Kisah 10 Manusia Terberat di Dunia yang Berhasil Turunkan Berat Badan

Date:

Mempunyai berat badan ideal tentu akan membuat penampilan lebih menarik. Lebih dari itu, berat badan ideal merupakan salah satu syarat untuk menjaga kesehatan tubuh.

Butuh perjuangan untuk mencapai tubuh yang sehat. Namun, bukan hal yang tidak mungkin setiap orang memperoleh berat badan ideal dan tubuh sehat.

Dikutip dari berbagai sumber, kisah-kisah inspiratif berikut ini akan membawa kita mengenal lebih dekat para individu yang pernah memiliki berat badan di luar nalar. Termasuk seorang pria yang pernah dinobatkan sebagai manusia terberat di dunia dengan berat 610 kg.

Yang perlu digarisbawahi, kisah mereka bukan hanya tentang berat badan, tetapi juga tentang tekad dan dukungan yang mengubah hidup mereka.

1. Khalid bin Mohsen Shaari-Transformasi Luar Biasa

Khalid bin Mohsen Shaari, seorang pria asal Arab Saudi, pernah memegang gelar sebagai manusia terberat di dunia.

Pada 2013, Khalid memiliki berat badan yang mencapai 610 kg, menjadikannya salah satu orang tergemuk dalam sejarah. Kondisi ini membuat Khalid harus terbaring di tempat tidur dan sangat bergantung pada orang lain untuk kebutuhan dasarnya.

Namun, nasib Khalid berubah ketika mendiang Raja Arab Saudi, Abdullah, mengetahui kondisinya dan memutuskan untuk memberikan bantuan medis.

Khalid dipindahkan dari rumahnya di Jazan ke King Fahad Medical City di Riyadh menggunakan alat khusus. Di rumah sakit, Khalid menjalani operasi bypass lambung, mengikuti diet ketat, dan berolahraga secara teratur.

Berkat upaya medis dan dukungan yang diberikan, berat badan Khalid turun secara drastis hingga mencapai 63 kg pada tahun 2023. Transformasi luar biasa ini membuatnya dijuluki sebagai “The Smiling Man” oleh staf medis yang merawatnya.

2. Charity Pierce-Kisah Perjuangan dari Reality Show

Charity Pierce adalah seorang wanita Amerika Serikat yang dikenal lewat reality show TLC. Obesitas ekstrem yang dialaminya membuat Charity kesulitan bergerak dan sangat bergantung pada anak serta tunangannya untuk kebutuhan sehari-hari.

Sejak kecil, kebiasaan makan yang buruk menyebabkan berat badan Charity terus meningkat. Pada tahun 2015, dengan bantuan komunitas, Charity mendapatkan perawatan medis yang membantu menurunkan berat badannya.

Kini, meskipun berat badannya belum turun sepenuhnya, ia sudah bisa berjalan dan beraktivitas sendiri.

3. Manuel Uribe-Perjuangan Pria Meksiko

Lahir pada 11 Juni 1965 di Meksiko, Manuel Uribe mengalami peningkatan berat badan yang drastis sejak usia 20-an, mencapai puncaknya pada 600 kg.

Berat yang luar biasa ini membuat Uribe tidak bisa bergerak dan hanya terbaring di tempat tidur. Namun, dengan bantuan dokter dan ahli gizi, berat badannya turun sekitar 230 kg. Meski demikian, Uribe meninggal dunia pada tahun 2014 dengan berat 394 kg.

4. Michael Hebranko-Rekor Penurunan Berat Badan

Michael Hebranko, seorang pria asal Amerika Serikat, pernah memiliki berat badan 500 kg. Namun, berkat perawatan medis, ia berhasil menurunkan berat badannya dari 411 kg menjadi 90 kg dalam waktu 19 bulan.

Rekor tersebut tercatat dalam Guinness World Records sebagai penurunan berat badan tertinggi yang pernah tercatat.

Sayangnya, berat badan Michael kembali meningkat dan ia meninggal dunia pada tahun 2013 di usia 60 tahun.

5. Octavia Gahagans-Melawan Obesitas dengan Bantuan Medis

Octavia Gahagans, seorang wanita Amerika Serikat, pernah mencapai berat badan 300 kg. Kondisi ini membuatnya mengalami berbagai masalah kesehatan.

Namun, dengan bantuan Dr Nowzaradan, seorang ahli bedah bariatrik, Octavia menjalani operasi, diet ketat, dan berhasil menurunkan berat badannya secara signifikan.

