
Meghan Markle kembali menyinggung masa sulitnya saat pertama kali pindah ke istana kerajaan hingga terpikir ingin bunuh diri. Pengalaman itu sebelumnya pernah diungkap Markle untuk dalam wawancaranya dengan Oprah Winfrey pada 2021.
Lama menghilang dari pemberitaan, Markle muncul dalam wawancara di CBS News didampingi sang suami, Pangeran Harry untuk membahas projek terbaru keduanya, The Parents Network. Di wawancara tersebut, jurnalis CBS Jane Pauley bertanya pada Markle tentang pengalaman ingin bunuh dirinya itu.
Melansir Independent.co.uk, Selasa (6/8/2024), Markle tak menyangka Pauley akan menyinggung topik tersebut meski ia mengerti alasannya. Markle mengatakan dirinya masih belum bisa bicara secara terbuka mengenai kesehatan mentalnya.
“Saat kamu melewati berbagai level sakit dan trauma, saya yakin bagian dari pemulihan, khususnya untuk saya, adalah ketika saya mampu untuk benar-benar terbuka membicarakannya. Dan saya belum mencapai ujung dari pengalaman ini. Tapi saya rasa, saya tak ingin siapapun merasakan hal yang sama,” jelasnya.
Dia menambahkan, dirinya tak ingin siapapun memiliki perasaan yang sama (ingin bunuh diri), seperti yang ia alami saat itu. Dirinya tak ingin siapapun merasa tak dipercaya orang-orang sekitarnya.
“Jika apa yang saya suarakan dapat membantu menyelamatkan siapapun, atau mendorong orang untuk melanjutkan hidupnya, benar-benar mengenali dirinya, maka itu sepadan. Saya akan mencobanya,” tutur Markle.
Mengulang curhatnya pada 2021 pada Oprah Winfrey, kala itu Meghan Markle menangis menceritakan kesehatan mentalnya selama tinggal bersama keluarga kekerajaan. Hingga ia merasa tak ingin hidup lagi.


