency ada dua, apartemen di mana lupa ini?” tanya ketua majelis hakim Eko Aryanto.

“Apartemen yang disita adalah apartemen yang saya dapatkan sebagai BA, brand ambassador PT Paramount Serpong, ketika itu saya menjadi BA Direktur Komunikasi PT Paramount Serpong pada tahun 2014 dan 2015. Dan di kontrak pekerjaan saya dengan PT Paramount Serpong terlihat di situ mereka memberikan saya dua unit apartemen dan juga gaji sebagai Direktur Komunikasi PT Paramount Serpong,” jawab Sandra.

Kemudian hakim menanyakan soal deposito Rp 33 miliar di bank dari 2004 itu.

“2004, jadi, di rekening di Bank ini seratus persen hasil keringat saya dari tahun 2004 saya, dan tidak pernah ada aliran dana atau transferan dari suami saya dan semua yang ada di sini, sebelah kanan saya (Helena) tidak pernah. Jadi, ini seratus persen hasil keringat saya dan sudah saya buktikan di rekening koran, Yang Mulia,” jawab Sandra Dewi.

Majelis hakim kembali bertanya soal tas branded Sandra Dewi yang berjumlah 88 buah. Ia menegaskan, tas-tas tersebut merupakan  hasil endorsement, bukan pemberian Harvey.

“88 tas, betul. Tapi sisanya yang tidak saya pakai, saya jual. Jadi tas-tas ini saya dapatkan ketika saya pakai saya foto, kemudian saya posting. Jadi saksi saya banyak kalau tas-tas ini, endorsement dan tidak pernah dibeli oleh suami saya karena suami saya tahu saya sudah mendapatkan tas-tas ini dari tahun 2014,” jawab Sandra.

  1. Sandra Dewi Perintahkan Aspri Tarik Uang di Rekening

Setelah Harvey Moeis ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejagung, Sandra Dewi mengakui bahwa dia memerintahkan asisten pribadinya (aspri), Ratih Purnama Sari untuk menarik semua uang di dalam rekeningnya.

“Iya, kalau dia yang menarik berarti saya yang menyuruh,” jawab Sandra Dewi.

Jaksa kemudian bertanya soal rekening Sandra Dewi yang nilainya pernah menyentuh angka Rp894 juta.

“Ini ada akumulasi dari 2021 sampai 2023 nilainya Rp 894 juta. Itu Saudara kelola sendiri atau atas perintah Ibu Sandra?” tanya jaksa.

“Semuanya atas perintah Ibu Sandra dan Pak Harvey Moeis,” jawab Ratih.

  1. Tolak Cincin Tunangan dan Perkawinan Disita

Menurut pengakuan Sandra Dewi, pemberian suaminya hanya berupa cincin tunangan dan perkawinan. Hal itu diungkapkan ketika hakim menanyakan lagi soal barang bukti yang disita Kejagung.

“Enggak, yang belum disita oleh Kejaksaan yang belum saya tanyakan. Tadi Saudara kan protes emas belum (ditanyakan). Yang saya tanyakan apa masih ada?” tanya hakim.

“Enggak, Yang Mulia. Pokoknya tidak ada yang diberikan suami saya kepada saya karena…” kata Sandra Dewi.

“Satu pun tidak ada?” tanya hakim.

“Ada, Yang Mulia. Cincin kawin dan cincin pertunangan,” jawab Sandra.

“Masih ada sekarang?” tanya hakim.

“Masih, mau disita, saya nggak kasih,” jawab Sandra.

“Kenapa nggak dikasih?”

“Karena itu cincin tunangan sama cincin kawin, Yang Mulia,” jawab Sandra.

  1. Menangis saat Ditanya soal Anak

Tangis Sandra Dewi pecah ketika ditanya soal anak-anaknya yang dalam waktu yang lama ayah mereka tidak membersamainya. Sandra mengaku berbohong kepada anak-anaknya untuk menutupi kasus hukum yang menjerat suaminya.

“Anak saya laki-laki, jadi saya tidak terlalu bisa mengajak anak saya untuk main bersama, jadi memang anak saya sangat dekat dengan suami saya, anak saya selalu bertanya, ‘papa dimana? Kenapa enggak anterin sekolah lagi?’ Kenapa tidak mengajak mereka untuk bermain bersama lagi,” cerita Sandra sambil menangis.

“Saya bilang ke anak-anak saya ‘papa wamil, jadi enggak bisa ketemu dulu,'” lanjutnya sambil.

“Wamil, karena anak saya tahunya BTS Yang Mulia,” ucap Sandra.

“BTS itu orang Korea, jadi tahu, mereka tahu orang Korea wamil. BTS itu wamil, jadi saya bilang ‘papanya lagi wamil,'” lanjut Sandra.

Anak-anak Sandra Dewi percaya dengan perkataan ibunya yang menyebut sang ayah sedang wamil. Kendati demikian, putranya selalu bertanya tentang ayahnya.

“Percaya. Cuma tiap hari ditanya, tiap hari berdoa supaya wamilnya cepat-cepat selesai,” katanya.

“Dan cuma tanya kapan bisa bertemu dengan suami saya karena memang anak-anak saya sepertinya lebih dekat dengan suami saya,” sambung Sandra Dewi.

Penulis: Mustami

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Taj Yasin Maimoen Siapkan Rahasia Khusus untuk Hadapi Debat Kedua Pilgub Jateng

Jawa Tengah tengah dipanaskan dengan persiapan ketat dari para...

Pilkada Banjarbaru, Petahana Terancam Diskualifikasi Gara-Gara Hal Ini

Tensi Pilkada Kota Banjarbaru 2024 memuncak dengan isu diskualifikasi...

Cerita Felicia Reporter tvOne Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Pemalang

Mobil yang membawa lima kru tvOne ditabrak oleh sebuah...

Momen Seru dari Debat Pilkada Jateng: Ubah Air Asin, Teknologi Satelit hingga Cagub Salah Sebut Wakilnya

Dalam debat perdana Pilkada Jawa Tengah yang digelar pada...