Anies Baswedan terkejut. Nomor Induk Kependudukan (NIK) dua anaknya dicatut untuk dukungan pasangan independen Dharma Pongrekun-Kun Wardana Abyoto. Setelah ditelusuri, rupanya tidak hanya anak-anaknya yang menjadi korban pencatutan. Beberapa orang di sekelilingnya ikut dicatut.
“Alhamdulillah, KTP saya aman. Tapi KTP dua anak, adik, juga sebagian tim yg bekerja bersama ikut dicatut masuk daftar pendukung calon independen. :)” kata Anies dalam akun X @aniesbaswedan.
Dua anak Anies yang menjadi korban pencatutan NIK itu adalah Mikail Azizi Baswedan dan Kaisar Hakam Baswedan.
Warga Jakarta lainnya pun mengaku menjadi korban pencatutan NIK KTP. Sebut saja Kalis. Dia mempertanyakan proses verifikasi yang dilakukan KPU Jakarta.
“Bang @dharmapongrekun88, saya ndak dukung abang. Kenapa saya terdaftar sebagai pendukung. Gimana sih abangku? Gimana nih panitia @kpu_dki verifikasi beneran kan?” tulis Kalis dalam akun Instagramnya.
Komisi Pemilihan umum (KPU) Jakarta menyatakan Dharma Pongrekun dan Kun Wardana memenuhi syarat dukungan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta jalur independen, Kamis (15/8/2024).
Berdasarkan hasil verifikasi faktual terakhir, Dharma-Kun mengantongi 677.468 dukungan. Angka ini melebihi batasan minimal pencalonan jalur independen untuk Pilkada Jakarta sebanyak 618.968 syarat dukungan.


