Sisi Gelap Kuliah Kedokteran: Bullying, Senioritas, dan Beban Kerja

Date:

Dugaan bunuh diri mahasiswa peserta program pendidikan dokter spesialis atau PPDS menjadi perbincangan. Ada dugaan mahasiswa Universitas Diponegoro, ARL (30), tersebut mengalami perundungan dari seniornya dan beban kerja yang overload.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi, Kamis (15/8/2024).

“Ada dugaan karena ada perundungan dan ada dugaan juga karena jam kerja yang melebihi waktu kerja,” kata Siti Nadia.

Kementerian Kesehatan, kata dia, telah menurunkan tim ke Rumah Sakit Dr. Kariadi Semarang untuk menginvestigasi dan memastikan penyebab mahasiswi tersebut bunuh diri.

“Masih dalam investigasi apakah memang karena ada beban mental sebagai akibat dari aktivitas pendidikan atau akibat perundungan,” katanya.

Kementerian Kesehatan meminta RS Dr. Kariadi untuk menghentikan sementara PPDS Anestesi di Universitas Diponegoro. Pemberhentian program tersebut dituangkan dalam Surat Nomor TK.02.02/D/44137/2024.

Adapun dugaan bunuh diri tersebut muncul ketika polisi menemukan buku harian korban/pelaku yang menulis tentang senioritas selama melaksanakan pendidikan PPDS di RS Kariadi Semarang.

Saksi-saksi yang diperiksa kepolisian pun menguatkan dugaan tersebut. Korban/pelaku juga sempat bercerita kepada ibunya untuk mundur dari program studi yang dijalaninya karena tidak kuat.

April 2024, Kemenkes menyaring data kesehatan mental peserta PPDS. Hasilnya cukup mengejutkan bahwa Sebanyak 2.716 calon dokter spesialis Indonesia mengalami gejala depresi. Angka tersebut setara 22,4% dari total peserta PPDS yang disurvei per Maret 2024.

Berdasarkan data yang dilansir, sebanyak 41,7 persen peserta PPDS mengalami depresi minimal. Gejala depresi ringan sebanyak 16,3 persen, gejala depresi sedang 4 persen, gejala depresi sedang berat 1,5 persen, gejala depresi berat 0,6 persen, dan tanpa gejala sebanyak 35,9 persen.

Pada 2023, kasus bunuh diri juga menimpa seorang mahasiswa Universitas Airlangga, ABC, yang juga peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik FK Unair. Kematian ABC diduga dipicu perundungan yang dilakukan oleh seniornya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Taj Yasin Maimoen Siapkan Rahasia Khusus untuk Hadapi Debat Kedua Pilgub Jateng

Jawa Tengah tengah dipanaskan dengan persiapan ketat dari para...

Pilkada Banjarbaru, Petahana Terancam Diskualifikasi Gara-Gara Hal Ini

Tensi Pilkada Kota Banjarbaru 2024 memuncak dengan isu diskualifikasi...

Cerita Felicia Reporter tvOne Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Pemalang

Mobil yang membawa lima kru tvOne ditabrak oleh sebuah...

Momen Seru dari Debat Pilkada Jateng: Ubah Air Asin, Teknologi Satelit hingga Cagub Salah Sebut Wakilnya

Dalam debat perdana Pilkada Jawa Tengah yang digelar pada...