Masih Ingat Pak Tarno Pesulap? Kini Jualan Mainan di Depan SD dan Bikin Warganet Terenyuh

Date:

Lama tak terdengar kabarnya, Pak Tarno yang juga dikenal dengan pesulap tradisional kedapatan jualan mainan di depan sebuah SD. Lantaran stroke, Pak Tarno menggunakan kursi roda.

Kabar Pak Tarno jualan mainan inipun lantas beredar cepat di dunia maya. Salah satunya diunggah oleh akun @pranoto_endroo di X.

“Demi penuhi kebutuhan sehari-hari, Pak Tarno dagang mainan di sekolah meski pakai kursi roda,” kata akun X bercentang biru @pranoto_endroo yang dia tulis menambahkan video kondisi sang pesulap, Sabtu (26/10/2024).

Unggahan inipun membuat warganet terenyuh. Sebab, di antara pengguna media sosial sekarang, beberapa di antaranya begitu akrab dengan sosok Pak Tarno di masa jayanya.

Beberapa di antaranya mengaku masih mengingat aksi Pak Tarno yang identik dengan kata-kata lugu, khas pesulap tradisional, ‘bimsalabim’ ini.

Pendekatan Pak Tarno yang sederhana saat beraksi juga membuatnya dekat dengan audiens dan terkesan rendah hati. Di masa jayanya, jargon Pak Tarno saat tampil sangat melekat ‘Tolong dibantu Ya, Bimsalabim jadi apa, prok-prok-prok’.

Kini Pak Tarno sakit dan mesti berjuang memenuhi kebutuhan hidupnya dengan jualan mainan. Meski kasihan, di sisi lain banyak pula warganet yang kagum dengan etos Pak Tarno yang pantang menyerah.

Profil Pak Tarno

Dalam kariernya, Tarno mulai dikenal setelah mengikuti ajang pencarian bakat The Master musim ketiga yang diselenggarakan tahun 2009, dia bahkan mendapat gelar “Master of Traditional Magic” dari Deddy Corbuzier.

Melansir berbagai sumber, diketahui bahwa Pak Tarno lahir di Losari, Brebes, pada 6 September 1950. Kini di usia 74 tahun, ia terus menorehkan kesan mendalam bagi penggemarnya, tak hanya melalui trik sulapnya, tetapi juga melalui kisah hidupnya yang penuh perjuangan.

Pak Tarno tumbuh dalam kondisi yang sangat sulit. Kondisi finansial yang teramat memprihatinkan memaksanya untuk berjuang seorang diri sejak usia belia.

Di usia sepuluh tahun, Pak Tarno memutuskan untuk merantau ke Jakarta. Perjalanan panjang ini dilaluinya dengan menumpang kereta barang.

Setibanya di Jakarta, ia berusaha keras menyambung hidup dengan berbagai pekerjaan, mulai dari berjualan minyak tanah keliling hingga menjadi penjual martabak.

Kemampuannya menghibur dan mencuri perhatian akhirnya membawanya ke dunia hiburan.

The Master

Kesempatan besar datang saat Pak Tarno bergabung dalam ajang pencarian bakat The Master Season 3.

Meski tak menyabet gelar juara, penampilannya yang memukau memberinya gelar Master of Traditional Magic dari Deddy Corbuzier.

Penghargaan ini menjadi awal yang mengantarkannya pada kesuksesan sebagai pesulap yang dicintai masyarakat Indonesia, terutama karena gaya sulapnya yang lucu dan kerap mengundang tawa.

Kini, meskipun kondisi kesehatannya semakin melemah akibat serangan stroke berulang, Pak Tarno tidak patah semangat. Di tengah keterbatasannya, ia tetap mencari penghidupan dengan berjualan mainan ke berbagai sekolah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Taj Yasin Maimoen Siapkan Rahasia Khusus untuk Hadapi Debat Kedua Pilgub Jateng

Jawa Tengah tengah dipanaskan dengan persiapan ketat dari para...

Pilkada Banjarbaru, Petahana Terancam Diskualifikasi Gara-Gara Hal Ini

Tensi Pilkada Kota Banjarbaru 2024 memuncak dengan isu diskualifikasi...

Cerita Felicia Reporter tvOne Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Pemalang

Mobil yang membawa lima kru tvOne ditabrak oleh sebuah...

Momen Seru dari Debat Pilkada Jateng: Ubah Air Asin, Teknologi Satelit hingga Cagub Salah Sebut Wakilnya

Dalam debat perdana Pilkada Jawa Tengah yang digelar pada...