Ia pun terjebak selama tujuh jam di antara bebatuan seberat ratusan kilogram tersebut
Melansir laman abc.net.au, Rabu (23/10/2024), Campbell tengah berjalan-jalan di hutan bersama teman-temannya di Laguna, dekat Cessnock, saat dia menjatuhkan ponselnya ketika hendak mengambil foto. Saat mencoba mengambilnya, perempuan berusia 23 tahun itu terpeleset dan terjatuh sejauh tiga meter di antara dua batu besar.
Ia lantas terjebak di antara bebatuan dengan tubuh terbalik dan posisi kaki tergantung. Teman-temannya berupaya menolong namun tidak berhasil dan akhirnya meminta bantuan satuan penyelamat.
Asosiasi Relawan Penyelamat Cessnock dan Dinas Pemadam Kebakaran Pedesaan setempat langsung merespons dan bergerak ke lokasi kejadian. Sejumlah satuan penyelamat lain juga terlibat dalam aksi penyelamatan Campbell.
Saat penyelamatan dimulai, Campbell,telah terjebak selama lebih dari satu jam. Akhirnya polisi dan tim paramedis pun dipanggil untuk ikut membantu.
Anggota tim paramedis, Peter Watts mengatakan, Campbell sangat tenang dan merasa sedikit tidak percaya melihat betapa tenang dirinya dalam posisi terjebak seperti itu.
“Dia benar-benar seorang pejuang. Dia tenang, dan apapun yang kami minta, dia mampu melakukannya agar kami dapat segera mengeluarkannya,” kata Watts.
Tim penyelamat akhirnya berhasil menggeser tujuh batu besar dengan kisaran berat 80 hingga 500 kilogram agar dapat mengeluarkan tubuh Campbell. Sebuah bingkai kayu dibangun di antara Campbell dan batu-batu besar di atasnya untuk berjaga-jaga jika batu tersebut retak dan jatuh.
Setelah membuka celah besar lain terbuka, Watts lantas turun ke ruang sempit itu dan membantu Campbell keluar. Ia sendiri mengaku belum pernah melihat kejadian seperti itu selama dirinya bertugas.
“Setiap orang harus melontarkan ide, kami semua berpikir, ‘Bagaimana dia bisa sampai ke dalam sana dan bagaimana kita bisa mengeluarkannya?’,” katanya.
Campbell mengucapkan terima kasih kepada seluruh penyelamat yang terlibat termasuk pada tim paramedis yang bergegas memberikan bantuan medis. Meski begitu, ternyata handphone milik Campbell tetap tidak ketemu.


