Trending di X, tapi Kata Kunci ‘Mega’ Tak Bisa Dilihat, Ada Apa?

Date:

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri berpidato usai memberikan dukungan kepada sejumlah bakal calon gubernur dan wakil gubernur yang akan diusung dalam Pilkada 2024 di Jakarta, Kamis (22/8/2024). (Foto Antara)
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri berpidato usai memberikan dukungan kepada sejumlah bakal calon gubernur dan wakil gubernur yang akan diusung dalam Pilkada 2024 di Jakarta, Kamis (22/8/2024). (Foto Antara)

Kata kunci “Mega” tiba-tiba masuk urutan lima trending topik di media sosial (dulu Twitter). Pantauan IDDB, hingga Kamis (22/8/2024) sore sudah lebih dari 196 ribu cuit yang dibagikan dengan menyertakan kata kunci “Mega”.

Namun, cuitan-cuitan dengan kata kunci “Mega” tidak bisa dilihat saat diklik. “Something went wrong. Try reloading (ada yang tidak beres, coba muat ulang),” demikian tulisan yang muncul setelah diklik.

Sementara, ketika mengklik kata kunci lainnya seperti Gedung DPR RI, #kawalkeputusanMK, Raffi, hingga Erina bisa dilihat. Sejauh ini, hanya “Mega” saja yang tidak bisa menampilkan postingan yang dibagikan di X.

IDDB.id mencoba menggunakan kata kunci lain seperti Megawati. Banyak unggahan X yang menampilkan momen Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat menyampaikan pidato arahan kepada calon kepala daerah yang diusung partainya di kantor DPP PDIP, Jakarta.

Belakangan, ba’da Maghrib, pantauan sekitar pukul 18.40 Wib, muncul kata kunci lainnya, ‘Bu Mega’ Bedanya, kali ini topik terkait kata kunci ini bisa diakses.

Megawati Tegaskan PDIP Ikuti Putusan MK

Sebelumnya, Megawati menegaskan bahwa PDIP akan mengikuti putusan MK tentang ambang batas pencalonan kepala daerah di Pilkada 2024. Ia menjelaskan bahwa secara hierarki, MK menduduki posisi lebih tinggi.

“Atas keyakinan tersebut meskipun saat ini muncul berbagai upaya mengeliminasi keputusan MK, saya selaku ketua PDI Perjuangan, saya menegaskan untuk taat sepenuhnya pada keputusan Mahkamah Konstitusi,” ujarnya di hadapan jajaran elit partai dan bakal calon kepala daerah yang diusung PDIP.

Megawati juga mengkiritis upaya DPR mengakali putusan MK. Ia yang sudah tiga kali menjadi anggota DPR mengaku tahu aturannya.

Loh iya masa diputar, putar gak jelas-jelas. Saya sampai garuk garuk kepala loh. Ini juga urusan di DPR itu. Saya sampai mikir, nih bener-nya DPR opo toh yoBener loh. Saya ini anggota DPR tiga kali loh jangan lupa juga, tau aturan,” katanya.

Lah iya ini opo toh yo. Sampai mentang-mentang. Saya sampai tanya Pak Mahfud tadi, pak undang-undang parpol itu apa udah berubah ya? Ada kemandiriannya apa nggak?” tambah dia.

Megawati Bicara Kans Anies Diusung PDIP

Dalam kesempatan yang sama, Megawati juga bicara soal peluang Anies diusung PDIP untuk Pilkada Jakarta. Ketua Umum PDIP itu memang tidak bicara tegas apakah menerima atau menolak, namun ia memberikan syarat Anies tunduk pada aturan partai.

“Ngapain ku suruh dukung Pak Anies. Dia bener nih, kalau mau ama PDIP, kalau mau PDIP jangan kayak gitu dong ya. Ya tinggal mau nggak nurut ya?” kata Megawati.

Megawati Sindir Jokowi

Di hadapan bakal calon kepala daerah yang diusung PDIP, Megawati juga menyindir Presiden Jokowi. Menurut Megawati, jika masa jabatan sudah habis, ia harus patuh dan turun dari panggung kekuasaannya.

“Sekarang, wihgile. Mbok sudahlah, sudah mau selesai, ya selesai saja,” katanya.

Kemudian ia bicara saat menjabat presiden kelima. Ketika jabatannya sudah habis, dia tidak lagi ikut melakukan siasat-siasat untuk melanggengkan kekuasaannya.

“Saya disuruh berhenti, ya saya berhenti. Ya sudah aja, daripada gua bikin gugat-gugat entar nggak jelas, republik ini enggak punya presiden. Gitu wae saya,” imbuhnya.

Megawati Singgung Pernyataan Bahlil

Putri proklamator ini juga menyinggung pernyataan Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia soal “Raja Jawa” saat di Munas XI Partai Golkar, Rabu (21/8/2024) kemarin. Ketua Umum PDIP ini mengaku sempat tertawa ketika mendengar Bahlil ngomong “Raja Jawa”.

“Jadi pagi-pagi saya mau sarapan, saya biasanya apa tuh, langganan banyak koran. Terus udah gitu kan saya selalu nanya. Apa beritanya? kata Megawati.

Kemudian dia menanyakan, apakah Bahlil paham arti dari Raja Jawa, mengingat Bahlil yang juga Menteri ESDM berasal dari Jawa.

“Terus saya ketawanya giniWih, dia ngomong Raja Jawa kan? Terus, ih maksud saya gini, kayak-kayak dia ngerti artinya Raja Jawa gitu,” tuturnya sambil berkelakar.

Ketika mendengar pernyataan Bahlil, Megawati seketika ingin kenalan langsung dengan Raja Jawa yang dimaksud mantan Menteri Investasi itu. Kader dan para bakal calon kepala daerah dari PDIP yang hadir pun ikut tertawa.

“Makanya, saya kan langsung sambil sarapan ketawa. Ih bilang ada Raja Jawa. Terus aku mikir aku mau kenalan juga deh sama Raja Jawanya,” katanya.

Loh iya dong. Sejak kapan ada Raja Jawa? Awas loh ya kalau nanti dipelintir-pelintir. Loh emang bener toh semua orang juga denger. Kapan ada Raja Jawanya. Opo nggak gile?” sambung Megawati.

Penulis: Chairil Mustami

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Taj Yasin Maimoen Siapkan Rahasia Khusus untuk Hadapi Debat Kedua Pilgub Jateng

Jawa Tengah tengah dipanaskan dengan persiapan ketat dari para...

Pilkada Banjarbaru, Petahana Terancam Diskualifikasi Gara-Gara Hal Ini

Tensi Pilkada Kota Banjarbaru 2024 memuncak dengan isu diskualifikasi...

Cerita Felicia Reporter tvOne Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Pemalang

Mobil yang membawa lima kru tvOne ditabrak oleh sebuah...

Momen Seru dari Debat Pilkada Jateng: Ubah Air Asin, Teknologi Satelit hingga Cagub Salah Sebut Wakilnya

Dalam debat perdana Pilkada Jawa Tengah yang digelar pada...