6. Juan Pedro Franco-Perjuangan Hidup dari Meksiko

Juan Pedro Franco, pria asal Meksiko, pernah dinobatkan sebagai manusia terberat di dunia pada tahun 2016 dengan berat 590 kg. Setelah menjalani perawatan medis dan operasi, berat badannya turun secara signifikan, dan ia berhasil menurunkan sepertiga berat badannya pada tahun 2019.

7. Kenneth Brumley-Kisah Pria yang Terkurung di Tempat Tidur

Kenneth Brumley, seorang pria asal Amerika Serikat, memiliki berat badan 468 kg. Karena kecanduannya terhadap makanan, ia terkurung di tempat tidur selama 4 tahun.

Berkat operasi dan diet ketat, Brumley berhasil menurunkan beberapa kilogram berat badannya dan mulai berusaha berdiri tanpa bantuan orang lain.

8. Sean Milliken-Kisah Hidup yang Berakhir Tragis

Sean Milliken, seorang pria Amerika, berjuang melawan obesitas sejak kecil. Berat badannya mencapai 400 kg sebelum mengikuti program “My 600-lb Life” pada tahun 2016.

Meskipun berhasil menurunkan berat badannya menjadi 181 kg, Sean meninggal dunia pada tahun 2019 di usia 29 tahun karena komplikasi obesitas.

9. Mayra Rosales-Wanita Terberat di Dunia yang Mencari Pengampunan

Mayra Rosales, seorang wanita Amerika Serikat, pernah mencapai berat 500 kg. Ia menjadi sorotan pada tahun 2008 setelah mengaku sebagai tersangka dalam kasus kematian keponakannya.

Namun, berkat perhatian dan bantuan dokter, Mayra berhasil menurunkan berat badannya secara signifikan.

10. Samantha Mason-Perjuangan Model Fetis yang Terjebak dalam Obesitas

Samantha Mason, seorang wanita Amerika Serikat, pernah mencapai berat badan 453 kg. Kecanduan makanan membuatnya sulit bergerak dan terjebak di tempat tidur.

Setelah melalui berbagai tantangan dan bantuan medis, Mason berhasil menurunkan beberapa kilogram berat badannya dan mulai menjalani hidup yang lebih sehat.

Risiko Kesehatan dari Obesitas

Sementara, mengutip kemenkes.go.id, obesitas bukan hanya masalah penampilan, tetapi juga memiliki dampak besar terhadap kesehatan.

Orang yang mengalami obesitas berisiko dua kali lipat lebih besar mengalami serangan jantung koroner, stroke, diabetes melitus, dan hipertensi.

Risiko ini meningkat seiring dengan bertambahnya berat badan, memperparah kondisi kesehatan yang dapat memengaruhi kualitas hidup secara keseluruhan.

Selain itu, obesitas juga berisiko tiga kali lipat lebih tinggi untuk terkena batu empedu dan dapat menyebabkan sumbatan nafas saat tidur.

Lebih lanjut, obesitas meningkatkan risiko penyakit kanker, dengan pria berisiko tinggi menderita kanker usus besar dan kelenjar prostat, sementara wanita lebih berisiko terhadap kanker payudara dan leher rahim.

Obesitas juga dapat memperburuk kadar lemak dalam darah, meningkatkan asam urat, dan menurunkan tingkat kesuburan reproduksi, menjadikannya masalah kesehatan yang sangat serius dan kompleks.

Kisah-kisah di atas mengingatkan kita bahwa obesitas ekstrem adalah masalah serius yang membutuhkan perhatian medis dan dukungan yang tepat.

Penulis: Purba Handayaningrat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Taj Yasin Maimoen Siapkan Rahasia Khusus untuk Hadapi Debat Kedua Pilgub Jateng

Jawa Tengah tengah dipanaskan dengan persiapan ketat dari para...

Pilkada Banjarbaru, Petahana Terancam Diskualifikasi Gara-Gara Hal Ini

Tensi Pilkada Kota Banjarbaru 2024 memuncak dengan isu diskualifikasi...

Cerita Felicia Reporter tvOne Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Pemalang

Mobil yang membawa lima kru tvOne ditabrak oleh sebuah...

Momen Seru dari Debat Pilkada Jateng: Ubah Air Asin, Teknologi Satelit hingga Cagub Salah Sebut Wakilnya

Dalam debat perdana Pilkada Jawa Tengah yang digelar pada...